
" apa separah itu om ray, ak ingin menemuinya tapi aku masih merasa kecewa dan dibohongi bahkan seperti dipermainkan, tapi kalau aku tidak menemuinya aku merasa tidak tega,dan ada rasa sesak di dada yang sulit aku pahami, ya Tuhan apa yang harus aku lakukan " batin revita dalam hati
#
pagi pagi sekali revita sudah mandi bahkan sudah rapi padahal ini adalah hari minggu dimana biasanya dia bangun siang dan melewatkan sarapan paginya
revita bergegas munuruni tangga
" sayang kamu mau kemana sepagi ini " tanya mila yang melihat putrinya sudah rapi
" revita ada perlu ma, revita jalan dulu ya " kata revita menyalami mila dan mencium pipi mila
" tapi kamu belum sarapan sayang nanti penyakit lambungmu kambuh" kata mila mengingatkan revita
" yaudah revita sarapan apel ini ajja, bye mama love you " kata revita yang langsung berjalan keluar rumah dengan memakan apel ditangannya, mila hanya menggelengkan kepala melihat putrinya itu
revita masuk ke mobilnya dan melajukan mobilnya.
30 menit berlalu revita sampai ditempat tujuannya,revita pun turun dari mobil
ting.....tung....
"iya tunggu sebentar " teriak seseorang
" siapa si bi sepagi ini bertamu "
" tidak tau bu, biar saya buka pintu dulu. "
" iya bi "
bibi pun membuka pintu
" eh nona revita "
" iya bi " kata revita dengan senyumannya
" siapa bi " teriak seseorang dari dalam
" nona revita bu "
rayma pun langsung berlari menuju depan dari dapur
betapa bahagianya rayma melihat kedatangan revita
"sayang kamu datang " kata rayma yang langsung memeluk revita
" iya tan "
" ayuk masuk " kata rayma sambil menggandeng tangan revita
" apa kamu sudah sarapan sayang "tanya rayma
" udah kok tan " kata revita bohong,tidak sepenuhnya bohong krna dia sudah memakan sebutir apel
" kamu mau sarapan lagi ga,bareng sama om dan tante " tanya rayma
" engga usah tan,em apa boleh revita menemui om raymon " tanya revita ragu ragu
" tentu boleh banget sayang,malah tante sangat berterimakasih jika kamu mau menemui anak tante " kata rayma tulus
" terimakasih tante, apa om ray sudah sarapan ?"
" belum ray tidak mau makan apapun sampai saat ini " kata rayma sedih
__ADS_1
" apa revita boleh masakin om ray bubur " tanya revita ragu ragu lagi
" tentu sayang,anggap saja ini rumah revita sendiri " kata rayma,dia merasa sangat bahagia krna revita sudah mulai peduli dengan ray,walau rayma belum yakin kalau revita sudah memaafkannya
revita pun ke dapur dan memasak bubur,ya revita walau manja tapi dia bisa memasak krna mila mengajarinya mengurus rumah
" mommy kenapa kok kelihatannya bahagia " tanya alexander suami rayma
" lihat pi siapa yang di dapur " jawab rayma msih dengan mengembangkan senyuman
" apa itu revita " tanya alexander tidak percaya
" iya pi dia revita,dia datang kesini dan memasak bubur untuk ray, mommy harap ini awal yang bagus " kata rayma penuh harap
"kamu tidak salah pilih son,revita selain cantik dia memang baik,papi tau revita merasa sakit dan kecewa tapi dia masih mempedulikan mu son,papi sangat berharap kamu bisa bersama revita son " batin alexander
" iya mom,papi juga berharap seperti itu"
setelah selesai revita pun membuat segelas susu dan segelas air putih saat revita akan membawa sarapan untuk ray revita melewati ruang makan dan melihat rayma dan alexander
" emm sel..amaa..** pa..gi...om." kata revita gugup
" selamat pagi sayang " kata alexander
"maa...aaff...revi...ta..a...berta....mu.. pa..gi..pa...gi..." kata revita gugup pasalnya ini terlalu pagi untuk bertamu,revita merasa canggung
" tidak sayang,kamu sudah om anggap anak om jadi kapan pun kamu bisa kesini jangan merasa sungkan" kata alexander tulus
" terimakasih om..apa revita boleh mengantarkan sarapan om ray " tanya revita lagi
" tentu sangat boleh,mungkin kalau kamu yang antar sarapannya dia mau sarapan,kamu langsung masuk kamar ray saja dia tidak mau bicara dengan siapapun jadi kalau kamu mengetuk pintunya dan menunggunya membukakan pintu itu tidak mungkin " kata alexander menjelaskan
" baik om, kalau begitu revita permisi dulu om tante " kata revita
revita pun langsung menaiki tangga dengan membawa nampan berisi semangkuk bubur segelas susu dan segelas air putih, seperti yang dikatakan alexander revita langsung masuk,revita melihat seisi kamar raymon
" astaga kemana barang barang om ray kenapa tidak jadi seperti ini " batin revita yang berjalan mendekati ranjang ray, disana ray masih terbaring,revita menaruk nampan dinakas samping ranjang raymon
" apa yang terjadi dengan om ray " kata revita pelan sambil mengelus pipi raymon
merasa ada yang menyentuhnya dan ini bukan tangan rayma ataupun alexander raymon langsung membuka matanya
ray tidak percaya apa yang ia lihat,ray memejamkan matanya dan membukanya lagi dan benar yang ia lihat adalah seseorang yang sangat ia rindukan
" apa benar ini kamu sayang " tanya raymon memastikan
" ini aku revita om " kata revita dengan senyuman manisnya, seketika raymon langsung duduk dan memeluk revita dengan erat, seolah ray merasa kalau pelukannya lepas revita akan menghilang
" maafkan kaka sayang,kaka tau kaka salah,kaka mohon tetaplah disisi kaka, kaka janji ga akan menyembunyikan apapun lagi dari kamu,kaka sudah cukup tersiksa dengan perkataanmu kemarin dan kaka sangat hancur mengingat kamu tidak disisiku lagi sayang " kata raymon dengan masih memeluk revita bahkan dia menangis
" sudah om yang lalu jangan dibahas lagi,revita ga mau membahasnya lagi " kata revita membalas pelukan ray
" apa kamu memaafkan kaka dan akan tetap disamping kaka " kata ray
" em akan revita pikirkan "
" kaka mohon "
" akan revita pikirkan dan revita akan melihat apakah om masih bisa revita percaya lagi "
" tentu kaka akan membuktikannya sayang "
" baiklah,sekarang lepaskan pelukan om, revita mulai susah bernafas " kata revita
__ADS_1
" maaf sayang " kata ray yang melepaskan pelukannya
cup....cup...cup...
ray mencium kening dan kedua pipi revita dan
cupppp.........
raymon mencium bibir revita
" apa yang om lakukan " tanya revita kesal
" mencium mu sayang,apalagi"
" jangan asal nyium atau revita pulang sekarang " ancam revita
" jangan...baiklah kaka tidak akan asal menciummu lagi " kata raymon sambil memegangi tangan revita
" baiklah, yasudah sekarang om sarapan dulu " kata revita ambil mengambil mangkok berisikan bubur yang ia buat tadi
" apa ini bubur "
" om kira ini apa? "
" itu bubur "
" itu om tau kenapa bertanya lagi "
" kaka tidak suka bubur , rasanya aneh sekali "
" jadi om tidak mau memakan bubur ini "
" tidak mau "
" tapi ini itu enak om,cobain dulu sedikit "
" kaka tidak mau,kaka tidak suka bubur "
" jadi revita capek capek masak bubur ini khusus buat om dan om tidak mau memakannya bahkan mencicipinya pun tidak mau, ya sudah biar revita bungkus ajja kali ajja ada yang mau " kata revita yang akan berdiri
" tunggu,ini kamu yang memasaknya sendiri ?" tanya ray sambil menarik tangan revita agar duduk kembali
" iya tadi revita kesini pagi pagi,kata tante rayma om ray beluk sarapan krna om ray sakit ya sudah revita buatkan bubur,biasanya kalau revita sakit mama bikinin revita bubur dan revita membaik "
" kaka mau mencobanya " kata ray dengan senyuman bahagia
######
❤️❤️❤️❤️❤️
hay ka hari ini author udah up lagi
jangan lupa like,komen dan votenya ya ka
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
wajar sekali jika kita mudah terbuai oleh janji janji manis,tapi kuatkan diri kita dengan membentengi diri sendiri,krna sejatinya jika benteng hati kita kuat maka kita tidak akan mudah goyah....
pada kenyataannya yang bisa menguatkan diri kita itu bukanlah orang lain melainkan diri kita sendiri
must be strong
\( Tha\_Ast \)
__ADS_1
❤️❤️❤️❤️❤️