
5 hari terlah berlalu sekarang hari sabtu
" rev habis ini lu mau kemana " tanya nita
"ya gue bakal pulanglah, ini udah jam 4 yang ada gue dicariin orang rumah kalau belom pulang " jawab revita
" gue juga mau pulang ajja gue mau melem mingguan sama cowo gue " sambung naya
" iye percaya yang punya cowo udah ah gue duluan ya gaes " kata revita sambil melambaikan tangannya kepada dua sahabatnya
" oke hati hati ya lu rev, inget kata emak jangan ngebut " kata nita yang diangguki oleh revita
30 menit berlalu revita pun sampai dirumahnya
" revita pulang "
" hey sayang,kok baru pulang " tanya mila
" iya ma tadi ada perlu dulu sama nita dan naya "
" yasudah sana mandi dulu "
" siap bosku " kata revita
##
di kediaman alexander tepatnya di depan tv ruang keluarga
" pi,mommy ga tega liat ray seperti ini terus " kata rayma
ya pasalnya semenjak kajadian dirumah revita seminggu yang lalu raymon tidak mau melakukan apapun dia hanya mengurung diri di kamar bahkan dia tidak mengurus dirinya sendiri apalagi perusahaan
" papi juga,tapi mau gimana lagi semua ini memang salahnya ray "
ting...tung...
" sebentar ya pi " kata rayma yang berjalan membuka pintu
" selamat sore tante "
" selamat sore, kamu sila kan? "
" iya tante,boleh sila masuk? "
" oh iya silahkan masuk " kata rayma, merekapun akhinya masuk dan duduk diruang tamu
" siapa mom " tanya alexander
" ini pi sila temennya ray "
__ADS_1
" selamat sore om " sapa sila
" iya , om tinggal dulu ya om ada kerjaan " kata alexander dan langsung berjalan ke arah ruang kerjanya
" tan, raymon ada " tanya sila
" ada tapi dia tidak bisa ditemui " kata rayma, sebenernya rayma malas dengan sila tapi rayma tidak enak hati jika harus kasar padanya
" kenapa tan, apa ray sibuk? atau ray sedang sakit "
" dia sedang sakit "
" sila mau melihatnya tan " kata sila yang langsung berdiri
" jangan sil, buat apa kamu menemui anak tante? bukannya dulu kamu yang meninggalkan dia? lalu kenapa sekarang kamu datang lagi? apa kamu kekurangan uang " kata rayma yang mulai benar benar muak dengan sil
" apa yang tante bicarakan,sila kesini krna sila ingin memperbaiki masa lalu sila dan ray, sila tau sila salah dulu meninggalkan ray makanya sila kembali, dan sila tidak butuh uang,sila hanya butuh ray, pokoknya sila mau menemui ray " kata sila yang langsung berlari ke kamar raymon
" astaga tidak sopan sekali ini anak, coba dia anak cicak sudah ku pastikan ku cincang " batin rayma kesal, rayma pun mengikuti sila ke kamar raymon
tanpa mengetuk pintu sila langsung masuk,betapa terkejutnya sila melihat keadaan raymon, sila pun mendekatinya
" pasti ray lagi dalam masalah, aku harus bisa mendapatkan hatinya ,dengan begitu aku pasti bisa menikmati hidup ini " batin sila sambil berjalan mendekati ray
" ray kamu kenapa seperti ini? siapa yang membuatmu seperti ini ? " kata sila namun ray hanya diam saja
" pasti bocah itu yang bikin kamu seperti ini? siapa namanya aku lupa? oh iyaa revita sialan itu, yang tidak tau diri" kata sila, ya sila sudah mendapatkan info dari mamanya kalau ray akhir akhir ini dekat dengan revita namun revita malah menolak ray, hanya itu yang sila tau, sila tidak tau jika penyebabnya adalah dirinya
" udah ray lupain ajja bocah sialan itu,dia ga pantes buat kamu, masih ada aku yang slalu ada buatmu, yang lebih pantas bersamamu " kata sila dengan tersenyum
dengan gerakan cepat ray mencekik leher sila
" semua ini gara gara kamu, kamu yang sialan kamu yang ga pantas untukku, mati saja kau!!!!!" kata ray penuh emosi dan semakin erat ray mencekik sila,sedangkan sila susah payah untuk bernafas
" lepaskan aku ray " kata sila dengan susah payah
" lepaskan kamu bilang? kamu udah bikin semua masalah ini,kamu harus mati sila!!!!" kata ray
melihat itu rayma kaget dan bingung mengapa semua manjadi semakin kacau
" ray sudah lepaskan sila, kalau kamu membunuhnya kamu aka membuat masalah baru dan mungkin revita tidak mau hidup bersama seorang pembunuh " kata rayma mencoba menenangkan raymon
" engga mom, revita sudah tidak mau lagi bersama ray, jadi biarkan ray membunuh perempuan sialan ini " kata raymon
" lepaskan sila,mommy mohon, mommy akan bantu kamu untuk kembali kepada revita tapi lepaskan sila dulu, kalau kamu membunuh sila mommy bakal susah bawa revita kembali padamu " kata rayma berharap anaknya ini melepaskan sila, krna rayma tidak ingin anaknya menjadi seorang pembunuh,walau raymon sudah banyak membunuh orang tentu tanpa sepengetahuan rayma
dan benar saja raymon langsung melepaskan sila,seketika sila mengambil napas dalam dalam, setelah merasa sudah cukup untuk bernafas sila langsung berdiri dan berlari keluar kamar ray
" sial kenapa malah jadi seperti ini,kenapa malah aku yang disalahkan dan aku juga mau dibunuh ray,baru kali ini aku melihat dia seperti iblis " batin sila dan langsung masuk mobil dan melajukannya
__ADS_1
" apa mommy akan membawa revita kembali pada ray beneran ?" kata raymon
" aka mommy usahakan,tapi semua tergantung pada revita " kata rayma, dan ray mendengar itu langsung kembali duduk di lantai dengan bersandarkan ranjangnya
" ray jangan seperti ini,mommy sakit melihatmu seperti ini,kamu tidak mau makan, tidak mau melakukan apapun,sebegitu berartinya kah revita untukmu " kata rayma namun ray kembali seperti semula ya hanya diam saja seolah dia tidak mendengar kata kata rayma
melihat itu rayma meneteskan air matanya, rayma pun memilih keluar dari kamar ray, rayma ke kamar berganti pakaian dan langsung pergi bersama sopir pribadinya bahkan rayma tidak pamit kepada suaminya
" aku harus menemui jeng mila dan memintanya untuk membujuk revita,kalau perlu aku sendiri yang akan memohon pada revita agar kembali kepada ray,aku tidak bisa melihat putraku seperti itu terus menerus " batin rayma dalam hati
40 menit berlalu akhirnya rayma sampai di kediaman santoso,dia pun langsung turun dari mobil dan memencet bel rumah santoso
ting..tung...
" iya sebentar " teriak mba lastri sambil berjalan dan membuka pintu
" selamat malam mba "
" iya selamat malam,maaf nyonya mencari siapa " tanya mba lastri ramah
" saya mau menemui ibu mila, apa ibu mila ada rumah "
" oh ibu mila ada di rumah, mari masuk nyonya " kata mba lastri mempersilahkan rayma masuk
" silahkan duduk dulu nyonya,biar saya panggilkan ibu mila " kata mba lastri dan langsung kebelakang krna kebetulan mila sedang berada didapur membantu mba lastri masak
" siapa mba " tanya mila pada lastri
" itu bu ada temannya ibu mencari ibu mila " kata lastri
" yasudah ini teruskan ya mba, saya mau menemui tamunya dulu dan biar sekalian saya bawakan minum " kata mila sambil membawa nampan berisi segelas minuman
" eh jeng rayma " sapa mila setelah melihat bahwa tamunya itu adalah rayma
" iya jeng "
#####
❤️❤️❤️❤️❤️
maaf ya ka authornya upnya malem terus dan baru up 1 eps😞
maaf juga kalau masih banyak typo dan ceritanya kurang menarik😣😣😣
tapi author tetap tidak akan bosan minta tolong buat like,komen dan votenya
makasih ka🌹🌹🌹
semoga kalian menyukai karyaku
__ADS_1
❤️❤️❤️❤️❤️