
" ma mobil revita dimana " tanya revita krna tidsk melihat mobilnya digarasi
" mobilnya diservis sama papa "
" kok ga bilang sama revita, revita kesekolah gimana dong udah mau telat juga "
" yuk kaka anter biar ga telat " kata reno yang tiba tiba muncul tanpa banyak protes revita langsung naik mobil reno
" kaka nanti bisa jemput revita engga ka "
" ga tau sih dek, tapi mungkin sih engga tapi nanti kaka bisa nyuruh orang kaka buat jemput kamu kok dek " kata reno
" makasih ya ka, kaka memang terbaik "
" dari dulu kan emang kaka selalu terbaik "
" mulai deh kepedean lagi "
" hehehe tapi benerkan kan dek "
" iya memang kaka yang terbaik deh "
tak berapa lama mereka pun sampai di sekolah revita
" kaka hati hati dijalan ya jangan kebut kebutan, inget sayangi nyawa kaka "
" iya bawel, kamu juga hati hati ya jaga diri baik baik " kata reno entah mengapa dia rasanya ingin berada didekat revita tidak seperti biasanya
" iya kaka " kata revita dan langsung turun dari mobil reno dan berjalan memasuki sekolah
" pagi revita "
" pagi ka julian "
" tumben rev kamu dianterin biasanya bawa mobil sendiri " kata julian
" iya nih ka, mobil revita diservis sama papa pagi pagi sekali,padahal papa tau ini bukan hari libur sekolah "
" yaudah ga papa kan biar kamu aman dan enakan makek mobilnya "
" oiya gimana kalau pulang sekolah kaka anter ajja " kata julian menawarkan diri mengantarkan revita pulang
" em coba nanti ya ka soalnya takutnya ka reno jemput revita juga "
" oh yaudah nanti kabarin kaka ajja ya atau paling engga nanti kaka temenin sampai ka reno jemput kamu "
" iya ka makasih ya ka "
" oiya rev, kaka mau nanya deh "
" apa ka '
" kamu suka ga sama pandangan alam gitu, em misal suasana seperti pedesaan gitu yang udaranya masih sejuk "
__ADS_1
" suka banget ka, itu seperti bikin hati lebih tenang gitu, ya krna suasana kota ya seperti ini ka terlalu ramai dan polusi dimana mana " jelas revita
" iya kamu benar rev, gimana kalau kapan kapan kita jalan jalan ke ketempat pedesaan gitu, ya sebelum kita ujian kita perlu menenangkan otak kita "
" apa kaka sudah tau tempatnya " tanya revita
" sudah dong, kaka yakin pasti kamu suka "
" kaka ada fotonya ga revita mau liat dong " kata revita yang begitu penasaran
" rahasia dong, nanti kalau kaka kasih tau ga suprise lagi "
" kaka mah gitu bikin revita penasaran doang,kaka ga asik ah " kata revita
" sabar besuk juga kamu bakal tau sendiri, jadi kapan kamu ada waktunya "
" pas libur sekolah ajja ka,kalau mau bolos rasanya sayang banget "
" sayang krna takut ketinggalan pelajaran " tanya julian
" bukan ka sayang ga ketemu sama temen temen,kan kalau udah lulus pasti pada susah diajak ngumpul ngumpul, udah pasti pada sibuk sama temen baru dan dunia baru masing masing " jelas revita
" iya juga sih rev, eh yaudah sana kamu masuk kelas " kata julian krna sudah sampai didepan pintu kelas revita
" iya ka, makasih udah anterin sampe depan pintu kelas " kata revita yang diangguki oleh julian
" ciee yang pacaran sama kapten basket paling tampan " kata doni teman sekelas revita
" cocok lah yang satu ganteng yang satu lagi cantik " timbal pras
" ih najis banget lu lang, kek lu gitu ganteng? jelas jelas ya gantengan julian diliat dari sudut manapun " timpal naya
" bilang ajja lu cemburu lantaran gue lebih milih revita daripada lu kan " kata gilang lagi
" ih najong deh lang, kepedean banget lu tu, lagian ya gue yakin revita ga bakalan mau sama cowok kepedean kek lu lang " kata naya lagi
" kata siapa gue ga mau sama gilang " kata revita tiba tiba
" nahkan apa gue bilang, gue itu tampan jadi mana ada cewe yang nolak ketampanan gue " lagi lagi gilang dengan pedenya
sedangkan anak siswa laennya hanya melihat perdenatan mereka, ya semua udah terbiasa dengan keramaian dan perdebatan naya dan gilang
" lu sadar kan rev bilang kek gitu, lu ga lagi sakit atau mimpikan " kata naya sambil memegang jidat revita
" gue baik baik saja dan gue sadar " jawab revita santai
" nah loh kan makanya lu nay akui saja kalau memang gue ini tampan " kata gilang
" jangan seneng dulu deh lang, biasanya revita tu kalau kek gitu ada tapinya " kata nita
" nah iya, tapi setelah lelaki di muka bumi ini habis dan tinggal lu satu satunya laki baru deh gue mau sama lu hahahaha " kata revita dengan tertawa bahkan siswa laennya ikut tertawa
" hahaha apa gue bilang revita tu cuma bikin lu seneng di awal ujungnya mah ga ngenakin " kata nita disela sela ketawanya
__ADS_1
" ah sialan lu rev, gue tadinya udah mau seneng tu dapet pengakuan dari lu kalau gue tampan tapi lu seolah lu lebih memilih udin kelas sebelah " kata gilang
" hahahaha sumpah gue ga bisa berkata kata lagi " kata naya sambil tertawa terbahak bahak
" puas lu semua ngetawain gue, udah puas puasin ajja " kata gilang
" gausah sok cantik deh lu rev " kata alya
alya adalah teman satu kelas revita, dia sebarnya menyukai gilang bahkan beberapa kali alya menyatakan perasaanya pada gilang tapi gilang tidak pernah menganggap perasaan alya, gilang tidak menyukai sifat alya
" revita emang cantik kali " kata nita dengan santai
" lu juga nit, mau maunya jadi kacungnya revita yang sok cantik itu " kata alya sinis
" heh nenek sihir bilang ajja lu iri ga bisa jadi kacungnya revita eh salah yang bener bilang aja lu iri krna lu selalu di abaikan gilang hahaha kasian banget makanya kalem gausah kek nenek sihir " kata nita
" apa lu bilang gue iri gue kek nenek sihir " kata alya dengan lantang dan berdiri
" udah al gausah dengerin nita, nita emang kek gitu kok, gue gak sok cantik, gue cuma becandaan doang kok ,maaf kalau menurutmu gue sok cantik " kata revita yang tidak mau ribut apalagi mereka satu kelas, akan terasa canggung kalau berantem ga jelas
" iya gue emang gitu, suka sok bener " kata nita santai
" gausah sok sokan gitu deh lu rev, jijik gue liatnya " kata alya sinis
" udah diem deh lu al, revita emang cantik, revita emang baik, trus lu mau apa" kata gilang kesal
" gue ga suka kalau kamu ditertawain kek gini lang " kata alya pelan
" dengar ya al, gue mau ditertawain atau engga itu bukan urusan lu, dua gue ga minta lu buat ngebelain gue,ketiga gue seneng bisa ngeliat temen temen gue ketawa dengan ulah gue, jadi lu gausah deh sok sokan belain gue atau berantem sama orang demi gue " kata gilang dan langsung duduk di dekat revita
" kasian banget sih tu nenek sihir, pengen ketawa deh gue tapi gue takut sama gilang, gilang kalau marah serem juga ya " kata naya berbisik ke nita
" iya gue kaget orang somplak kek gilang bisa marah seserem itu " kata nita kepada naya
" heh kalian berdua gue bisa denger loh kalau kalian ngomomongin gue,kalau ngomongin orang tu didepannya langsung jangan di belakang " kata gilang
" lah kitakan di depan lu bukan dibelakang lu " kata naya pelan
" eh iya bener juga ya kalian kan didepan gue, gue emang suka goblog kalau berdekatan sama cewe cewe cantik gini " kata gilang
" bodo dah " kata nita
" eh lang lu napa duduk disini kasian alya loh '
" udah biarin ajja " kata gilang
" jangan jahat jahat deh sama orang kasian sama anak orang " kata revita
" gue ga suka ajja sama dia, udah jangan mikirin dia, gue sukanya sama orang laen " kata gilang
tak lama bel pun berbunyi tanda pelajaran pertama dimulai
######❤️
__ADS_1
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️