Kesayangan Raymon Alexander Raharja

Kesayangan Raymon Alexander Raharja
#56


__ADS_3

"Selamat malam om,tante dan ka Ray " kata Revita menyalami ketiga orang itu lalu ia duduk didekat Mila


"Ada apa ini Ma" tanya Revita dengan muka bingung


"Pasti kamu bingung ya sayang " kata Rayma


"Iya tan, Mama sama Papa ga bilang kalau om dan tante bakal dateng soalnya "


"Bukan tidak bilang nak, cuma memang om sama tante tidak memberikan kabar terlebih dahulu " jawab Alexander


"Oh begitu, lalu ada masalah apa kok mendadak" tanya Revita


"Jadi begini princessnya Papa"


"Biar saya saja bro yang menjelaskan " sahut Alexander dan diangguki oleh Santoso


"Jadi begini nak, kedatangan Om dan tante itu atas permintaan anak om Raymon,,Raymon meminta om dan tante untuk melamar mu " jelas Alexander


"Melamar Revita? Apa Revita tidak salah dengar " tanya Revita


" Tidak nak, Ray dari pagi tadi merengek seperti anak kecil yang meminta mainan baru "jawab Alexander sedangkan Revita masih belum sepenuhnya percaya


"Jadi sayang bagaimana apakah lamaran kaka kamu terima? " tanya Raymon yang tidak sabar mendengar jawaban Revita


"Emm tapi Revita masih sekolah, Revita tidak mau kalau nanti Revita dikeluarkan dari sekolah " jawab Revita


"Kaka akan pastikan kamu tidak dikeluarkan dari sekolah,bahkan akan kaka pastikan tidak ada guru yang berani memarahi kamu "


"Bagaimana bisa, aturan sekolah jelas sekali tidak diizinkan menikah bahkan pacaran pun sebenarnya dilarang "


"Jelas Raymon akan memastikan itu sayang,krna Ray adalah pemilik sekolah kamu " jelas Santoso mendengar itu Revita kaget


"Apa Papa serius "


"Tentu princess sejak kapan Papa membohongimu "


"Jadi bagaimana apakah lamaran anak saya diterima " tanya Alexander lagi


"Jadi gimana sayang, semua ini tergantung kamu, kalau kamu setuju Mama sama Papa juga setuju " jelas Mila


"Em tapi dengan syarat "


"Apa sayang " tanya Raymon antusias

__ADS_1


"Yang pertama Revita ingin bertunangan dulu kita menikah setelah Revita lulus, yang kedua Revita tidak ingin pertunangan yang megah Revita hanya ingin dihadiri oleh keluarga saja dan yang ketiga setelah lulus Revita masih ingin kuliah jdi walau kita sudah menikah Revita masih mau kuliah "


"Bagaimana mungkin pertunangan seorang Raymon diadakan seserdehana itu " protes Raymon


"Baiklah kalau begitu, tidak ada pertunangan diantara kita " kata Revita


"Tidak bisa, tadi kamu sudah bilang iya, kaya yang sudah diucapkan tidak bisa ditarik kembali "


"Mana ada Revita bilang iya, Revita tadi mengajukan syarat kalau kaka tidak bisa memenuhinya ya sudah berarti tidak ada pertunangan "


"Baiklah kali ini kamu menang sayang, pertunangan kita akan sederhana sesuai ke inginanmu dan hanya di hadiri keluarga kita saja tapi besuk saat pernikahan kita biar kaka semua yang mengatur sesuai ke inginan kaka,cukup adil bukan " kata Ray akhirnya


"Ya baiklah setuju " kata Revita


Sedangkan para orang tua yang menyaksikan perdebatan kecil mereka berdua hanya tersenyum


"Papi baru tau ternyata kamu bakal mengalah dengan bocah kecil ini son, dan kamu Revita sangat hebat bisa mengendalikan ke egoisan anak nakal ini " kata Alexander yang mengundang tawa semua orang disana


"Itu krna Ray sangat mencintai gadis kecilku ini pi " kata Raymon


"Sudah sudah bagaimana kalau kita tentukan tanggal pertunangan mereka " kata Santoso


"Setuju, bagaimana dengan calon pengantinnya " kata Alexander


"Astaga Raymon bagaimana bisa besuk ini kami ada ada saja " kata Rayma


"Mommy....mommy taukan kalau calon menantu Mommy ini sangat cantik dan banyak yang menyukainya, Ray ga mau kalau nantinya Revita berubah pikiran " jawab Ray


"Kamu tu ada ada saja sih nak, Revita tidak pernah menceritakan kalau ada yang suka dengannya bahkan baru sekali dia maen sama lelaki " jelas Mila


"Itu krna Revita tidak cerita Ma, sudahlah Ma, kalian tentukan saja tanggalnya Ray mau bicara berdua sama Revita boleh "


"Gitu kalau sedang jatuh cinta maunya berdua terus " ledek Alexander sedangkan Ray hanya tersenyum


"Boleh son " kata Santoso


Ray hanya membalas dengan senyuman lalu menarik Revita


"Kita bicara di taman belakang saja " kata Ray


"Memang mau bicara apa sih ka kenapa mesti berdua" tanya Revita penasaran namun tidak dijawab oleh Ray


Kini mereka berdua sudah duduk di kursi taman belakang rumah Revita

__ADS_1


"Jadi kaka mau bicara apa " tanya Revita tapi bukannya menjawab Ray malah langsung memeluk Revita


"Kaka kenapa " tanya Revita heran dan bingung


"Kaka bahagia akhirnya kamu menerima lamaran kaka, selangkah lagi kaka bisa memilikimu seutuhnya sayang, Terimakasih sudah menerima kaka, kaka janji kaka akan berusaha membahagiakan kamu sayang, kaka sangat mencintaimu " jelas Raymon sambil melepaskan pelukannya


"Revita juga bahagia bisa bersama kaka, Revita juga sangat bahagia bisa menjadi milik kaka, dan Revita juga sangat mencintai kaka " kata Revita dengan menundukkan kepalanya krna malu


"Apa sayang kaka tidak mendengarnya coba ulangin " kata Raymon menggoda Revita, sebenarnya dia sudah mendengarnya namun dia belum puas mendengar itu


Sedangkan Revita yang kesal krna Ray pasti menggodanya,Revita pun dengan tiba tiba


cuppp.....


Revita mencium bibir Ray dengan mata tertutup, Ray yang merasakan bibir Revita dibibirnya pun tersenyum ditambah dengan Revita yang memejamkan mata


Tanpa mau menunggu lama Ray menarik tengkuk Revita untuk memperdalam ciumannya dan entah sejak kapan kedua tangan Revita sudah berada di leher Raymon,ciuman itu berlangsung cukup lama sampai Revita merasa kehabisan pasokan oksigen, Ray pun melepaskan ciumannya dan menempelkan dahinya di dahi Revita


"Kamu adalah canduku sayang " kata Ray lalu mencium seluruh wajah Revita


"Mulai sekarang kamu adalah milikku sayang, dari ujung rambut sampai ujung kaki semuanya milik kaka dan hanya kaka yang boleh menyentuhnya " kata Ray


"Kaka juga milik Revita, dan mulai sekarang ga ada yang boleh mendekati kaka kecuali Revita dan awas saja kalau kaka main main dibelakang Revita,akan Revita pastikan kaka tidak akan melihatku lagi "


"Kaka tidak akan main main sayang, kaka hanya akan main main denganmu " kata Ray dengan meremas payuda** Revita


"Kaka....Dasar mesum " kata Revita menyilangkan tangannya di depan dadanya


"Bukankah tadi kaka sudah bilang semua milik kaka jadi kaka bisa kapan saja menikmatinya " kata Ray dengan senyuman memggoda


"Tidak Revita tidak mau, Revita takut kalau sampai melebihi batas "


"Kalau sampai kaka melebihi batas kita bisa langsung menikah sayang,jangan khawatir kaka akan dengan senang hati menikahi mu honey "


"Itu sih yang kaka mau "


"Iya memang itu yang kaka mau mengikat kamu dengan kaka dan tidak akan pernah kaka lepaskan " kaya Ray dengan memeluk pinggang Revita posesif


#####


❤️❤️❤️❤️❤️


Jangan lupa like,komen vote dan ratenya ya ka

__ADS_1


❤️❤️❤️❤️❤️


__ADS_2