Khairunnisa Anak Indigo

Khairunnisa Anak Indigo
part 7


__ADS_3

Sedangkan jiwa Nissa saat ini sedang berusaha melepaskan diri dari kurungan, dengan keadaan yang temaran yang berada di tengah hutan.


" ya Allah tolong lindungilah aku, berikan jalan keluar untuk ku agar aku bisa kembali ya Allah " doa Nissa yang selama ini iya lantunkan selama berada di dalam kurungan itu.


kembali ke raga Nissa.


saat ini mereka sudah sampai di kota tepatnya di rumah Ahmad Kaka kandungan Wati, dan di sambut istri Ahmad yang bernama melati.


" Alhamdulillah kalian sudah sampai, mari silahkan masuk, dan langsung bawa Nissa ke kamar " kata melati


" terimakasih banyak ka, maaf sudah merepotkan " kata Wati


" tidak apa-apa, kami senang bisa membantu " jawab melati


mereka pun langsung masuk dan membawa Nissa ke kamar yang sudah di siapkan oleh Melati, dan mereka pun langsung istirahat.


malam pun tiba, setelah sholat Maghrib berjamaah mereka makan malam bersama, sedangkan Nissa masih ada di kamarnya, yang saat ini menangis, tertawa, batuk dan berbicara sendiri, dengan suara has nenek - nenek.


setelah makan malam mereka berkumpul di ruang keluarga, dan membahas tentang Nissa.


" bagaimana ka, dimana orang itu, benarkah beliau bisa membantu " tanya Agus


" iya ka dan dimana beliau sekarang " tanya Wati

__ADS_1


" sabar Gus, Wati besok beliau akan kesini, dan berusaha membantu menyembuhkan Nissa, kita berdoa saja usaha kita kali ini berhasil " kata Ahmad


" amin semoga ka " kata Wati, Agus dan Melati bersamaan.


setelah berbicara mereka pun langsung istirahat, dan membiarkan Nissa dalam keadaan seperti itu, karena mereka tidak bisa berbuat apa-apa.


keesokan paginya, seperti yang mereka bicarakan kemarin saat ini mereka sedang menunggu kedatangan seseorang yang akan membantu mereka untuk menyembuhkan Nissa.


tidak lama seseorang yang mereka tunggu pun datang


" assalamualaikum, permisi " salam orang itu


" walaikum salam silahkan masuk pak Kiai " jawab mereka bersama


" silahkan di minum dulu air nya pak kiai " kata melati yang baru saja membuatkan minuman.


" terimakasih, boleh saya melihat ananda Nissa sekarang pa Ahmad, " tanya Kiai Soleh


" iya silahkan pak kiai, oh iya kenalkan pak ini adik saya dan suaminya, yang sekaligus orang tua Nissa " kata Ahmad


"iya saya Agus dan ini istri saya Wati pak kiyai " kata Agus dan langsung di anggukan oleh Wati


" salah kenal, saya Abdul saleh, imam dari masjid depan sana " kata Kiai Saleh

__ADS_1


" mohon pertolongan nya kiai, agar anak kami bisa sembuh kembali " kata Wati


" mohon pertolongan lah pada Allah, pak Bu dan saya hanya membantu semampu saya saja " kata Kiai


" terimakasih banyak pak kiyai, silahkan Nissa nya di kamar " kata Agus


" baiklah mari kita ke sana " ajak Kiai dan Langsung di anggukan mereka semua.


mereka semua pun langsung masuk ke kamar Nissa, dan melihat Nissa yang masih diam saja pada siang hari.


begitu melihat kiai, mata Nissa langsung melotot


" siap kau, mau ap kau kesini " kata Nissa dengan suara masih seperti nenek - nenek


" maaf kamu yang siap , kenapa berada di tubuh anak ini " kata Kiai


" pergi dari sini, jangan menggangguku, aku suka tinggal di tubuh ini ,hihihi..." kata Nissa sambil tertawa


" pergi dari tubuh anak ini, dan kembalikan lagi jiwa anak ini, kalau tidak jangan salahkan aku, kalau aku akan memusnahkan mu iblis jahanam " kata pak kiai


" kurang ajar, siapa kau yang berani kepada ku, kau yang akan ku kirim ke neraka, hihihi.. rasakan ini manusia bodoh hiiaa...." kata Nissa yang langsung menyerahkan pak kiai


dah mulai serem dan tegang nih😲😲😲

__ADS_1


__ADS_2