Ketulusan Cinta (Alvina)

Ketulusan Cinta (Alvina)
39.extra part


__ADS_3

Alvin kini berada dikamar kontrakan vina, dicarinya buku bertuliskan "buku alvin".


Alvin benar benar penasaran akan isi dari buku itu. Kenapa bisa buku itu dinamainya seperti namanya.


Saat dibukanya laci, tidak ada buku disana, melainkan begitu banyaknya obat obatan yang selama ini vina konsumsi.


Alvin tak habis pikir, bagaimana bisa vina hidup dengan obat obatan seperti ini.


Setelah dicari cari tak menemukannya, alvin membolak balikkan bantal diatas kasur lantai tipis milik vina.


"Ketemu" ucap alvin lirih.


Segera mungkin alvin membukanya dan membacanya.


Dilihatnya semua isi tentang alvin ada disitu. Yang membuat alvin kaget adalah, saat vina sudah dari dulu mengetahui kalau sarah berselingkuh.


Dan sarah mengancam vina, agar tak mengatakannya pada alvin.


"Andai aku bisa ngomong sama kamu al, kalau sarah itu gak baik buat kamu, tapi apa boleh buat, aku ngomongpun pasti kamu lebih percaya sama sarah. Tetaplah bahagia al. Aku sayang kamu"


Begitulah salah satu isi dari "buku alvin"


Kemudian alvin membuka lembaran lainnya


"Al, kenapa sih kamu tega ngomong gitu? Apa sebegitu kotornya aku dimata kamu al..


Hari ini aku benar benar sakit al.

__ADS_1


Ibu arum selaku pemberi bantuan beasiswa udah mencabut beasiswanya, mungkin itu karna sarah.


Aku harus pindah sekolah al, aku udah gak bisa lihat kamu tiap hari.


Bang gio juga hari ini nagih utangnya ke aku, untung ada veri yang mau bantuin.


Huft..al, hari ini aku janji bakalan kubur dalam dalam perasaan aku ke kamu"


Tak terasa air mata alvin menetes, kala mengetahui ternyata beasiswa vina dicabut saat hari dimana dia juga menyakiti hati vina.


Ternyata "buku alvin" itu adalah buku tentang vina yang seakan bercerita semua ke alvin.


Sebegitu sayangnya kah vina terhadap alvin, sampai sampai dia membuat buku itu khusus semua tentang alvin.


Alvin menutup buku itu dan membawanya. Bukan hanya "buku alvin" yang dibawa, melainkan semua barang barang vina.


Saat diperjalanan pulang, alvin tak henti hentinya meneteskan air mata.


Sampai dirumah, alvin tak sengaja melihat mama nya menangis diruang keluarga. Sambil melihat lihat album.


Ya..foto vina dan alvin kala mereka membuat foto keluarga waktu itu.


Dulu Alvin yang melarang mamanya untuk mencetak ukuran besar agar dipajang didinding rumahnya.


Jadi mama nya hanya menyimpannya didalam album keluarga.


"Sayang, kamu sudah pulang" tanya mama nya, yang kini melihat alvin yang duduk disebelahnya, sambil mengusap air matanya.

__ADS_1


Alvin tidak menjawabnya, dia malah meraih album foto yang dipegang mama nya.


Alvin lagi lagi meneteskan air matanya.


Menatap dan menyentuh foto yang kini dipegangnya.


Foto saat dirinya memeluk erat vina dari belakang.


"Alvin kangen vina ma" ucap alvin lirih sambil terisak.


"Iya sayang, kita kemakam vina ya, mama juga kangen sama dia"


Alvin mengangguk.


"Ma, foto ini boleh alvin cetak lebih besar kan, mau alvin pajang dikamar" ucap alvin


"Tentu sayang, tentu" jawab mamanya.


***


Kini alvin dan mama nya sudah berada dimakam vina, setelah menempuh perjalanan kurang lebih 1hari. Karna vina dimakamkan dikampungnya.


Tak lupa alvin membawa serta barang barang vina, kecuali "buku alvin", alvin akan menyimpan buku itu untuk vina.


"Vin, aku boleh kan simpen buku ini?"


"Aku janji, aku akan jaga buku ini, sama halnya, aku jaga cinta kamu" ucap alvin.

__ADS_1


Mama alvin hanya menangis, dan memeluk anaknya dari samping.


...Tamat...


__ADS_2