
Pagi hari saat Ray bangun dia kaget krna dia sedang memeluk seseorang
"Perasaan kemarin aku sendirian dan ini siapa masa iya Haikal, ah tidak tidak ini bukan Haikal, Haikal tidak mempunyai payuda** " batin Ray masih memejamkan mata
Dan krna merasa penasaran akhirnya iapun memaksakan membuka matanya, betapa kagetnya dia melihat seorang wanita dalam pelukannya, refleks dia langsung melepaskan pelukannya
"Ray kamu sudah bangun mengagetkanku saja "
"Sila apa yang kamu lakukan disini " teriak Raymon
"Apa kamu tidak ingat yang kita lakukan semalam Ray, kamu begitu perkasa menggagahi aku "
"Tidak tidak mungkin aku melakukan itu sama kamu Sil "
"Kamu ga bisa mengelak Ray, kamu harus bertanggung jawab"
"Tidak Sil, aku merasa tidak melakukan apapun ke kamu dan kurasa kamu sudah tau aku tidak mempunyai rasa apapun ke kamu "
"Aku ga mau tau Ray, kamu harus bertanggungjawab atau Revita akan tau semuanya dan akan aku pastikan Revita akan membencimu seumur hidupnya "
"Tidak, jangan bawa bawa Revita dalam masalah ini "
"Kalau begitu kamu harus bertanggungjawab Ray "
Tanpa menjawab Ray langsung masuk kamar mandi membersihkan diri selesai mandi dan ganti baju dia langsung mengambil ponselnya dan pergi dari kamar hotel tanpa memperdulikan Sila yang masih berada dikamar
Didalam mobil Ray menghubungi Revita dengan panik dan bingung krna dia melihat pesan masuk banyak sekali dan beberapa panggilan tidak terjawab
"Halo sayang "
"Iya ka "
"Maaf sayang kemaren kaka sangat sibuk dan begitu lelah jadi sampai dihotel kaka langsung tertidur "
"Apa ada sesuatu yang terjadi ka "
Deg...Raymon kaget dan bingung mesti menjawab apa dan gimana
"Ka Ray apa ada sesuatu yang terjadi "
"Ohh tidak ada sayang semuanya baik baik saja"
"Emm baiklah, kaka jaga diri disana ingetkan minggu depan kita tunangan jangan sampai batal "
"Iya sayang engga akan kaka biarkan gagal, ya sudah kaka mau kerja dulu kamu jaga diri baik baik disana "
"Iya ka "
"I love you Revita "
"Love you to ka Ray " kata Revita sambil mematikan panggilannya .
"Apa yang dikatakan lelaki itu dek " tanya Reno
"Dia tidak berkata apa apa ka, cuma bilang kemaren sibuk dan sangat lelah "
"Apa kaka bilang si brengsek itu engga bakal ngaku"
"Sudahlah ka biarin ajja Revita baik baik saja kaka jangan emosi atau gegabah "
"Iya baby, kaka ngikut sama perintahmu tapi kalau kamu tidak mampu atau kesulitan bilang sama kaka biar kaka selesaikan semuanya "
"Siap kapten "
__ADS_1
"Ini kamu beneran mau bolos sekolah? "
"Iyalah ka,lagian inikan udah jam pelajaran ga mungkin Revita masuk sekolah "
"Ya sudah kalau begitu kamu bantu kaka menyelesaikan pekerjaan kaka yang membosankan ini "
"Kaka Revita kesini itu cuma krna mau bolos sekolah doang bukan buat bantuin kaka kerja"
"Sudahlah jangan menolak,nanti kalau selesai pekerjaan kaka kita jalan jalan kemanapun kamu mau"
"Beneran ya ka "
"Iyaaa beneran udah ini kerjain "
Ditempat laen Nita dan Naya tidak bersemangat mengikuti pelajaran
"Bu kepala saya pusing, saya izin ke uks " kata Nita berbohong
"Silahkan, Naya antar Nita ke uks "
"Iya bu " jawab Naya, mereka pun berjalan ke ruang Uks, saat sampai di uks Nita langsung tiduran
"Lu sakit beneran Nit " tanya Naya penasaran.
"Engga, gue cuma lagi males ajja, kelas ga asik kalau engga ada Revita membosankan sekali "
"Iya gue juga ngrasa gitu "
"Makanya mending kita disini ajja "
"Kenapa kita engga bolos ajja trus nyamperin Revita "
"Ngaco lu, lu mau Revita marah marah "
"Kok kalian disini " sapa seseorang
"Siapa yang sakit "
"Engga ada ka "
"Trus kenapa kalian disini "
"Kita bosen ajja ka dikelas, kelas ga ada Revita sangat membosankan " sambung Naya
"Lah emang Revita kemana "
"Dia engga masuk ka "
"Loh dia sakit apa gimana "
"Engga tau ka, dia aku chat belum bales dari semalem " sambung Nita
"Biasanya sih kalau kek gitu krna Revita lagi ada masalah ka " kata Naya
"Masalah apa emang "
"Mulut lu ya Nay ember banget "
"Engga papa kalian jujur ajja sama aku " kata julian
"Ka, Revita minggu depan akan tunangan dan biasalah masalah menjelang pertunangan " jelas Nita
"Apa? Revita akan tunangan ?" kata Julian kaget
__ADS_1
"Iya ka jangan kenceng kenceng ini bari kita saja yang tau"
"Dengan siapa Revita akan bertunangan " tanya Julian dengan hati hancur
"Dengan anak tunggal om Alexander ka " kata Naya, mendengar itu Julian berjalan keluar uks dengan hati hancur
"Lu sih Nay punya mulut lemes bener " kata Nita
"Engga papalah biar ka Julian engga terlalu berharap lagi sama Revita,Lebih baik sakit sekarang daripada nanti saat ka Julian sudah semakin dalam perasaannya terhadap Revita "
"Tumben omongan lu kali ini bener Nay "
"Emang omongan gue selalu bener "
Sedangkan Julian dia langsung ke parkiran mengedarai motornya dan bergegas pulang, sampai dirumah dia langsung mencari bundanya dan memeluknya
"Loh sayang ada apa, kenapa jam segini pulang? Ada masalah apa "
"Bunda,Julian bingung bun "
"Duduk dulu ada apa ceritakan sama bunda "
"Bun, Revita dia mau bertunangan minggu depan bun "
"Kamu tau dari mana "
"Tadi sahabatnya yang bilang bun, Julian mencintai Revita pun, Julian ingin bersamanya tapi Julian tidak ingin memaksakan Revita, Julian harus gimana bun "
Melihat putranya seperti itu ia tidak tega dan memeluknya kembali
"Sayang dengarkan bunda,kamu benar untuk tidak memaksakan keinginanmu untuk bersama Revita, terkadang Tuhan mempertemukan bukan untuk mempersatukan tapi hanya untuk memberikan kita sebuah pilihan untuk mendewasakan kita, dan percaya sama Tuhan suatu saat akan ada seseorang yang datang untuk menetap diwaktu yang tepat,Tuhan tidak akan lupa dengan ciptaannya, jika kamu mencintainya kamu cukup mendoakan untuk kebahagiaannya jangan merusaknya percaya nanti kamu bakal mendapatkan kebahagian yang lain "
"Bunda benar, Julian masih bisa mencintai Revita dengan cara mendoakan dan melindunginya dengan cara Julian "
"Iya sayang, tapi inget jangan merusak kebahagian seseorang,apalagi itu orang yang kamu sayangi dan cintai hanya krna ke egoisanmu, bukankah akan percuma jika kamu memaksakan Revita bersamu tapi dia engga bahagia, lebih baik dia bersama orang yang ia cintai dan ia akan bahagia dengan begitu kamu akan ikut bahagia dan kamu pasti akan mendapatkan kebahagian yang baru, Bunda selalu bersamamu sayang "
"Terimakasih bunda, bunda selalu bisa menenangkan Julian "
"Iya sama sama sayang, sekarang jangan sedih lagi semua akan baik baik saja "
"Iya bunda, tapi Julian mau sendiri dulu "
"Iya sayang, kenapa kamu engga ke kebun teh saja kamu tinggal dirumah sana untuk beberapa hari untuk menenangkan diri "
"Bunda benar,Kalau gitu Julian kesana sekarang saja ya bun, pamitin sama Ayah "
"Iya sayang, biar bunda menelfon pak joko untuk mengurus keperluanmu disana "
"Iya bunda "
####
❤️❤️❤️❤️
Terkadang cinta tak bisa dipaksakan
mencintai tidak wajib memiliki
menyayangi tidak harus terbalaskan
melepaskan bukanlah hal yang mudah
tapi terkadang melepaskan itu adalah jalan terbaik
__ADS_1
Tuhan mempertemukan tidak harus mempersatukan
❤️❤️❤️❤️❤️❤️