
Saat malam tiba, ketika Nissa dan orang tuanya akan menjalankan sholat Maghrib bersama tiba - tiba kucing kesayangan Nissa menabrak dinding di depan pak Agus yang sudah siap akan melakukan sholat nya, sambil meraung-raung dan mencakar dinding di depan nya.
pak Agus, Wati dan Nissa pun tidak menghiraukan dan masih khusuk menjalankan ibadah nya sampai selesai, setelah selesai pak Agus langsung berdiri hendak menangkap kucing Nissa itu, seketika kucing Nissa itu langsung mati dengan perutnya yang membesar dan mulutnya mengeluarkan darah.
" ya Allah pus kamu kenapa hiks hiks hiks.." kata Nissa yang langsung menangis melihat kucing kesayangannya mati tiba-tiba dan tidak wajar di depan matanya
" ya Allah ada apa ini pak kenapa bisa seperti ini " tanya Wati yang juga sangat terkejut.
" bapak juga tidak tahu Bu, tiba - tiba saja begini " kata Agus
mereka pun sangat sedih dan bingung melihat kucing mereka mati tidak wajar begini, terlebih lagi Nissa ia sangat kehilangan kucing kesayangannya.
ke esok kan paginya, Nissa menguburkan kucing kesayangannya itu di sebelah rumahnya, sambil menangis Nissa menguburnya
" apa yang sudah terjadi padamu pus, kenapa bisa seperti itu hiks hiks hiks.. " tangis Nissa
tiba - tiba ada seseorang yang muncul dari balik pohon sebelah rumah Nissa
__ADS_1
" itu pertanda buruk Nissa kamu harus berhati-hati " kata seorang pemuda itu
" siapa kamu, apa maksud mu pertanda buruk " tanya Nissa dengan menghapus air matanya bekas menangis tadi
" kau tidak perlu tahu siapa aku, aku hanya memperingatkan mu kalau saat ini kamu dan keluarga mu dalam bahaya, dan kucingmu lah yang menjadi korban, karena telah melindungi kalian " kata pemuda itu lagi
" pupus hiks hiks hiks.. terimakasih pus atas pengorbanan mu hiks hiks hiks.." kata Nissa sambil menangis di depan kuburan kucing kesayangannya.
" tapi..." kata Nissa terhenti saat akan bertanya lagi, tapi orang itu sudah menghilang.
Nissa mencari orang itu di sekitarnya tapi tidak menemukan nya, akhirnya Nissa kembali masuk ke dalam rumahnya.
" mm Nissa di rumah aja deh kayaknya Bu, tapi bapak sama ibu jangan terlalu sore ya pulang nya " kata Nissa
" iya sayang ya sudah yu kita sarapan " kata Wati
mereka pun sarapan bersama, setelah sarapan orang tua Nissa pun pamit pergi ke sawah, dan tinggallah Nissa di rumah sendiri sambil membersihkan rumahnya.
__ADS_1
dari kejauhan seseorang sedang tersenyum misterius melihat Nissa yang hanya sendiri di rumah
setelah membersihkan rumah Nissa pun duduk di depan tv sambil rebahan nonton televisi.
dor dor dor
seketika kaget Nissa mendengar ada suara seperti bom yang meledak beberapa kali di atas rumahnya, karena penasaran Nissa pun keluar untuk melihatnya, dan setelah di lihat tidak ada apapun di atas sana, dan itu membuat Nissa sangat bingung.
setelah melihat tidak ada apapun Nissa masuk kembali ke dalam rumahnya.
ketika Nissa memasak di dapur, tiba - tiba tetangga Nissa datang lalu masuk ke rumah Nissa tanpa permisi lalu meminta sesuatu pada Nissa.
" Nissa kamu garam, saya minta sedikit ya buat masak, garam saya habis di rumah " kata tetangga Nissa itu
" iya boleh ini Bu Ros " kata Nissa yang kaget melihat Bu Ros yang masuk se enaknya dan setelah mendapat garam ia langsung pergi begitu saja dari rumah Nissa
Nissa hanya geleng-geleng kepala melihatnya, setelah kepergian Bu Ros Nissa pun merasakan hawa yang tidak nyaman, Nissa pun buru - buru menyelesaikan masakannya.
__ADS_1
setelah selesai memasak Nissa langsung pergi ke kamar nya dan berbaring di kasurnya, karena merasa badannya begitu panas seperti sedang terbakar
" panas, kenapa badanku panas sekali, bapak, ibu tolong Nissa panas Bu hiks hiks hiks.. " kata Nissa yang menangis sendirian di kamarnya sambil menahan rasa panasnya yang tiba-tiba.