
" selamat malam,maaf malam malam mengganggu ini saya om alexander, saya tau mungkin kamu sudah tidak mau berhubungan dengan keluarga om, tapi om mohon berikan sedikit belas kasihanmu dan lihatkan keadaan anak om dia sangat membutuhkanmu, dia sangat merasa bersalah, om tidak tega melihat ray seperti ini makanya om mengirimkan pesan ini,agar kamu bisa kesini dan menemui ray...."
setelah mengirim pesan itu alexander menyandarkan kepalanya dikursi kebesarannya dan memejamkan matanya menangkan hati dan pikirannya
##
di kediaman santoso
" ma revita dimana " tanya reno yang baru pulang kerja
" ada di kamarnya tadi dia mau mandi " jawab mila,reno pun langsung menaiki tangga dan ke kamar revita
tok...tok...tok...
" dek kaka masuk ya "
" iya masuk ajja ka "
" dek besuk jalan yuk "
" ogah banget, bukannya seneng tapi capek doang,revita besuk mau memanjakan diri di rumah "
" mau jalan sama adek sendiri ajja susah gini "
" hehe maaf ka, kan minggu lalu udah "
" ya baiklah "
" eh ka revita mau tanya, kaka kenal engga sama raka temen bisnisnya papa "
" kenal pengusaha muda itukan "
" iya ka, em dia tu orangnya baik engga si "
" entahlah, apa kamu sudah pindah ke lain hati dari teman sma mu itu ke raka "
" ih kaka apaan coba, lagian siapa juga yang suka sama julian "
" ohh jadi temanmu itu namanya julian,bagus juga namanya,mesti orangnya ganteng "
" ih kaka apaan si, udah jawab pertanyaan revita tadi "
" pertanyaan yang mana kaka lupa "
" kaka nyebelin,kalau kaka ga mau jawab mending kaka keluar dari kamar revita "
" apa kamu sedang mengusirku baby ""
" apakah kurang dimengerti perkataan ku tadi "
" ya baiklah, apa tadi pertanyaan mu kaka beneran lupa "
" ka raka itu orangnya seperti apa "
" emmm gimana yaa "
" ihhh kaka seriusan napa "
" baiklah, dia orangnya baik,lumayan tampan dan yang jelas dia ra lumayan kaya"
__ADS_1
" ah eah kalok kek gitu mah revita juga tau, maksud revita yang orang laen ga tau loh ka "
" kaka nanya dulu, memang kenapa kamu nanya soal raka "
" em engga papa si cuma pengen tau saja si '
" oh engga mau jujur sama kaka, yaudah kaka ga akan jawab "
" yayaya baiklah, jadi waktu revita gantiin papa meeting waktu itu, raka meminta nomer revita, trus revita kasih "
" lalu? "
" lalu beberapa waktu lalu raka tu chat revita, ya basa basi gitulah trus dia juga ngajak revita buat ketemu gitu tapi revita belom mengiyakan si,makanya revita tanya kaka raka itu gimana orangnya " kata revita menjelaskan
"kaka si ga tau pasti dia seperti apa tapi kamu jangan mudah menaruh hati pada seseorang, krna saat kamu memutuskan untuk memberikan hatimu kepada seseorang, maka kamu harus siap dengan segala resiko juga rasa sakit hati dan kecewa, krna tidak ada cinta tanpa air mata dan luka, kaka tidak ingin kamu merasakan itu secepat ini " kata reno tulus
" kaka benar tapi sayangnya aku sudah merasakannya ka, bahkan ini sungguh sangat menyakitkan dan begitu mengecewakan " batin revita dalam hati
" iya ka, makasih kaka selalu mengingatkan dan menjaga ku selama ini " kata revita tulus dan entah mengapa air mata revita menetes
" hey,jangan menangis, jangan cengeng seperti ini kalau kamu menangis yang ada kaka ikutan menangis ga lucu kan kaka udah tampan dan gagah seperti ini menangis " kata reno sambil mengelus kepala revita
" selalu saja kaka narsis " kata revita melepaskan pelukannya terhadap kakanya
" memang begitukan kenyataannya "
" terserah kaka, em kaka kenapa masih pakek jas, pasti baru pulang kerja dan belom mandi " kata revita mengintimidasi
" hehehe itu kamu tau dek " kata reno dengan tawa santai
" kaka tu ya revita udah mandi jadi bau asem lagi kan kayak kaka "
" masa si, perasaan kaka tetep wangi " kata reno mencium keteknya sendiri
" apa kamu sedang mengerjai kaka? awas kamu ya " kata reno mengejar revita krna revita sudah berlari menuruni tangga
" kejar revita kalok bisa " kata revita sambil menjulurkan lidahnya
" tunggu kaka, awas ya kamu " kata reno masih mengejar revita
" ada apa ini kenapa kalian lari larian " tanya santoso
" papa tangkap revita,dia jahat sekali mengerjai kakanya " kata reno
" papa revita ga bersalah, kaka saja yang terlalu bodoh "
" sudah sudah, reno kamu mandi sana dan kamu sayang temenin papa nonton tv " kata santoso
"ya baiklah, awas kamu ya baby " kata reno yang langsung berjalan menaiki tangga ke kamarnya untuk mandi
revita dan santoso pun duduk bersebelahan di depan tv
" sayang gimana sekolahmu " tanya santoso
" baik baik saja pa, semua berjalan lancar "
" apa kamu sudah merencanakan setelah lulus sekolah mau kuliah dimana "
" belum tau si pa, cuma revita pengennya disini saja biar bisa bareng terus sama mama dan papa "
__ADS_1
" apa kamu tidak ingin kuliah ke luar negri "
" emm pengen si pa,tapi revita juga ga ingin pisah dari mama dan papa "
" ya kan ga papa demi masa depanmu sayang. "
" revita takut nanti kalau revita sakit siapa yang jagain revita, kalau revita kesiangan siapa yang bangunin,kalau revita tiba tiba kangen sama papa dan mama atau ka reno gimana " kata revita
" ya ampun sayang kenapa kamu manja sekali "
" lagian pa, revita yakin kaka juga ga akan tega kalau revita di luar negri "
" kamu benar, kaka mu itu sudah seperti bayangan mu"
" yakan kaka seperti itu,krna kaka sayang sama revita ya walaupun kadang revita kesal juga dengan tingkahnya, dan lagi pa kalau revita ke luar negri nanti kalau papa sibuk yang gantiin papa kerja siapa "
" hahahaha benar juga kamu sayang, ya sudah pokoknya apapun pilihan kamu papa pasti mendukungmu " kata santoso sambil mengelus kepala revita
" love you papa santoso "
" love you to revita putri santoso "
mila melihat revita dan suaminya hanya menggelengkan kepala
" astaga sudahi drama kalian,ayuk kita makan " kata mila
" memang ka reno sudah selesai mandi " tanya revita
" sudah,dia sudah menunggu diruang makan " kata mila
mereka pun langsung ke ruang makan dan makan bersama,setelah makan malam revita memutuskan untuk ke kamarnya
dikamar revita mengambil ponselnya ada beberapa pesan masuk dan ada satu nomor asing revita penasaran dan melihat pesan itu
" selamat malam,maaf malam malam mengganggu ini saya om alexander, saya tau mungkin kamu sudah tidak mau berhubungan dengan keluarga om, tapi om mohon berikan sedikit belas kasihanmu dan lihatkan keadaan anak om dia sangat membutuhkanmu, dia sangat merasa bersalah, om tidak tega melihat ray seperti ini makanya om mengirimkan pesan ini,agar kamu bisa kesini dan menemui ray...."
revita termenung setelah membaca pesan dari om alexander
" apa separah itu om ray, ak ingin menemuinya tapi aku masih merasa kecewa dan dibohongi bahkan seperti dipermainkan, tapi kalau aku tidak menemuinya aku merasa tidak tega,dan ada rasa sesak di dada yang sulit aku pahami, ya Tuhan apa yang harus aku lakukan " batin revita dalam hati
######
❤️❤️❤️❤️❤️
akhirnya hari ini author bisa up lagi
maaf ya ka upnya lama jam segini baru bisa up duhh
dan maaf kalau masih ada typo dan ceritanya kurangel menarik
dan makasih buat kritik dan sarannya
jangan lupa like,komen dan votenya ya ka
terimakasih ya ka
🌹🌹🌹🌹🌹
terkadang yang datang hanya untuk singgah bukan untuk menetap
__ADS_1
terkadang yang kita kejar selalu berlari tanpa kita sadar ada seseorang dibelakang kita yang slalu ada
❤️❤️❤️❤️❤️