
Si miskin
"Al, maaf yah hari ini aku ada acara, jadi hari ini kamu free, kamu bisa pergi dengan teman teman kamu,
love you"
Alvin membuka hape nya dan melihat ternyata vina mengirim pesan
Alvin sedikit kesel, padahal hari ini dia ingin bertanya dengan vina langsung, perihal kedekatanya dengan veri, tapi ternyata hari ini dia tidak bisa bertemu vina.
Hari berlalu begitu cepat, vina sudah pulang dari rumah sakit, dia hanya membeli obat saja, tidak mau diopname terlalu lama. Karna biaya yang dikeluarkan juga tidak murah.
Dan mulai dari hari itu, vina menghindari alvin , lebih tepatnya vina tidak mau ketemu alvin, bukan, bukan tidak mau, tapi vina mencoba menjauh agar alvin bisa bahagia.
Alvin mencari cari vina, bukan karna mama nya yang menyuruh, melainkan hati kecilnya ingin sekali bertemu dengan vina. Entah kenapa alvin sekarang merindukan sosok gadis miskin itu.
Disisi lain kini vina sedang mengamen dijalanan, setiap pagi vina bekerja loper koran sampai jam 7 pagi, setelahnya vina mengamen dijalan bersama anak anak jalanan lainya sampai jam 8, karna jam 9 sampai jam 2 siang, dia harus bekerja disebuah rumah makan sebagai tukang cuci piring , jam 3 sampai jam 9 malam dia pake buat bekerja dicafe seperti biasa.
Jam 10 malam vina masih bekerja sebagai penyapu jalanan sampai jam 3 dini hari. Barulah dia bisa beristirahat.
Semua vina lakukan agar bisa secepatnya membayar utang ke veri, dan mengalihkan pikiranya ke alvin, vina tidak mau larut dan terus terusan memikirkan ucapan alvin
Tadinya vina pikir, alvin sudah mau membuka hatinya untuk vina, bahkan ciuman malam itu membuat vina berpikir kalau alvin sudah mulai mencintainya, tapi naas, semua pikiran itu harus terbuang jauh jauh, kala dia mendengar sendiri, bahwa ciuman itu hanya ajang taruhan.
__ADS_1
Sakit memang, tapi mau gimana lagi?
Tapi meskipun begitu, setiap jam 9 malam tak lupa vina menyempatkan mengirimi alvin sebuah pesan seperti biasa, ucapan selamat malam, selamat tidur, dan i love you
Vina akan berhenti mengirimi alvin pesan, saat kesepakatan mereka berakhir.
Alvin menghembuskan napasnya.
Dia melihat pesan singkat yang dikirimkan vina
Si miskin
"Met istirahat yah al, love you"
Tut
Tut
Tak ada jawaban dari vina.
Entah kenapa alvin merasa khawatir terhadap vina.
Pasalnya sejak kemarin lusa alvin belom bertemu dengan vina.
__ADS_1
Bahkan alvin tidak bisa menghubungi vina, alvin sudah mencoba datang ke kost an nya, tapi vina tidak ada.
Berkali kali alvin mencoba menelpon vina, tapi naas, vina tidak menjawab telponnya, padahal baru saja vina mengiriminya pesan.
Alvin berpikir apakah vina menghindarinya?
Lalu kenapa vina tidak masuk sekolah? Secara vina adalah anak teladan dan berprestasi disekolahnya.
Tidak mungkin vina membolos begitu saja.
Kini pikiran alvin kemana mana, dia ingin sekali bertemu dengan vina.
Mencoba mengenyahkan semua pikirannya, kini alvin bergegas ke kost an vina, dia ingin mencari tau alasan kenapa vina tidak masuk sekolah, dan terkesan menghindarinya.
"Mau kemana sayang, malam malam gini?" Tanya mamanya
"Ke kost an vina ma" jawab alvin
Mamanya mengernyitkan dahi tanda bingung
"Malam malam gini?" Tanyanya lagi
Alvin hanya mengangguk, dan bergegas pergi dari rumah.
__ADS_1
Tbc