Kesayangan Raymon Alexander Raharja

Kesayangan Raymon Alexander Raharja
#26


__ADS_3

pagi hari di hari minggu seperti biasa revita masih bermalas malas dikamar


" dek...bangun udah siang loh " kata reno menggoyangkan badan revita


" apa si ka ini hari minggu "


" ayolah bangun kaka ingin jalan jalan "


" ajak lah teman kaka "


" tidak mau, maunya sama kamu cepetan bangun atau kaka guyur pakek air "


" ah kaka baiklah revita bangun "


" nah gitu cepetan mandi sana dandan yang cantik "


" banyak sekali maunya " kata revita dengan malas ke kamar mandi


reno hanya tersenyum melihat adiknya itu


flashback on


18 tahun lalu di kediaman mila


" sayang di sini ada adeknya reno " kata mila memegang perutnya


" benarkah ma, " tanya reno kecil


" iya sayang, besuk kalau adek udah terlahir reno harus sayang sama adek ya,harus jagain adek " kata mila


" reno janji,reno bakal jadi kaka yang hebat,yang akan menjaga adek reno, reno akan menghajar semua orang yang menyakiti adek reno "


mila hanya tersenyum melihat reno kecil yang begitu terlihat menyayangi adeknya


" tapi ma apa adek reno bakal sayang sama reno? " tanya reno polos


" tentu,adek pasti akan sangat menyayangi reno, bukankah reno bakal jadi kaka yang hebat " kata mila


" mama benar,adek pasti menyayangi reno krna reno juga sangat menyayangi adek " kata reno dengan memeluk perut mila


akhirnya tiba saatnya mila melahirkan,mila dilarikan kerumah sakit terdekat,santoso dan reno ditemani supir santoso yang mengantarkan mila ke rumah sakit


mila segara masuk ke ruang oprasi krna mila melahirkan dengan caesar


santoso terlihat panik dan memeluk putranya


" papa apa adek reno akan segera lahir " tanya reno polos


" iya sayang doakan mama dan adek baik baik saja " kata santoso


" mama sama adek pasti akan baik baik saja,krna ada reno disini yang jagain mama dan adek pa " kata reno,.melihat anak lelakinya berbicara seperti itu santoso merasa sedikit tenang dia bersyukur mempunyai anak pintar seperti reno


2 jam berlalu akhirnya terdengar suara tangisan bayi


ooeeeek.....oee.....


" papa papa apa itu suara adek reno " tanya reno dengan bahagia


" iya sayang "


tak lama keluar seorang dokter dan suster yang membawa bayi keluar untuk di mandikan


" bagaimana keadaan istri dan anak saya dok " tanya santoso


" berkat Tuhan, mereka semua selamat tuan, dan anak tuan terlahir dengan sempurna dan sangat cantik " kata dokter itu


" berarti adek reno perempuan dok " tanya reno

__ADS_1


" iya ganteng, apa kamu kaka nya "


" iya dokter saya kaka nya "


" bagus ganteng, berarti kamu harus menjaga adekmu yang cantik itu " kata dokter dengan mengelus kepala reno


" tentu, reno akan menjadi kaka yang hebat untuk adek reno " kata reno semangat dokter dan santoso hanya tersenyum melihat reno


" baik tuan saya tinggal dulu,.silahkan tuan menemui istri tuan nanti akan ada suster yang mengantarkan anak tuan " kata dokter itu yang pergi


reno dan santoso pun masuk menemui mila, tak lama datang seorang suster dengan membawa bayi kecil yang cantik


bayi itupun diberikan kepada santoso,santoso memandangi putri kecilnya dengan penuh kasih sayang melihat itu mila sangat bersyukur


" papa reno juga mau melihat adek reno " kata reno, santoso pun duduk dikursi dekat mila, agar mila dan reno bisa melihat bayinya


" cantik sekali adeknya reno,dan lihat jarinya kecil sekali, apa reno boleh menciumnya " tanya reno kepada papanya


" tentu sayang " kata santoso


cup.....reno mencium pipi adeknya


" kaka sangat sayang sama kamu dek " kata reno tulus dan bayi itu tersenyum seolah mengerti perkataan reno


" pa ma lihat adek tersenyum " kata reno dengan mata berbinar binar


" benar sayang, itu krna adek bahagia mempunyai kaka yang menyayanginya seperti reno " kata mila mengelus kepala reno


" benarkah ma "


" tentu sayang "


" mama nama adeknya reno siapa " tanya reno


" apa kamu ada usul sayang " tanya mila, sebenarnya mila dan santoso sudah mempunyai beberapa pilihan nama namun melihat reno begitu sayang pada adiknya mereka berfikir untuk menanyakan usulan nama dari reno


" bagaimana kalau kalau reva putri santoso "


" itu juga bagus ma, baiklah sekarang kaka akan memanggilmu revita tapi adek masih kecil bagaimana kalau kaka memanggilmu baby kecil " tanya reno pada adeknya seolah revita kecil bisa diajak bicara, namun tanpa disangka revita tersenyum


" papa mama adek tersenyum berarti adek suka kalau reno memanggilnya baby kecil " kata reno dengan senang, melihat putranya yang begitu bahagia santoso dan mila pun ikut tersenyum


beberapa hari kemudian mereka pun pulang dari rumah sakit tentu dengan membawa revita kecil


malam itu revita sudah ditidurkan dikamar mila dan santoso


" sayang kamu tidur dikamar reno sendiri ya "


" tapi ma reno mau jagain baby kecil "


" kan ada mama sama papa,besuk reno bisa menjaga revita lagi "


" baiklah ma " kata reno yang berjalan meninggalkan kamar mila


pagi hari telah tiba, reno sudah bangun dan langsung mandi dan menemui revita kecil


" sayang kamu sarapan dulu biar revita mama yang jagain " kata mila


" iya ma " kata reno


saat reno sedang sarapan reno mendengar kegaduhan dari atas, krna penasaran reno mengendap endap naik keatas, dia melihat tangan mamanya berdarah dan dia melihat seseorang memakai topeng dan menggendong revita, reno melihat itu sangat panik reno pun berlari menuruni tangga dan menelfon papanya


" papa cepat pulang, ada orang jahat dirumah mau membawa baby kecilku " kata reno yang langsung mematikan tlfonnya mendengar itu santoso panik dan langsung bergegas pulang menggunakan mobilnya dengan kecepatan penuh


saat seseorang bertopeng itu menuruni tangga dan melihat sekeliling merasa aman dia berlari menuju pintu


dorr.....

__ADS_1


suara tembakan, penculik itu pun terjatuh krna punggungnya terkena tembakan, dan revita kecil terjatuh melihat adiknya yang terjatuh reno sangat panik dan khawatir, reno langsung berlari mengambil dan menggendong revita yang menangis, namun perampok itu mengeluarkan pistolnya


dor....dor....


sebelum penculik itu menembak reno, reno lebih cepat menembak penculik itu tepat di jantungnya yang membuat penculik itu meninggal seketika


saat santoso membuka pintu betapa terkejutnya melihat pemandangan itu


" sayang apa kamu tidak apa apa " tanya santoso panik


" reno tidak apa apa, tapi revita tadi jatuh pa makanya revita menangis " kata reno yang terlihat sangat sedih


" tidak papa,revita baik baik saja, mama dimana "


" mama diatas pa "


akhirnya santoso pun menelfon dokter keluarga dan meminta anak buahnya membereskan kekacauan dirumahnya


di kamar mila dan santoso


" sayang dari mana kamu mengambil pistol itu " tanya mila


" reno ambil diruang kerja papa, maafkan reno yang tidak meminta ijin dulu sama papa atau mama tadi reno panik krna orang itu mau membawa baby kecilku reno siap dihukum apa saja " kata reno


" kamu tidak salah son dan tidak ada hukuman untukmu, kamu melakukan hal yang benar papa bangga sama kamu son,sekarang papa percayakan revita padamu jaga dia, kamu memang kaka yang hebat " kata santoso


" sekarang tidurlah sayang dikamar reno sendiri pasti kamu lelah " kata mila


" tidak,reno tidak mau reno mau tidur sama baby kecilku,reno ga mau nanti ada yang ambil baby kecilku lagi " kata reno dengan tegas


" tidak akan ada sayang cepatlah tidur sana" kata santoso


" tapi pa... "


" tidak ada bantahan sayang "


renopun melangkahkan kakinya untuk keluar kamar mila dan santoso


ooeeeeek.....ooooeeeek.....


revita menangis dengan sangat keras,mila sudah memberikan asi tapi revita tidak mau, mendengar revita kecil menangis reno pun langsung berlari masuk ke kamar kedua orang tuanya


reno langsung meminta revita dan menggendongnya


" baby diamlah ini kaka, kalau baby tidak berhenti menangis kaka juga akan ikut menangis,apa baby mau melihat kaka yang hebat ini menangis dan di tertawakan sama papa dan mama " kata reno kepada revita yang berada dalam gendongannya, seolah mengerti perkataan reno revita pun seketika berhenti menangis


" sekarang baby tidur kaka akan menjagamu, kaka akan pastikan sendiri tidak ada yang akan menyentuhmu tanpa izin dari kaka " kata reno yang mencium kening revita, tak lama pun revita tersenyum dan tertidur pulas


santoso dan mila tersenyum melihat pemandangan indah itu


" pa sepertinya putri kita juga sangat menyayangi kaka nya, bahkan dia sangat nurut dengan kakanya " kata mila menangis terharu


" mama benar, mereka terlihat saling menyayangi satu sama lain, mereka mempunyai ikatan batin yang kuat, papa iri sama reno, dia bisa menenangkan revita sekaligus bisa membuat mama menangis bahagia " kata santoso mencoba menghibur mila, milapun hanya tersenyum disela tangisannya


" sayang sini tidurkan revita disini dan kamu tidurlah di samping revita " kata mila,reno pun menganggukkan kepalanya


semenjak kejadian itu reno sangat posesif terhadap revita dia takut kejadian itu terulang kembali krna bagi reno berapapun usia revita dia tetaplah baby kecilnya reno


flashback off


######


❤️❤️❤️❤️❤️


akhirnya hari ini bisa up lagi


jangan lupa like,komen dan vote nya ya ka biar author makin semangat up nya

__ADS_1


❤️❤️❤️❤️❤️


seseorang melakukan sesuatu itu pasti ada alasannya walau mungkin alasan itu bagi kita terlalu lebay atau tidak masuk akal tapi ingat kita tidak bisa memahami semua orang, krna terkadang kita melakukan sesuatu dengan alasan kita yang mungkin bagi orang lain itu lebay atau tidak masuk akal krna ga semua orang bisa memahami kita...jadi kita hanya cukup menghargai keputusan seseorang


__ADS_2