
"Itu sih yang kaka mau "
"Iya memang itu yang kaka mau mengikat kamu dengan kaka dan tidak akan pernah kaka lepaskan " kaya Ray dengan memeluk pinggang Revita posesif
"baiklah terserah kaka saja "
"Oiya sayang, mulai sekarang kalau kamu ada apa apa cerita sama kaka dan jika kamu menginginkan sesuatu bilang sama kaka "
"Ga perlu segitunya ka, Papa masih bisa kok nurutin kemauan Revita "
"Iya kaka tau, tapi kedepannya kamu itu tanggung jawab kaka,dan lagi kalau bukan kamu siapa lagi yang akan membantu kaka menghabiskan uang kaka "
"Duh sombongnya, Baiklah kalau begitu habis pertunangan kita Revita ingin liburan "
"Dengan senang hati sayang, kamu mau liburan kemana "
"Besuk Revita kasih tau kaka, sekarang ayuk kita masuk siapa tau mereka semua sudah menentukan tanggal pertunangan kita "
"Baiklah sayang"
Mereka pun masuk kedalam rumah,Ray masih dengan memeluk pinggang Revita posesif
"Bagaimana pi apa sudah menentukan tanggalnya " tangal Ra
"Sudah, minggu depan kalian tunangan " jawab Alexander
"Apa om minggu depan? apa itu tidak terlalu cepat ?" kata Revita
"Tidak itu malah kelamaan sebenarnya " sahut Ray
"Ka Ray " kata Revita kaget dengan jawaban Ray
"Sudah kalian jangan membantah, semua sudah kami rencanakan kalian berdua tinggal menyiapkan diri saja " kata Santoso
"Kalau Ray sih sudah siap lahir batin pa,ga tau kalau Revita tapi akan Ray pastikan dia juga siap pa " kata Ray
"Sudah sudah Ray ayok pulang ini sudah malam " kata Alexander
"Memang Ray engga bisa tidur disini saja "
"Tidak, disini tidak ada kamar kosong " sahut Revita asal
"Memang siapa yang butuh kamar kosong, orang kaka mau tidur satu kamar dengan calon istriku " kata Ray santai
"Tidak bisa " kata Revita namun pipinya kini sudah merah merona
Ray melihat calon istrinya malu semakin gemas melihatnya
"Sudah sayang jangan menggoda calon menantu mommy terus,Ayuk kita pulang " kata Rayma
"Baiklah kalau begitu, sampai ketemu besuk sayang " kata Ray sambil mencium kening Revita sekilas
"Astaga sepertinya kita harus cepat menikahkan mereka, saya takut kalau putriku hamil krna ulah anakmu itu " kata Santoso
"Benar kamu bro, saya juga takut anak nakal ini berbuat yang tidak tidak kepada calon menantu kesayanganku ini " sambung Alexander
"Dengan senang hati Ray akan melakukan itu "
"Ka Ray " kata Revita
__ADS_1
"Iya honey, apa kamu keberatan,ku rasa tidak "
"Percuma saja menanggapi kaka ga akan ada ujungnya, membantah atau menolak pun percuma saja "
"Bagus sayang jadilah istri yang penurut "
"Sudah son ayuk pulang " kata Alexander
Akhirnya merekapun pulang
####
Pagi hari Revita sudah berada disekolah tercinta
"Pagi revita wulandari " sama Gilang yang melihat Revita duduk sendirian dikelas entah dimana dua sahabatnya itu
"Sembarangan ajja lu lang ganti nama gue "
"Hehehe lagian nama lu tu cocokan pakek wulandari loh "
"Enak ajja lu lang, udah bagus bagus nama gue tu, udah stop lu ganti nama gue sembarangan "
"hehe ya maaf Rev becandaan doang jangan ngambeg,oke "
"Yaudah lupain saja lang, lu tumben nyamperin gue? "
"Engga gue cuma kasian liat lu sendirian ajja "
"Lu kasian sama gue atau lu sebenernya nyariin sahabat gue "
"Eh lu tau ajja Rev "
"Lu punya cenayang Rev " kata Gilang masih dengan ekspresi kagetnya
"Cenayang palalu peyang "
"Trus lu tau dari mana Rev "
"Keliatan banget kali dari cara lu liatin Nita walaupun lu suka gangguin dia tapi itu cara lu biar bisa deket sama Nitakan "
"Dan lu bener lagi Rev, jadi menurut lu gue harus gimana " kata Gilang yang langsung duduk dikursi depan Revita berhadapan dengan Revita
"Gimana apanya sih Lang "
"Rev gue serius,tolongin gue dong gimana biar gue deket sama Nita "
"Usaha sendirilah Lang "
"Rev gue minta tolong sama lu, lu mau minta apa gue beliin deh Rev "
"Gue bisa beli apa ajja yang gue mau Lang tanpa lu harus beliin gue "
"Iya gue percaya Rev, tapi gue mesti lakuin apa biar lu mau bantuin gue dapetin Nita " kata Gilang memohon, melihat Gilang memohon Revita tidak tega juga
"Baiklah tapi dengan satu syarat "
"Apa Rev " kata Gilang antusias
"Lu jangan pernah nyakitin Nita, dan lu tau kan Nita suka gonta ganti pasangan itu krna dia selalu ngrasa tidak cocok dan ya gitu laki yang dia temui selalu saja brengsek " jelas Revita
__ADS_1
"Oke gue janji ga akan nyakitin Nita "
"Sekali lu nyakitin dia lu berurusan sama gue Lang "
"Iya Rev gue janji beneran sama lu, jadi gimana apa yang harus gue lakuin "
"Gue percaya sama lu Lang, dan lu kan udah chatingan sama Nita kan, dan kalau jam istirahad daripada lu liatin kita mending lu gabung sama kita "
" Dan lu tau gue liatin kalian "
"Lu kira gue buta Lang, gue tau kali lu suka liatin kita dan kadang lu ambil foto Nita diem diem kan "
"Gila lu tau semuanya Rev, ga nyangka dibalik kecuekan lu, ternyata lu pengamat yang baik "
"Hahaha gue ga cuek Lang, gue cuma males ajja"
Saat mereka sedang asik ngobrol tiba tiba Nita dan Naya datang
"Selamat pagi semua " sapa Naya dengan cerianya
"Selamat pagi kembali " sambung Gilang
"Tumben kalian berdua ngobrol berdua " tanya Naya heran
"Engga tadi Gilang nanya soal catetan Fisika katanya catetannya dia kemaren ga lengkap" jawab Revita asal
"Lah bukannya sekarang ga ada jadwal Fisika ya " tanya Nita
"Itu.." kata Gilang bingung
"Justru krna ga ada itu makanya Gilang bilang sama gue kalau besuk suruh bawain dia mau minjem "
"Oohh gitu ya, kenapa chat ajja " tanya Nita
"Kenapa mesti chat orang tiap hari ketemu juga, jangan jangan lu cemburu yaa Nit " sambung Naya
"Apaan sih lu Nay mana ada gue cemburu "
"Masa sih ga cemburu Nit,yaudah kalok lu ga cemburu nanti biar Gilang kerumah gue sekalian nganterin gue pulang " kata Revita menggoda Nita
"Serah kalian deh " kata Nita kesel lalu duduk dan memainkan ponselnya
Sedangkan Revita dan Naya hanya tersenyum melihat sahabatnya itu cemburu
"Sana lu samperin Lang " kata Revita pelan agar Nita tidak mendengarnya lalu diangguki oleh Gilang
"Nay minggu depan lu dan Nita kerumah gue ya " kata Revita pada Naya krna Nita lagi ngobrol sama Gilang
"Ada apa Rev, lu bikin acara apaan " tanya Naya penasaran
####
❤️❤️❤️❤️❤️
maaf ya ka author lama ga up novelnya
jangan lupa like,kome,vite dan ratenya ya ka
❤️❤️❤️❤️❤️
__ADS_1