Kesayangan Raymon Alexander Raharja

Kesayangan Raymon Alexander Raharja
#04


__ADS_3

"memang kaka itu paling mengertiku,kaka cinta keduaku setelah papa " kata revita dengan manja


reno hanya tersenyum dengan kemanjaan adiknya itu


##


Reno duduk sendiri diruang kerjanya dia mengingat ingat nama raymon,dia merasa tidak asing dengan nama itu tapi dimana dia mendengar nama itu


" apa mungkin raymon yang revita maksud adalah raymon alexander raharja ah tapi mana mungkin raymon kenal dengan revita " guman reno dalam hati


saat reno melamun memikirkan hal itu, reno dikagetkan dengan ketukan pintu


tok..tok..tok..


" ka apa kaka didalam " teriak revita


" iya baby masuklah " kata reno,revitapun langsung masuk


" kak ayok makan udah ditunggu sama mama dan papa dibawah " kata revita


" baiklah baby,ayok kita kebawah " kata reno sambil menggangdeng tangan revita, ya mereka memang seperti itu terlihat seperti sepasang kekasih wajar jika banyak orang mengira mereka itu pasangan kekasih bukan kaka beradik


" halah halah halah anak anaknya mamah sini duduk kita makan " ajak mila, yang diangguki oleh reno dan revita


" kalian itu terlihat seperti sepasang kekasih bukan seperti kaka adik " kata santoso


" iya,kalau kalian seperti itu terus bagaimana kalian mau mendapatkan jodoh, mereka yang mau mendekati kalian udah berfikir kalian sepasang kekasih yang bahagia " tambah mila


" ka reno ini mah pah yang selalu ingin bermesraan dengan revita, jadi bukan salah revita " kata revita sambil memanyunkan bibirnya


" ya biarin mah pah,reno kan sayang banget sama revita,reno ga mau revita cepat cepat mendapatkan pacar apalagi menikah dan tak ada waktu buat reno atau bahkan melupakan reno " kata reno dengan muka memelas


" ih kaka apaan coba mana mungkin revita melupakan kaka,kaka lelaki kedua yang revita cintai setelah papa


" kata revita sambil menciuk pipi reno, renopun hanya bisa tersenyum manis


" ya ampun kalian ini sosweet sekali si " kata mila


" princess kamu juga wanita kedua yang papa cintai setelah mama " kata santoso sambil melirik mila


sedangkan mila hanya tersenyum malu

__ADS_1


merekapun akhirnya makan malam dengan tenang setelah obrolan itu,selesai makan seperti biasa mereka berkumpul diruang santai


" eh kalian besuk ada acara atau tidak " tanya santoso memulai pembicaraan


" mama si ga ada pa memang ada apa? ' tanya mila


" baguslah,rekan kerja papa ngajakin makan malam sekeluarga besok " jawab santoso


"kalian bagaimana ? " tanya mila


" reno si ga ada acara pa, tapi riko ngikut revita,kalok revita ikut reno juga ikut " jawab reno


reno merasa khawatir jika revita tidak disisinya takut kejadian tadi siang terulang kembali


" ya ampun ren kamu tu iya " kata mila sedangkan riko hanya tersenyum saja


" princess itu lehermu kenapa " tanya santoso melihat leher revitalebih jeli lagi


" iya sayang kenapa,bilang sama mama siapa yang berani bikin anak mama kaya gini " imbuh mila sambil memegang leher devita


" emm...mm..eng....ga pa..pa kok mah pah " jawab revita gugup


" papa tanya siapa yang bikin kamu kayak gini hm? tanya santoso menatap revita dengan tajam


" itu tadi waktu becandaan sama reno ga sengaja reno terlalu kenceng pa megang revita " kata reno mencoba memberi penjelasan


" apa benar begitu princess? " tanya santoso penuh selidik


" eh iya pa tadi kita becandaan, maafin revita sama ka reno ya pa,ma " kata revita dengan menundukkan kepala krna takut


" baiklah papa maafin kalian tapi kalian jangan seperti ini lagi bercanda boleh tapi jangan sampai menyakiti satu sama lain,kalian mengerti " kata santoso yang diangguki oleh reno dan revita


setelah itupun revita dan reno memilih naik ke atas kekamar masing masing .


didalam kamar revita duduk dimeja rias dia menatap lehernya.


" oh astaga pantas papa sama mama tanya ini terlalu kelihatan sekali " guman revita sambil memegang memar dilehernya maklum revita terlalu putih sehingga memar sedikitpun langsung terlihat


" eh tunggu dulu tadi dicafe mba itu bilang teman ranjang? berarti bukan istrinya om gila itu dong? trus kenapa mereka seranjang? dan apa tadi memuaskan? oh astaga lelaki macam apa itu om gila yang meniduri wanita tanpa ikatan pernikahan? dan wanita itu kenapa dia mau? iya si om itu tampan dan kelihatan gagah, ohh astaga revita apa kamu barusan memuji om itu? sadarlah revita dia itu om gila yang banyak menimbulkan kesialan dihidupmu " guman revita panjang lebar dalam hati


krna merasa akan segera gila jika terus berbicara sendiri dalam hati,akhirnya revita memutuskan pergi ke kamar reno

__ADS_1


tok...tok...tokk...


" kaka revita masuk ya " teriak revita sambil membuka pintu reno tanpa menunggu sang penghuni kamar menjawab


" apa kaka sudah mau tidur" kata revita lagi sambil duduk ditepi ranjang dekat dengan reno


" belom baby, ada apa? apa kamu merindukan kakamu yang tampan ini " kata reno dengan seyuman manis


" aih kaka pede sekali " kata revita


" lalu ada apa baby? " tanya reno


" terima kasih ya ka tadi udah bantuin revita jawapin pertanyaan papa " kata revita dengan manja


"sama sama sayang,kaka ga mau kamu sedih, jadi kaka bakal bantun kamu selalu " sambung reni sambil mengacak rambut revita


"oh iya baby besuk acara makan malam kamu ikutkan " tanya reno


" iya ka revita ikut,memang kenapa?" kata revita


" besuk kamu pakek baju yang kaka beliin ya,kaka pengen lihat adek memakai gaun itu " sambunh reno


"jadi kaka membelikan oleh oleh berupa gaun? " tanya revita dengan mata berbinar binar


" iya sayang " jawab reno


" makasih kaka,. kak reko terbaik " kata revita sambil memeluk reno


" aku memang selalu terbaik baby " kata reno sombong ( ga papa lah ya sombong mumpung masih bisa hehe😅)


" baiklah baiklah revita rasa udah cukup memuji kaka,lebih baik revita tidur, i love you pangeranku " kata revita sambil mencium pipi reno


" love you to bidadariku " jawab reno sambil mencium kening revita


dan revitapun langsung berlari keluar kamar reno dan menuju kamarnya, sedangkan reno hanya geleng geleng kepala melihat tingkah adik kecilnya itu


" aku akan slalu menyayangimu dek,kaka akan pastikan kalau kamu bahagia dan tidak merasakan sedih,kaka ga mau kehilanganmu " guman reno dalam hati


didalam kamar revita teringat gaun pemberian kakanya,revita langsung mengalbil totebag dan membukanya,revita memandang gaun itu dengan berbinar binar gaun yang sederhana namun cantik dengan model sabrina panjang selutut dan berwarna biru


" waw cantik sekali gaun ini, ah jadi ga sabar pengen nyobain" batin revita,padahal gaun revita sebenernya sudah banyak tapi entah mengapa revita selalu terpesona dengan apapun pemberian reno

__ADS_1


setalah itupun revita menyimpan gaun itu dan tidur


__ADS_2