
"tidak usah ka biar revita bareng sama naya saja "
setelah mengirim pesan itu revita memasukkan ponselnya ke saku dan melanjutkan makannya seolah tidak terjadi sesuatu padahal dalam hati revita merasa sakit
" rev lu yakin gapapa?" tanya naya
" iya gue ga papa kok " jawab revita dengan memaksakan tersenyum
naya dan nita tau kalau revita merasakan nyesek tapi memilih tidak banyak bertanya
" eh gimana kalau kita ke timezone habis ini, kita lama loh tidak kesana " ajak naya
" nah ide bagus, gimana lu rev?" tanya nita
" gue ikut kalian deh "
setelah itu mereka pergi ke timezone sedangkan raymon jangan tanya dia masih sama sila
" sil aku mau balik ke kantor " kata raymon
" aku ikut ya " kata sila menggandeng tangan raymon,raymon hanya diem ajja
beberapa menit kemudian mereka sampai dikantor semua orang memandang raymon krna raymon digandeng oleh seorang wanita siapa lagi kalau buka sila
mereka berduapun masuk ke ruangan raymon
#
di timezone revita dan 2 sahabatnya sedang asik maen game
" eh udah jam 15.30 gaes gue harus anterin berkas ketempat ka ray " kata revita kepada dua sahabatnya itu
" lu yakin mau anterin " tanya nita
" gue yakin,gue udah dipercaya sama bokap jadi ya harus tanggungjawab " jawab revita
" memang calon bos idaman " timpal naya
" mau kita temenin ga ?" tanya nita lagi
" engga usah,gue bukan bocah lagi kali "
"hm "
akhirnya mereka bertiga keluar dari timezone menuju parkiran revita langsung masuk mobil dan melajukan mobilnya dengan kecepatan rata rata menuju kantor raymon,setelah beberapa menit revita sampai di kantor raymon
revita pun langsung berjalan menuju meja resepsionis
" permisi mba, saya mau bertemu dengan pak raymon " kata revita sopan
" maaf apa sudah ada janji "
" sudah saya mengantar berkas dari pak santoso "
" oh dari pak santoso, ruangan pak raymon berada di lantai 25 dek,langsung saja keatas "
" baik mba terimakasih " kata revita, revitapun langsung masuk ke dalam lift dan menekan tombol 25
revita pun langsung masuk keruangan raymon,krna didepan sudah mendapatkan izin dari serketaris raymon
saat membuka pintu ruangan raymon revita melihat pemandangan yang mengejutkannya
ya revita melihat adegan dimana sila berada dipangkuan raymon dan mereka berciuman dengan panas
(author : pasti itu sakit banget
revita : kek gitu lu tanya thor )
revita mematung sesaat air matanya sudah menetes tanpa seizin revita
" rev kenapa, kenapa lu nangis inget raymon bukan siapa siapa mu dia cuma menganggap mu mainannya saja,bukankah dari awal kamu menerimanya hanya sampai dia menemukan yang ia cari dan sekarang ia sudah menemukannya " batin revita menguatkan diri sendiri
__ADS_1
revita pun menutup pintu dengan pelan pelan agar tidak menimbulkan bunyi,revita menghampiri meja serketaris raymon
" dek kok ga jadi masuk " tanya serketaris raymon
" iya mba mendadak saya sakit perut, saya nitip berkas ini saja ke mba ya,bilang ini dari pak santoso gitu "
" baik dek "
" oiya mba nanti kalau pak raymon tanya siapa yang mengantar berkas ini bilang saja supirnya pak santoso ya mba "
" baik mba "
" pasti ada sesuatu yang terjadi " batin serketaris raymon
dijalan pulang revita pun masih menangis entah mengapa dia merasakan sakit hati melihat pemandangan tadi,. tak terasa revita sudah sampai dirumah, revita langsung masuk ke dalam kamarnya dan bergegas mandi,mungkin mandi akan menjernihkan pikiran dan hatinya
#
dikantor raymon
raymon keluar dari ruangannya bersama sila
" maaf pak ada titipan berkas untuk pak raymon " kata serketaris ray
" dari siapa "
" dari tuan santoso pak "
" siapa yang mengantarkan kesini " tanya raymon
" emm itu sopir tuan santoso "
" oh baik taruh saja di meja ku "
" baik pak "
setelah mengantarkan sila pulang, raymon pun langsung pulang,dan langsung menuju kamarnya dan membersihkan diri, setelah mandi raymon terlihat lebih segar, tiba tiba dia teringat revita dia merasa bersalah entah krna tadi dia tak bisa menjemputnya, atau berbohong atau krna dia berciuman dengan sila
raymon pun mengambil ponselnya dia mengetik pesan untuk revita
tak kunjung mendapatkan balasan raymon menelfon revita namun tidak ada jawaban juga, raymon semakin khawatir apa yang terjadi dengan revita
sedangkan revita sedang santai menikmati puding coklat,jus jeruk dan novelnya revita tau ada pesan masuk tapi dia tidak berselera untuk membalasnya tak lama ada panggilan masuk dari **** hutan ya siapa lagi kalau bukan raymon namun lagi lagi revita tidak berniat mengangkat tlfon itu sampai berkali kali raymon menelfon revita, merasa terganggu revita mematikan ponselnya dan melanjutkan kegiatannya
gimana dengan raymon?
ya dia sangat khawatir
" mengapa bocah itu malah mematikan ponselnya " kata raymon penuh dengan emosi
raymonpun mengambil jaketnya dan bergegas keluar kamar
" sayang mau kemana " tanya rayma
" mau keluar sebentar mom " jawab raymon yang berlari kecil menuju mobilnya dan melajukan nya dengan kecepatan penuh menuju rumah revita
sampai dirumah revita raymonpun langsung memencet bel pintu rumah revita
ting...tong....
" iya sebentar " teriak lastri salah satu asisten rumah tangga mila
" maaf tuan mencari siapa " tanya lastri setelah membuka pintu
" saya mencari revita ada "
" siapa bi " tanya mila
" ini teman non revita bu " jawab lastri
" eh nak raymon ayok masuk " kata mila setelah melihat raymon didepan pintu, raymon pun langsung masuk
__ADS_1
" kamu son " sapa santoso
" iya pa "
" mencari revita " tanya mila
" iya ma, revitanya ada kan "
" ada sebentar mama panggilin ya "
" iya ma, terimakasih "
" oya son tadi berkasnya sudah diantar oleh revita kan " tanya santoso
" sudah, tapi bukannya yang mengantar berkasnya itu supir papa " tanya raymon bingung
" bukan, berkasnya tadi pagi papa kasih revita krna hari ini sopir papa ijin istrinya sakit "
" apa revita tadi melihat yang aku lakukan sama sila, tpi tadi serketarisku bilang yang mengantar berkas sopir pak santoso, atau serketarisku berbohong atas permintaan revita " guman raymon dalam hati, raymon pun mulai gelisah
" memang kamu tadi tidak bertemu dengan revita " tanya sontoso
" tidak pa, mungkin pas saya keluar pa " jawab raymon asal
" oh yaudah yang penting berkasnya sudah sampai padamu "
dikamar revita
tok...tok...tok...
" sayang mama masuk ya " kata mila sambil membuka pintu revita, mila menghampiri revita dibalkon kamarnya
" sayang kamu lagi ngapain " tanya mila
" baca novel ma, kenapa ma "
" itu dibawah ada raymon mencari kamu "
" bilang saja revita sudah tidur ma "
" jangan gitu sayang, kasian loh dia udah jauh jauh kesini " kata mila
" mah..revita mohon sama mama kali ini saja revita sedang tidak ingin bertemu dengan ka raymon " kata revita memohon
" ada apa kenapa kamu tidak mau menemui raymon "
" revita akan ceritakan sama mama tapi revita mohon bilang sama ka raymon kalau revita sudah tidur "
" baiklah, mama akan kebawah dulu menemui raymon dan bilang padanya kalau kamu sudah tidur, tapi ingat kamu harus cerita sama mama "
" iya mama sayang, mama memang yang terbaik " kata revita sambil mencium pipi mila
" dasar kamu ini pintar sekali memuji "
" kan mama yang ngajarin "
" mana pernah mama ngajarin, sudah mama mau turun dulu " kata mila berjalan menjauhi revita dan turun menemui raymon dan santoso
" revita mana ma " tanya raymon yang melihat mila sendirian
" duh maaf ya nak ray revita nya sudah tidur pulas,mama mau membangunkannya tidak tega " kata mila berbohong
" oh gitu ya ma, yaudah deh raymon pamit pulang saja kalau revita bangun tolong suruh revita menghubungi ray " kata raymon sedih
" iya nak maaf ya hati hati dijalan " kata santoso
####
author galau ni revita enaknya sama raymon apa sama julian ajja yang seumuran atau sama pak anto saja
oh iya ka jangan lupa ya like,komen dan vote author ya
__ADS_1
author juga menerima kritik dan saran
❤️❤️❤️❤️