Kesayangan Raymon Alexander Raharja

Kesayangan Raymon Alexander Raharja
#52


__ADS_3

" kalau begini terus bisa cepet tua aku, kalau dewasa sebelum waktunya mah enak lah ini tua sebelum waktunya? kedengarannya saja sudah sangat serem gimana mengalaminya, tidak tidak tidak kal kamu harus tetap tenang dan rileks agar ga cepet tua, ga lucu jika di umurmu sekarang kamu terlihat sangat tua mana kamu masih jomblo lagi, gimana ga jomblo kalau setiap hari bekerja keras, wanita mana yang mau sama kamu yang bisa dipastikan akan jarang waktu berduaan " batin haikal dalam hati, haikal pun marik nafas panjang dan menghembuskannya agar ia merasa lebih rileks dan bisa berfikir jernih agar bisa menjalankan tugas yang diberikan Raymon


###


semua siswa sudah pada pulang sekolah tinggal revita yang belum pulang krna belum dijemput oleh raymon,sebenarnya bisa saja revita bareng sama julian ataupun niya dan nita tapi revita tidak mau, dia memilih menunggu raymon


revita sudah beberapa kali menghubungi raymon tapi tidak ada respon


" kok belum pulang rev "


" eh pak anton iya pak ini belum dijemput "


" oh, bisa kita ngobrol sebentar "


" bisa pak "


" kita ke taman sekolah duduk disebalah sana " kata anton menunjuk salah satu tempat duduk dibawa pohon , revita pun mengangguki ajakan anton


mereka sudah duduk dibawah pohon dengan angin yang sepoi sepoi


" pak anton mau bicara soal apa pak " tanya reviya


" mungkin ini rada pribadi jadi sebelumnya saya minta maaf jika menyinggung perasaanmu "


" iya pak "


" jadi gini rev,mungkin ini tidak masuk akal bagimu atau mungkin terasa aneh untuk kamu tapi ini lah kenyataannya aku menyukaimu revita "


deg....revita kaget mendengar pernyataan itu antara percaya dan tidak percaya


" apa pak anton sedang bercanda "


" tidak rev saya serius, saya sudah sejak lama memperhatikan kamu, melihat senyuman mu dikala kamu dengan sahabatmu, melihat mu saat sedang serius mengerjakan tugas, melihat tawa kamu saat kamu sedang bercanda dengan sahabat kamu, awalnya aku kira hanya sekedar kagum atau tertular energi positif yang kamu keluarkan tapi seiring berjalannya waktu aku jadi semakin yakin kalau yang saya rasain ke kamu itu adalah sebuah rasa suka bahkan mungkin bisa dibilang cinta, saya tidak memaksa kamu menjawabnya sekarang rev, saya akan menunggu jawaban kamu dengan sabar " ungkap pak anton panjang lebar


revita yang masih kaget mencoba menenangkan pikiran dan hatinya revita menarik nafas panjang dan menghembuskannya


" pak anton terimakasih sebelumnya sudah menyukai saya, dan saya juga menghargai perasaan bapak untuk saya,tapi maaf pak saya tidak bisa membalas perasaan bapak terhadap saya, saya hanya menganggap bapak sebagai guru saya tidak lebih, bapak itu tampan juga baik pasti bapak akan mendapatkan wanita yang lebih baik dari saya " kata revita


" apa ada seseorang yang kamu sukai ?"


" duh kenapa tebakan pak anton benar sih apa dia sodaranya dillan yang bisa ngramal itu " batin revita dalam hati


" jawab jujur pertanyaan saya revita " tanya pak anton menyadarkan revita dari lamunannya


" iya pak, memang ada hati yang sedang saya jaga saat ini " jawab revita

__ADS_1


" apa kamu sudah yakin dengan pilihan kamu itu "


" ya saya sudah yakin dengan pilihan saya pak " jawab revita walau dalam hatinya dia masih ada sedikit rasa ragu tapi ia mencoba menepis rasa ragunya itu


" baiklah jika kamu sudah yakin dengan perasaanmu itu tapi jika suatu saat kamu merasa salah dengan pihanmu itu atau kamu kecewa bahkan terluka lantaran lelaki itu,lihatlah dibelakang kamu masih ada saya yang akan selalu menunggumu dan mengejarmu"


" pak jangan lakukan seperti itu, saya tidak mau bapak terluka terlalu lama dan dalam, pak anton berhak bahagia walau tanpa saya, percaya sama saya kalau pak anton akan mendapatkan yang lebih baik dari saya jadi jangan menunggu dan berharap kepada saya " kata revita


" tidak rev, kamu adalah alasanku bahagia, dengan melihatmu tertawa saja bisa membuatku ikut tertawa, melihatmu tersenyum akan membuatku tersenyum, dan melihatmu saja sudah membuat beban ini lebih ringan " batin anton dalam hati


" baiklah kalau begitu, tapi kita bisa berteman kan " kata anton, krna hanya kata itu yang bisa keluar dari mulut anton


" tentu kita bisa berteman pak, jika bapak butuh teman untuk bercerita bapak bisa bercerita dengan saya "


" apa saya bisa menganggap kamu sebagai adik saya sendiri "


" tentu pak, bapak bisa menganggap saya sebagai adik bapak dan saya juga akan menganggap bapak sebagai kaka saya sendiri "


" terimakasih revita "


" iya sama sama pak "


" oh iya kenapa jam segini kamu belum dijemput juga


"


" apa kamu sudah menghubungi orang yang me jemputmu "


" sudah tapi tidak ada jawaban, mungkin lebih baik saya pulang memakai taksi aja "


"dari pada naik taksi lebih baik saya antar kamu pulang"


" tidak usah pak, saya tidak mau merepotkan pak anton "


" tidak merepotkan kok, anggap saja ini bertanda kalau kita sekarang kaka beradik, bagaimana "


" baiklah kalau begitu " kata revita akhirnya setelah beberapa saat ia berfikir


" yaudah ayok " kata anton sambil berjalan menuju parkiran, dan revita pun mengikuti langkah pan anton dari belakang


" silahkan masuk " kata anton membukakan pintu mobil untuk revita


" terimakasih pak " kata revita dan ia masuk ke mobil anton, dan anton pun langsung masuk ke mobil dan melajukan mobilnya


" rumah kamu mana rev "

__ADS_1


" lurus ajja pak, nanti saya tunjukkan jalannya "


" baiklah, oiya kalau diluar sekolah kamu panggil saya kaka saka jangan bapak atau pak "


" kenapa begitu, pak anton kan guru saya jadi rasanya tidak sopan jika saya memanggil seperti itu "


" ya saya memang guru kamu tapikan disekolah, kalau diluar sekolah saya bukan gurumu, bukan kah sekarang saya menjadi kaka kamu ?"


"tapi rasanya sangat aneh pak "


" tidak aneh hanya belum terbiasa saja "


" baiklah pa..eh kak "


" nah gitu kan enak dengernya "


( author : duh rev enak kali banyak yang suka sama kamu,satu buat gue dah


revita : makanya jangan banyak halu lu thor )


***


di kantor reno dia masih sibuk dengan pekerjaannya, saat dia melihat jam ditangannya jam sudah menunjukkan waktunya untuk menjemput revita, baru raymon akan siap siap namun tiba tiba


tok...tok...tok...


" masuk, ada apa kamu keruanganku "


" tuan terjadi sedikit kendala bisnis kita di prancis "


" kenapa dengan pembangunan hotel disana "


" ada beberapa pemilik tanah yang tidak mau melepas tanah mereka "


" begitu saja kamu tidak bisa mengurusnya "


" maaf tuan tapi memang mereka sangat keras kepala, kami sudah mengusahakan berbagai macam cara tapi tetap tida bisa "


" adakan meeting sekarang juga "


" baik tuan "


#####


❤️❤️❤️❤️❤️

__ADS_1


jangan lupa like komen, vote dan bintang 5 nya ya ka hehe


❤️❤️❤️❤️❤️


__ADS_2