
ray dan revita kini sudah duduk disalah satu cafe dekat mall, ya revita dan ray sudah dari mall dan benar revita memang membeli hal hal tidak penting tapi ray dengan senang hati menuruti semua keinginan revita
" sayang " kata ray sambil menikmati pesanan mereka masing masing
" iya ka "
" makasih ya buat hari ini kaka seneng bisa seharian bareng sama kamu "
" revita juga seneng bisa menghabiskan uang kaka "
" kaka mau tanya deh "
" apa ka "
" i love you " kata ray dengan tersenyum
" apaan si kaka revita serius loh "
" kaka malah lebih serius sama kamu "
saat sedang asik tiba tiba ada seseorang yang menyapa mereka
" hay adek ketemu lagi kita, hay sayang kenapa tidak bilang kalau kamu disini "
" apa kamu masih belum kapok sila " kata ray ya wanita itu ada sila
" aku percaya sama kamu kok ray,kemaren kamu hanya terbawa emosi saja aku yakin kamu tidak bermaksud menyakiti aku " kata sila penuh keyakinan
" lebih baik kalian selesaikan masalah kalian, saya permisi dulu " kata revita yang berdiri dan berjalan menjauhi mereka
" bocah pintar " kata sila dengan senyuman remeh
" kamu tetap disini sayang" kata ray yang langsung menarik tangan revita, ray langsung menarik pinggang revita posesif
" tapi ka.... "
" diam lah sayang, dengarkan aku sila, aku sudah memutuskan untuk bersama gadisku ini dan kamu jangan ganggu aku ataupun gadisku atau kamu mencari mati " kata ray dengan menatap tajam sila, sedangkan sila gemetaran melihat reaksi ray,dia tidak menyangka jika ray akan seperti itu
sedangkan revita pun sama kagetnya hanya saja revita lebih bisa mengontrol dirinya
" sudah ka, ayuk kita pergi, revita sudah bosan disini dan lagi lihatlah banyak orang yang melihat kearah kita, revita tidak nyaman " kata revita lembut, mendengar perkataan revita emosi ray langsung seketika hilang
" baiklah sayang,apapun yang kamu inginkan " kata ray dengan senyuman yang dibalas senyuman dengan revita
akhirnya merekapun meninggalkan cafe itu sedangkan sila merasa malu diperlakukan seperti itu dan bergegas keluar dari cafe
didalam mobil revita hanya diam, ray merasa tidak nyaman jika harus berdiam diaman seperti ini, akhirnya ra menepikan mobilnya
" loh kok berhenti " tanya revita heran
" apa kamu marah sayang sama kaka " tanya ray yang menghadap ke revita, mendapatkan pertanyaan seperti itu revita pun mengalihkan pandangannya ke ray
" maksud kaka "
" apa kamu marah soal kejadian dicafe tadi "
__ADS_1
" sebenernya revita ingin marah hanya saja revita tau, disini mba sila yang menginginkan ka ray, sebenarnya apa hubungan ka ray dengan sila "
" dulu kaka sama sila pernah deket ya kita saling sayang satu sama lain, sampai akhirnya sila menghilang begitu saja "
" apa kaka tidak mencoba mencarinya "
" sudah, dan kaka tau ternyata dia bersama lelaki yang lebih kaya dari kaka,krna waktu itu memang bisnis keluarga kaka belum sebaik sekarang " kata ray menjelaskan
" apa kaka tidak ingin kembali padanya, tadi revita lihat dia sangat gigih berjuang "
" kaka sudah memiliki kamu sayang, kamu itu lebih dari segalanya, kaka ga butuh wanita lain kaka cuma butuh kamu saja "
" em baiklah, ka revita mau tanya tapi jawab yang jujur ya " kata reviya
" iya sayang, mau tanya apa"
" kaka sama mba silla sudah pernah melakukan apa saja " kata revita penasaran
" maksudnya melakukan apa sayang"
" kaka jangan pura pura ga tau deh "
" beneran kaka ga ngerti maksudmu sayang "
" ya misalnya kaka melakukan ciuman kek atau lebih dari itu "
" ohh kaka tidak melakukan apa apa hanya sekedar berciuman biasa " kata ray
" maafkan kaka sayang,kaka tidak bermaksud membohongi kamu hanya saja kaka takut jika kaka jujur nanti kamu marah sama kaka " batin ray dalam hati
" yasudah lah ka, udah ayuk jalan kita mau kemana sekarang ". kata revita yang mencoba mencari topik pembicaraan lain
" kamu ingin kemana "
" revita tidak ingin kemana mana sih ka, revita lelah tadi di mall kita jalan kesana kemari, revita ingin pulang dan istirahad "
" tapi kaka masih kangen sama kamu sayang "
" kan besuk kita bisa bertemu lagi ka, masih banyak hsri esuk "
" kamu benar sayang tapi rasanya lama menunggu hari esuk tu "
" udah deh ka gausah manja gitu,. lagian revita dari pagi loh sama kaka sampe jam segini pasti mamah,papa sama ka reno khawatir banget sama revita "
" baiklah mari kita pulang oh iya besuk sekolah biar kaka ya anter dan jemput jadi ga perlu bawa mobil "
" gausah kali ka, ntar yang ada murid disekolah revita pada heboh krna melihat lelaki tampan dan gagah ini " kata revita
" bairkan saja lagian yang pentingkan aku maunya kamu sayang " kata ray dengan masih fokus depan
" ya baiklah terserah kaka saja mau gimana, tapi jangan genit loh ya sama anak anak laen "
" apa kamu cemburu sayang "
" tentu kaka itu tampan banyak sekali yang menyukai kaka "
__ADS_1
" akhirnya kamu mengakui ketampanan pacarmu ini sayang " kata ray dengan tersenyum
tak terasa mereka sudah sampai dirumah revita
mereka pun disambut oleh lastri pembantu rumah tangga revita
" mba tolong bawakan ini ke kamar revita ya " kata revita sambil menyerahkan belanjaannya
" baik non "
" astaga sayang kamu belanja apa saja itu, apa kamu habis merampok " tanya mila
" hehehe engga ma, eh iya revita ngrampok uangnya ka ray " kata revita sambil cengngengesan sedangkan ray hanya tersenyum
" owalah sama nak ray juga "
" iya ma " kata ray sambil menyalami mila
" oiya ma papa dimana " tanya revita
" papa ada ditaman belakang ini mama mau ambilkan minuman buat papa " kata mila
" nak ray ke taman belakang saja sana temani papa santoso " tambah mila
" iya ka, kaka kesana dulu revita mau ganti baju dulu, sama sekalian kaka mau dibuatin minum apa " tanya revita
" baillah kaka ke taman belakang dulu,kalau ada jus jeruk kalau ga ada apa saja " kata ray
" siap bos " kata revita, ray pun hanya tersenyum dan berjalan ke arah taman belakang menemui papa santoso
" sayang kamu dari mana saja " tanya mila sepeninggalan ray
" tadi pagi revita menemui ka ray dirumahnya dan masakin bubur buat dia, trus ka ray istirahad sebentar setelah membaik krna revita bosan revita ngajakin ke mall " kata revita
" dan kamu belanja sebanyak itu "
" iya ma " jawab revita polos
" astaga sayang, ka ray baru sembuh dan kamu ajak jalan jalan ditambah kamu belanja sebanyak itu, mama ga ngerti sama kamu sayang "
" udahlah ma ka ray juga tidak keberatan kok "
" ya baiklah terserah kalian saja, kalian sudah besar " kata mila penuh kasih sayang
" iya makasih mama selalu ngertiin revita, revita sayang mama " kata revita sambil memeluk mila
" mama juga sayang revita, sayanggg bangett " kata mila sambil membalas pelukan putrinya
#####
❤️❤️❤️❤️❤️
jangan lupa like,komen dan votenya ya ka
❤️❤️❤️❤️❤️
__ADS_1