Kesayangan Raymon Alexander Raharja

Kesayangan Raymon Alexander Raharja
#62


__ADS_3

"Rev lu pulang sekolah bareng kita ajja " kata Nita


"Engga ah gue dijemput sama ka Reno "


"Halah bilang ajja sama ka Reno kalau lu bareng sama kita " sambung Naya


"Engga usah sayang sayangku, gue juga lagi pengen dijemput sama ka Reno "


"Duh percaya yang jadi tuan putri bagi para lelaki tampan " goda Nita


"Iya lu Rev beruntung banget punya kaka tampan dan kekasih yang gagah " .


"kalau lu suka sama kaka gue deketin ajja Nay dia masih jomblo kok "


"Gila lu Rev sama lu ajja ka Reno posesif gitu gimana sama pacarnya, gue rasa ya kalau gue jadi pacarnya ka Reno mau napas ajja mesti minta izin dulu " jelas Naya yang membuat mereka bertiga tertawa


"Udah lu Nay becanda mulu, Eh Rev lu udah dikabarin sama kekasih tercinta lu itu "


"Nah itu dia Nit gue dari tadi kirim pesan dibaca pun engga "


"Em mungkin lagi sibuk Rev, atau mungkin dia lagi istirahad jadi belum sempet baca pesan lu " jelas Nita


"Nah iya itu Rev, ntar lu coba deh telfon kali ajjakan di angkat " tambah Naya


"Iya juga ya, iya deh ntar gue coba buat telfon ka Ray, kalian pulang duluan ajja engga papa "


"Yakin lu ga pengen kita temenin nunggu ka Reno? "


"Engga usah Nay, paling ka Reno juga bentar lagi sampe sini udah kalian duluan ajja"


"Baiklah kalau gitu kita duluan ya " kata Naya


"Oke, kalian hati hati ya dijalan"


"Siap bos"


Selang beberapa menit kemudian Reno datang, mereka pun langsung pulang, sampai dirumah Revita langsung masuk kamar


"kok ka Ray belum ngasih kabar juga sih sampai sekarang, apa iya dia sesibuk itu sampai tidak memberikan kabar, aku coba buat menghubunginya saja apa ya " batin Revita dalam hati lalu ia pun langsung menelfon Raymon


"kenapa tidak di angkat juga sih, sabar Revita coba sekali lagi mungkin dia tadi tidak mendengar kalau ada panggilan masuk " batin Revita menenangkan dirisendiri


"halo ka Ray " kata Revita setelah diangkat namun tidak ada jawaban


"Ka Ray " lagi lagi Revita memanggil kekasihnya itu


"Emmmm ahhhhhhh Ray...."


Deg....seolah bumi berhenti berputar

__ADS_1


"Yaaaaaaa Rey,kaaa...muuuu...ahhh...nik....maa....t...emmm...terusssssss...ahh Rey... "


Tanpa terasa airmata Revita terjatuh,ponsel yang ia pegangpun ikut terjatuh


"Aku engga mungkin salah dengar, ka Ray kamu jahat bahkan saat sudah mau bertunangan denganku kamu masih memgkhianatiku, ka Ray brengse*, ka Ray bajing**, apa yang harus aku lakukan " batin Revita


Revita mengumpulkan seluruh tenaganya untuk berjalan ke kamar mandi, dikamar mandi dia memuaskan untuk menangis sejadi jadinya


Tiga jam sudah Revita di kamar mandi akhirnya dia keluar dengan mata sembab


tok...tok...tok...


"baby kebawah yuk kita makan, mama sama papa sudah menunggu " teriak Reno


"Iya ka sebentar " sahur Revita dengan suara khas habis nangis


Mendengar suara adik kesayangannya seperti itu Reno langsung membuka pintu kamar Revita dan menghampirinya


"Dek kamu kenapa? "


"Revita ga kenapa napa kok ka "


"Jangan bohong sama kaka, kaka tau kamu habis nangis "


"Revita cuma habis nonton drakor ka "


"Jangan bohongin kaka, kaka udah jadi kakamu selama 18 tahun kaka tau dan kaka hafal gimana kamu nangisin drakor dan nangisin sesuatu, jangan sampai kaka mencari tau sendiri, kamu pasti taukan gimana kalau kaka tau sendiri " kata Reno serius, mendengar itu Revita tidak dapat menahan airmatanya lagi dia pun langsung memeluk Reno


"Kenapa dengan kekasihmu itu "


"Dia.."


"Dia kenapa baby, cepat kasih tau kaka " kata Reno melepaskan pelukannya dan memegang kedua bahu Revita


Revita tertunduk dengan airmata yang masih mengalir


"Tadi Revita menelfon ka Ray, dan Revita mendengar desahan wanita ka, ka Ray mengkhianati ku kak "


"Apa kamu tidak salah dengar "


"Engga ka Revita engga mungkin salah dengar, Revita sangat yakin "


"Brengs**..berani beraninya bedeba* itu mengkhinatimu, kaka ga akan membiarkan dia lolos begitu saja " kata Reno penuh emosi


"Ka jangan apa apain ka Ray " kata Revita memohon


"Tapi "


"Ka Revita mohon, Revita ingin tau apa arti pertunangan ini bagi ka Ray, kalau memang tidak ada artinya Revita sendiri yang akan akhirin semuanya ka, kali ini saja biarkan Revita menyelesaikan masalah Revita dengan cara Revita sendiri ka "

__ADS_1


"Baiklah, tapi beritahu kaka bagaimana caramu agar kaka bisa memastikan kalau itu tidak membahayakan keselamatanmu "


"Revita akan pura pura tidak tau, Revita ingin tau apakah ka Ray akan jujur soal ini "


"Kalau dia tidak jujur gimana "


"Maka Revita yang akan bilang semuanya "


"Kalau dia mengelak bagaimana "


"Revita ada rekaman tadi waktu telfon ka, kebetulan tadi rencana Revita mau merekam pembicaraan Revita dan ka Ray agar kalau Revita kangen Revita bisa mendengarkan itu "


"Lalu "


"Revita akan putar rekaman disaat yang tepat ka "


"Kalau dia jujur sama kamu gimana "


"Revita akan mendengarkan penjelasannya ka "


"Apa kamu yakin bisa berjalan semudah itu baby, kita tidak tau yang sebenarnya bagaimana "


"Ka percaya sama Revita, semua akan baik baik saja kaka cukup membantuku sesuai dengan permintaanku saja "


"Baiklah baby semua akan kaka lakukan sesuai ke inginanmu, sekarang jangan menangis lagi "


"Iya ka, tapi gimana Revita mau turun makan kalau mata Revita bengkak seperti ini "


"Em gini saja kamu pura pura tidur biar nanti kaka bilang sama papa dan mama, nanti setelah kaka selesai makan,kaka bawakan makanan untukmu, bagaimana masih bisa menahan lapar kan? "


"Heem, makasih ya ka , kaka selalu jadi yang terbaik buat Revita "


"Reno memang kaka terbaik dimuka bumi ini dan tidak akan pernah ada duanya "


"Iyaa deh percaya, sudah sana kaka turun kasian Mama sama Papa nungguin "


"Yasudah kaka tinggal dulu, inget jangan nangis lagi " kata Reno yang langsung meninggalkan Revita sendiri dan menuruni tangga menuju ruang makan


"Loh kok kamu sendiri son, princessnya Papa kemana " tanya Santoso


"Princessnya Papa sudah tidur,. biarkan saja dia istirahad tadi pulang sekolah sudah mampir makan sama Reno " kata Reno berbohong


"Ya sudah biar bibi anterin makan buat Revita saja " kata Mila


"Engga usah Ma biar nanti Reno ajja yang bawain sekalian Reno mau ngobrol sama Revita "


"Mau ngobrol apa mau drama drama ini "


"Ya keduanya Ma "

__ADS_1


"Sudah sudah ayok Papa sudah lapar biarkan Reno nanti yang bawain makanan buat Revita " kata Santoso


__ADS_2