Kesayangan Raymon Alexander Raharja

Kesayangan Raymon Alexander Raharja
#17


__ADS_3

" om yang terlalu dekat dengan revita " kata revita namun pipi revita sudah merah merona krna malu sedangkan raymon hanya tersenyum dia melupakan rasa kesalnya tadi


" aku ingin bicara denganmu "


" apa om "


raymon langsung memeluk pinggang ramping revita dari samping dan menyenderkan kepalanya di bahu revita, awalnya revita menolak


" jangan seperti ini om "


" diamlah atau kamu lebih suka aku memakan mu sekarang " kata raymon, revita dengan cepat memggelengkan kepalanya


" anak pintar, menurutlah maka tidak akan terjadi apa apa " kata raymon dengan mengeratkan pelukannya, revita pun hanya bisa menghela napas panjang menahan detak jantungnya yang bekerja dua kali lipat dari biasanya


" kenapa kamu tidak memberi kabar padaku kalau pulang lebih awal " tanya raymon


" revita ga mau merepotkan dan mengganggu om raymon "


" apa aku pernah mengatakan kalau kamu merepotkan dan menggangguku "


" tidak "


" lalu kenapa kamu berfikir seperti itu "


" om kan kerja, sudah pasti sibuk "


" apa kamu lupa calon suamimu ini seorang ceo yang berarti bebas mau meninggalkan kantor jam berapapun "


" ah revita lupa, tapi tunggu dulu calon suami? "


" iya calon suami "


" sejak kapan "


" bukankah dari kemarin sudah aku katakan "


" tapi kan revita..... "


" apa kamu lupa, aku tidak menerima penolakan "


" tapi ini soal masa depan revita om "


" akan aku pastikan masa depanmu bahagia sayang,percayalah dan berikan aku kesempatan untuk meyakinkanmu " kata raymon dengan lembut dan membelai pipi revita


" jantungku jangan suka bekerja seperti ini,bekerjalah seperti biasa " batin revita


" bagaimana sayang " tanya raymon


" apa om raymon menerima penolakan ? "


" tidak "


" lalu untuk apa bertanya, dasar om gila "


" aku anggap itu persetujuan "


revita hanya memutar bola matanya malas


" lalu apa yang kamu lakukan dengan lelaki itu "


" siapa? "


" yang tadi jalan denganmu sayang "


" oh julian "


" jadi dia namanya julian, apa yang kalian lakukan "


" hanya makan saja dan jalan tidak lebih "


" baiklah kali ini aku memaafkan mu tapi jangan kamu ulangi "


" memang kenapa toh revita pulang lebih awal "


"jika kamu pulang lebih awal atau merasa bosan kamu bisa menghubungiku kapan saja, kita bisa jalan jalan kemana saja kamu mau, jangan bersama lelaki lain lagi "


" apa om cemburu ?"

__ADS_1


" iya, aku tidak mau kamu melihat sisi jahat ku sayang, jadi jangan membuatku marah "


" tidak janji om "


" i love you revita putri santoso "


"hm "


" ehem sepertinya papa disini tidak dianggap " kata santoso yang sudah berdiri di dekat mereka


" eh papa, baru pulang dari kantor " tanya raymon menyalami santoso dan kembali duduk memeluk revita


" om lepaskan apa yang om lakukan " kata revita mencoba melepaskan tangan raymon dari pinggangnya namun tidak dihiraukan oleh raymon


" papa tolongin revita "


" papa tidak bisa menolongmu sayang coba kamu rayu calon suamimu itu, dia hanya butuh rayuan mu sayang " kata santoso sambil meninggalkan mereka berdua


" papa saja mendukungku sayang " kata raymon yang mendekatkan wajahnya ke wajah revita


" otakku bekerjalah apa yang harus aku lakukan,cepatlah otak sebelum jantungku meledak, eh tunggu tadi papa bilang apa merayu, males sekali merayu om mesum ini tapi tidak ada salahnya aku coba siapa tau berhasil " batin revita dalam hati


" omku tersayang bisakah om melepaskan ku, revita mohon " kata revita manis sambil mengelus pipi raymon dan benar saja raymon seketika merenggangkan pelukannya kesempatan itu tidak disia siakan oleh revita untuk memberi jarak diantara mereka


" apa tadi mimpi, manis sekali gadisku " batin raymon dan tersenyum


" sayang mobilmu sudah jadi tapi dirumah papi, mau diambil kapan " tanya raymon yang teringat mobil revita


" iya mobilku,sekarang saja om biar diambil sama supir papa "


" tidak bisa harus kamu yang ambil "


" loh kok gitu om "


" kamu atau tidak sama sekali "


" yayaya baiklah, revita ganti baju dulu " kata revita yang langsung berdiri dan berjalan ke arah kamarnya


10 menit kemudian revita turun menggunakan celana panjang yang pas ditubuh revita dan baju lv putih dikombinasi dengan jaket dan sepatu sneakers putih dan rambut panjang yang di kucir kuda dengan sedikit sentuhan make up


" pa, ma raymon sama revita pamit ya mau ambil mobil revita " kata raymon kepada santoso dan mila


" iya hati hati ya kalian " kata santoso


" iya pa " jawab revita dan merekapun langsung pergi


" pa mereka sangat cocok ya " kata mila


" iya ma, papa seneng kalau revita bisa bersama raymon dia sepertinya bisa dipercaya dan sangat menyayangi putri kita "


" iya pa, mama jadi ga sabar pengen mereka menikah dan mempunyai cucu "


" huss putri kita masih sekolah ma, tunggu dia lulus biar dia yang menentukan pilihannya "


" iya pa "


###


dimobil raymon


" sayang.... " kata raymon memanggil revita


" revita... " ulang raymon krna tidak mendapatkan jawaban dari revita


" iya om "


" kenapa tidak menjawab ku tadi "


" kan udah revita jawab "


" yang pertama apa kamu tidak mendengar "


" yang mana sih om ?"


" sayang..."


" oh itu om manggil revita "

__ADS_1


" memang di mobil ini selain aku ada siapa lagi revita "


" ada revita saja "


" ya berarti kamu yang aku panggil sayang "


" baiklah maafkan revita, revita hanya belom terbiasa "


" mulai sekarang biasakan "


" iya "


" dan satu lagi apa kamu ingat kalau aku tidak suka dipanggil om "


" iya ingat tapi revita merasa aneh memanggil dengan sebutan sayang dan tunggu tunggu apa om akan menghukum ku ? kata revita menjauhkan wajahnya kebelakang


" apa kamu menginginkan sebuah hukuman sayang "


" tidak tidak tidak om, em itu jadi revita memanggil om apa dong " tanya revita mengalihkan pembicaraan berharap raymon tidak membahas soal hukuman


" panggil sayang "


" tidak "


" revitaaaaaaa "


" bagaimana kalau kaka saja, jadikan kesannya tidak terlalu tua bagaimana "


" itu lebih baik dari pada om... tapi apakah aku terlihat tua ?"


" engga sadar juga kalau sudah tua "


" aku masih muda,masih 30 tahun "


" revita masih 18 tahun om ehh kakak "


raymon tersenyum mendengar revita memanggilnya kaka memang itu biasa saja tapi itu terlihat manis saat revita yang mengucapkan


( author : bucin lu ray


raymon : lu si jomblo makanya ga bisa ngebucin


author : serah lu dah ray, ngomong sama orang bucin hanya sia sia saja


raymon : bodo )


mereka pun akhirnya sampai dirumah raymon,mereka sudah berada di depan pintu rumah raymon


" sayang masuk dulu ya "


" keknya engga deh ka "


" kaka tidak menerima penolakan sayang "


" lalu apa gunanya bertanya dasar pedofil "


" apa kamu mengucapkan sesuatu sayang? " tanya raymon mendekatkan wajahnya ke wajah revita


" tadi revita bilang kaka tampan " revita berbohong dia tidak mau diserang macan mesum satu ini


raymon hanya tersenyum mendengar jawaban revita,sebenarnya raymon mendengar ia hanya pura pura tidak mendengarnya saja


" mom....." teriak raymon mencari keberadaan rayma


" iya sayang, mommy di dapur " kata rayma


raymon pun langsung menuju dapur di ikuti oleh revita


" dari mana saja kamu " tanya rayma yang masih fokus dengan kue nya krna rayma sedang membuat kue


" lihatlah raymon membawa calon mantu mommy "


#####


jangan lupa like komen dan vote ya ka


❤️❤️❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2