
" jika tidak ada pertanyaan kalian silahkan lanjutkan pekerjaan kalian masing masing "
mendengar itu revita kaget dan heran mengapa ray melakukan itu, namun sebelum revita menanyakan itu ray menarik revita dan bejalan menuju ruangannya
setelah mereka sampai diruanganya revita langsung merebahkan tubuhnya di sofa
" apa kamu masih ngantuk sayang " tanya ray sambil mengelus rambut revita dan revita pun menganggukan kepala,tanpa aba aba ray menggendong revita ke dalam kamar pribadi ray didalam ruangannya
" kyaaaaa apa yang kaka lakukan " teriak revita untung saja ruangan ray kendap suara
" diamlah dan menurutlah " kata ray santai
" percuma saja kalau membantah dia hanya akan membuatku kesal saja " batin revita dalam hati
" jangan membicarakanku dalam hati sayang"
revita hanya memutar bola.matamya malas
" sekarang tidurkah sayang " kata ray menidurkan revita dikasur, revita melihat sekeliling dan pandangannya berhenti tepat disisi atas rajang
" ka kenapa ada foto revita disini "
" krna kaka selalu merindukanmu jadi kaka menaruh foto kamu disini "
" kenapa segede itu"
" tidak papa biar lebih jelas saja "
" sudah sini tidur sayang " kata ray manarik revita kedalam pelukannya
" apa kaka tidak ada pekerjaan "
" tidak "
" jangan membohongiku ka"
" baiklah kaka ada kerjaan tapi gapapa bisa nanti "
" gimana kalau kaka selesaikan pekerjaan kaka,revita gapapa disini sendiri "
" tak apa kaka juga sangat lelah "
" baiklah terserah kaka saja "
revita pun langsung membenamkan wajahnya didada bidang raymon,tidak butuh waktu lama revita sudah tertidur pulang
pelan pelan raymon menaruh kepala revita di bantal dan ray langsung keluar dari kamar pribadinya dan memanggil haikal
tok..tok..tok...
" masuk "
" ada apa tuan memanggil saya "
" apa semua sudah kamu siapkan sesuai keinginan saya? "
" sudah tuan "
" bagus, dan ini kamu kerjakan semua berkas berkas ini "
" baik tuan "
__ADS_1
" sabar haikal,bukankah memang pekerjaanmu ini seperti ini selalu dipusingkan dengan kelakuan aneh aneh bosmu ini " batin haikal dalam hati
setelah mengambil semua berkas berkas itu haikal keluar dari ruangan ray
sedangkan membuka laci di mejanya dan mengambil sebuah kotak yang berisikan sebuah cincin,ray tersenyum memandangi cincin itu
" kaka akan pastikan kamu selalu disamping kaka dan menjadi milik kaka, maafkan kaka jika kaka terburu buru hanya saja kaka tidak ingin terjadi masalah didepan sana,krna kaka tau kaka bukanlah manusia baik belum lagi jarak umur diantara kita,kamu masih labil entah sampai kapan kamu bakal bertahan dengan omongan orang diluar sana " batin ray dalam hati
flashback On
ray memasuki salah satu toko perhiasan milik temannya
" hay bro ada apa lu tumben kesini sendirian lagi biasanya sama tante "
" ya gue kesini mau beli perhiasan lu lah apalagi "
" tumben mau beli buat tante "
" enggalah ngapain beli buat mommy dia kalau ingin perhiasan tinggal telfon lu juga bakal dengan suka rela nganterin ke rumah gue "
" hahaha lu tau ajja bro, jadi ini mau cari perhiasan untuk siapa "
" untuk kekasih kecilku "
" apa kekasih kecil lu, siapa "
" nanti lu juga bakal tau,sekarang gue pengen kalung dan leontinnya tapi gue mau pasang gps dan kalau bisa di cincinnya juga tapi gue juga mau di cincinnya ada ukiran nama gue "
" ehh busyet banyak banget permintaan lu bro "
" udah buatin ajja, jangan takut gue bakal bayar semuanya "
" hahah dasar lelaki posesif,gadis seperti apa yang bisa bikin lu seposesif ini"
" yaya serah lu dah "
beberapa hari kemudian pesanan raymon sudah jadi,ray pun mengambil pesanannya,setelah itu ray kerumah revita dan memberikan kalungnya kepada revita, awalnya ray juga ingin memberikan cincinnya itu tapi dia urungkan, dia mempunyai rencana lain
pagi tadi sebelum ray pergi ke kantor ray mengubungi santoso
" halo pa "
" iya son ada apa tumben pagi pagi gini kamu menelfon papa "
" gini pa,ray ingin memberikan kejutan buat revita "
" iya lalu "
" ray mau minta tolong papa "
" mau minta tolong apa son"
" bantuin ray,papa cukup bikin revita sekolah ga bawa mobil sendiri pa,nanti pulang sekolah biar ray yang jemput "
" baiklah akan papa bantu "
" dan ray juga minta ijin kalau nanti revita pulangnya terlambat "
" baiklah aku percayakan putri kesayanganku padamu tapi ingat jaga dia baik baik "
" siap pa, ray akan menjaga revita dengan nyawa ray, dan terimakasih atas bantuan papa "
__ADS_1
," sama sama son "
setelah menelfon santoso ray langsung bergegas ke kantor, setelah sampai kantor ray langsung memanggil haikal
" ada apa tuan memanggil saya "
" kal hari ini aku tidak ingin terlalu sibuk, hari ini aku ingin banyak waktu dengan nona mudamu, sore nanti aku mau jemput dia dan setelah itu aku ingin dinner dengannya sudah aku siapkan tempatnya hanya saja aku tidak tau itu sudah terkesan romantis atau belum jadi tolong periksa kembali dan pastikan kalau tidak ada pengganggu "
" baik tuan, tapi hari ini ada meeting sore "
" batalkan saja kal, cuma nanti waktu aku sampai dikantor kumpulkan semuan karyawan aku ingin memberi tahukan ke semua karyawan tentang nona muda mu "
" baik tuan "
" ya sudah kembalilah bekerja "
flashback Off
**
ray sudah tiduran disamping revita,menyingkirkan rambut yang menutupi wajahnya, memandangi wajah revita,mencium keningnya lama dan memeluknya,saat ray akan memejamkan matanya ray mendengar ponsel revita berbunyi
raymon pun mengambil ponsel revita dan melihat siapa yang menelfonnya
dilayar ponsel revita tertulis nama om raka, ray mencoba mengingat ingat nama raka,dia merasa tidak asing,namun ray tidak mengangkat telfonnya,setelah itu ray membuka pesan masuk dari raka
from : om raka
" hay rev,sibuk ga? kaka cuma mau ngajak kamu makan nanti malam bisakan? "
ray merasa kesal membaca pesan itu
" sepertinya ada tikus kecil yang mencoba mengganggu kekasih kecilku " batin ray
tak lama ada pesan masuk lagi
from : om raka
" kalau tidak balas berarti kamu setuju,nanti jam 7 kaka jemput kerumah kamu "
raymon tidak ingin basa basi lagi, dia merasa jengkel dan mungkin cemburu ada lelaki yang mengajak gadisnya makan malam
to : om raka
" jangan mengganggu calon istriku atau kau berurusan dengan keluarga alexander "
setelah mengirim pesan itu ray langsung memblokir nomor raka, tidak sengaja ray membaca nama bab* hutan merasa penasaran ray membuka pesan dari bab* hutan betapa terkejutnya ray membaca isi pesannya
"bukankah ini pesan dariku semua,kenapa namanya bab* hutan, memang aku seperti bab* hutan apa dasar bocah ada ada saja kamu " batin ray
tanpa menyakan kepada pemilik ponsel ray mengganti nama kontak di ponsel revita dengan suamiku
" nah gini kan enak liatnya dibaca pun manis " batin ray dalam hati
#####
❤️❤️❤️❤️❤️
jangan lupa ya ka like,komen dan votenya
terimakasih
__ADS_1
❤️❤️❤️❤️❤️