
setelah sampai di rumah wati dan nissa membersihkan diri dan memasak untuk makan siang. setelah itu nissa menghubungi melati untuk memberi kabar tentang pernikahan nya, melati pun sangat senang sekali mendengar kabar itu dan berjanji kalau tidak ada halangan iya akan datang lima hari sebelum hari H untuk membantu - bantu persiapan untuk acara nya.
sedangkan agus masih menyelesaikan urusan nya dengan RT dan lurah mengurus berkas - berkas untuk pernikahan nissa dan aditia dan di bawa ke KUA.
**
hari pun berganti tidak terasa lima hari lagi menuju hari H pernikahan nissa dan aditia.
tidak di sangka setiap hari nissa berkomunikasi dengan aditia untuk membahas pernikahan serta komitmen untuk rumah tangga mereka nanti, dan itu juga sudah di ketahui oleh keluarga masing-masing, dan membuat mereka yakin dengan semuanya.
saat ini nissa dan para tetangga mulai sibuk untuk memulai segalanya, dan saat nissa sedang berada di depan rumah tiba-tiba ada sebuah taksi yang datang tepat di depan rumahnya.
" assalamu'alaikum nissa sayang " sapa melati yang baru saja keluar dari dalam taksi itu
" eh Walaikum salam bi, akhirnya bibi sampai juga, nissa kangen bi " kata nissa yang menyambut dan memeluk bibi yang sangat nissa sayangi itu.
" sama bibi juga kangen banget sama kamu, bapak sama ibu mana niss? tanya melati
" ada di dalam rumah bi, sedang berkumpul bersama para tetangga, bibi apa kabar " kata nissa
__ADS_1
" oh gitu, alhamdulillah bibi Baik - baik saja. hanya pundak bibi saja yang sedikit sakit seperti sedang membawa beban berat " kata melati
" syukur alhamdulillah, sekarang masuk dulu bi, mungkin bibi kecapean nanti nissa pijitin ya biar sembuh sakitnya " kata nissa yang langsung di anggukan oleh melati
sebenarnya nissa sangat terkejut setelah kedatangan melati tadi nissa melihat ada sosok yang sedang menempel dan berpegangan di pundak melati, tapi nissa diam saja dulu ia tidak mau membuat bibi nya takut dan khawatir bila nissa katakan langsung.
mereka berdua pun langsung masuk kedalam dan nissa langsung membawa bibinya menemui orang tua yang ada di dapur bersama para tetangga yang membantu.
agus dan wati pun sangat senang dengan kedatangan melati, setelah saling mengungkap rindu wati pun menyuruh nissa untuk membawa melati beristirahat karena melihat kondisi kaka ipar nya terlihat kurang sehat.
nissa pun membawa melati ke kamarnya untuk mengobati nya.
" iya sayang makasih, tolong pijitin pundak bibi ya, rasanya berat sekali niss, seperti membawa beban berat rasanya " kata melati
" iya sini rebahan biar nissa pijitin " kata nissa saat mereka sudah sampai di kamar
melati pun langsung rebahan setelah membersihkan diri tadi, nissa pun langsung memijat melati sampai melati tertidur.
setelah melihat melati tertidur setelah iya pijat tadi, nissa langsung memejamkan mata nya dan seketika roh nissa keluar dari tubuhnya dan menarik sosok itu dan membawanya pergi dari situ.
__ADS_1
" kurang ajar kau siapa kau berani - berani nya kau menggangguku. " kata sosok itu yang kelihatan sangat marah pada nissa karena telah mengganggunya
" kamu yang kurang ajar, berani nya menempel pada bibi ku " kata nissa yang tak kalah marah nya.
" aku menyukai nya, dan aku ingin ikut bersama nya " kata mahluk itu
" kau itu berbeda, sebaiknya kau pulang ke tempat asal mu " kata nissa lagi
" tidak bisa, sudah ku bilang aku ingin ikut dengan nya " kata mahluk itu
" cepat pergi, kalau tidak aku akan memberimu pelajaran " kata nissa
" kau yang akan ku bunuh karena sudah berani untuk memisahkan ku dengan nya " kata mahluk itu lagi
mahluk itu pun langsung menyerang nissa, ia sangat marah pada nissa karena berani ingin memisahkan nya dengan melati
nissa pun tidak tinggal diam ia membalas setiap serangan dari makhluk itu.
perkelahian pun sangat sengit, makhluk itu terlihat sangat kuat sekali, tapi tidak membuat nissa takut, dan nissa terus membalas serangan dari makhluk itu.
__ADS_1