Khairunnisa Anak Indigo

Khairunnisa Anak Indigo
part 24


__ADS_3

" iya Bu, bapak juga sangat membenci keluarga mereka, dan besok kita pergi ke tempat orang pintar yang lain " kata pak Udin suami Bu Ros.


Di tempat lain saat ini Nissa sedang membersihkan kebun belakang rumahnya.


" mm mau petik sayuran apa ya buat makan nanti malam " kata Nissa sendirian


setelah melihat - lihat akhirnya Nissa memetik daun singkong beserta kacang panjang dan timun buat di jadikan lalapan untuk menu makan malam nya.


saat sedang memetik daun singkong tiba - tiba


" aduh... hey de hati - hati kalau lari " kata Nissa yang terjatuh karena di tabrak anak kecil yang sedang berlari di sebelahnya.


anak kecil itu tidak menghiraukan dan langsung menghilang di balik batang pohon singkong tak jauh dari Nissa


" Lo anak kecil tadi kemana, cepat sekali menghilangnya " kata Nissa yang bingung.


Nissa pun tidak memperdulikannya lagi, ia langsung memetik sayuran yang ia inginkan. setelah selesai Nissa langsung membawanya pulang ke rumah, sesampainya di rumah Nissa langsung masuk membawa sayurannya kedalam rumah.


setelah itu Nissa membersihkan dirinya dan mandi, karena merasa gatal dan kotor setelah dari kebun.


setelah selesai membersihkan diri Nissa hendak bersantai nonton tv.


tok tok tok


" assalamualaikum, Nissa niss kamu ada di dalam " kata zahra yang sambil mengetuk pintu rumah Nissa

__ADS_1


cekklek


" walaikum salam, Zahra ada apa " tanya Nissa


" tolong ibu ku niss, ibuku sakit aneh cepat niss " kata zahra yang saat ini sedang khawatir


" tenang dulu tenang ya, memang ibumu kenapa" tanya Nissa


" tadi pagi sebelum pergi ke kebun belakang ibu ku baik - baik saja, dan setelah datang dari sana ibu langsung merasakan sakit di kakinya dan sekarang kakinya bengkak bahkan sampai tidak bisa berjalan, hiks hiks hiks... tolong ibuku niss hiks hiks hiks.." kata zahra yang menjelaskan sambil menangis


" sudah, sudah berhenti menangis, ayo sekarang kita ke rumahmu untuk melihat ibumu " ajak Nissa


" iya hiks hiks hiks.." kata zahra masih sambil sesenggukan


sesampainya di sana mereka langsung masuk dan melihat ibu Zahra yang berbaring sambil merintih menahan sakit di kakinya.


Nissa yang melihat pun langsung terkejut


" kenapa anak kecil itu ada di situ dan selalu memegang kaki ibu Zahra " batin Nissa yang melihat, sedangkan Zahra tidak melihat apapun.


" lihat ibuku niss, bagaimana ini kita harus apa hiks hiks hiks.." kata zahra yang tidak tega melihat ibunya kesakitan


Nissa dan Zahra pun mendekati ibu Mita


" ibu sabar Bu, kenapa ibu bisa begini hiks hiks hiks...." kata zahra yang masih menangis

__ADS_1


" ibu juga tidak tahu nak, hiks hiks hiks... sakit hiks hiks..kaki ku sakit sekali hiks hiks hiks..." kata Mita ibu Zahra yang sangat kesakitan


Nissa pun duduk di sebelah anak kecil yang sedang erat memegang kaki Mita tadi, dan seketika Nissa memegang juga kaki Mita.


" kenapa kamu melakukan ini de, apa salah ibu ini " tanya Nissa yang berbicara dalam hatinya yang bisa di dengar langsung oleh anak itu


" aku benci dia, dia sudah menghancurkan rumah ku, dia harus merasakan akibatnya " kata anak kecil itu yang berbicara dan hanya bisa di dengar oleh Nissa saja.


" sekarang kami harus apa, agar kamu mau memaafkan dan melepaskan nya " tanya Nissa lagi


" beri aku makanan, setelah itu aku akan melepaskan nya. dan aku juga butuh tempat tinggal, terpaksa aku harus mencari tempat tinggal baru lagi " kata anak itu


" baiklah kami akan memberikan mu makanan, dan setelah itu aku akan mengenalkan mu pada kedua sahabat ku, mereka akan memberimu tempat tinggal yang baru, apa kau mau " tanya Nissa


" iya, iya aku mau, cepat berikan aku makanan baru aku melepaskan nya " kata anak itu


" kamu mau makan apa " tanya Nissa


" aku mau makan telur serta kopi manis dan pahit dan juga air kembang " kata nya


" baiklah aku akan membuatnya " Nissa yang langsung di anggukan oleh anak kecil itu


setelah lama memegang kaki Mita cukup lama, dan sambil berbicara tadi Nissa pun langsung ke dapur bersama Zahra


" gimana niss, kamu bisa menolong ibuku kan hiks hiks hiks.. " tanya zahra saat mereka sudah keluar dari kamar ibu Zahra.

__ADS_1


__ADS_2