
Setelah nissa duduk sebentar dan melihat kondisi dan keadaan pak kyai sudah kembali sehat dan baik - baik saja, agus pun mengajak nissa untuk pulang.
" maaf pa kiai berhubungan hari sudah mulai sore kami pamit dulu " kata agus
" iya tidak apa Gus, lain kali main lagi kemari ya, Terima kasih banyak sudah berkenan menjenguk saya " kata kiai
" sama - sama pak kiai, kalau begitu kami pamit dulu mari pak kiai, bu yanti dan nak Adit assalamu'alaikum " pamit agus
" nissa pulang dulu ya pak kiai, bu yanti dan ka Adit, assalamu'alaikum " pamit nissa juga
" Walaikum salam, sekali lagi Terima kasih banyak nak, sudah menolong bapak " kata Pak kiai pada nissa
" Walaikum salam " jawab yanti dan Adit.
" Terima kasih banyak nissa " kata yanti
" Terima kasih banyak nissa sudah menolong ayah saya " kata Adit
" sama - sama " kata nissa
agus dan nissa pun berjalan ke arah pulang ke rumah ahmad.
Di pertengahan jalan saat mereka melewati rumah kosong yang belum lama tidak di tempati itu, nissa melihat satu keluarga yang sedang duduk di teras rumah itu sambil melambangkan tangan pada nissa.
" astaghfirullah " kata nissa sambil mengusap d***nya karena terkejut
" ada apa kak " tanya agus
__ADS_1
" tidak apa - apa pak " jawab nissa
" ya sudah yu cepat jalan nya, sudah hampir magrib " kata agus lagi
" iya Pak " kata nissa
" aneh perasaan pagi tadi saat lewat mereka tidak terlihat, kenapa baru sekarang mereka menampakkan diri, iiiiihh ...serem banget deh " batin nissa yang langsung berlalu melewati rumah itu
" astaghfirullah " kaget nissa lagi melihat sosok kakek - kakek yang duduk di pinggir jalan dekat rumah ahmad
" ada apa lagi nak " tanya agus
" tidak apa - apa pak " kata nissa yang langsung berjalan di sebelah agus karena merasa sedikit takut melihatnya.
" ya ampun, serem banget " kata nissa dalam hati
sesampainya di rumah almarhum ahmad mereka pun langsung masuk.
" assalamu'alaikum bu, ka melati " panggil agus
" Walaikum salam, bapak baru pulang " kata wati
" iya bu " jawab nissa dan agus bersamaan
mereka pun langsung masuk karena hari pun sudah magrib.
setelah sholat magrib bersama mereka makan malam bersama setelah selesai mereka duduk di ruang keluarga.
__ADS_1
" bagaimana kabar pak kyai, pak " tanya wati
" iya apakah beliau sudah sehat " tanya melati
" alhamdulillah sekarang beliau sudah baikan dan sehat kembali bu, ka " jawab agus
" memangnya beliau sakit apa pak " tanya wati yang juga di anggukan oleh melati
agus pun menceritakan semuanya, dan itu membuat wati dan melati sangat terkejut dan langsung memeluk nissa
" benarkah itu pak, kamu tidak apa - apa sayang " tanya wati yang kelihatan begitu khawatir pada nissa
" kamu ga terluka kan nissa " tanya melati yang juga sangat mencemaskan nissa setelah mendengar cerita itu.
" alhamdulillah bu, bi nissa sudah tidak apa. setelah menolong pak kyai nissa langsung di bawa ke tempat kakek buyut, dan kakek sudah memulihkan kembali tenaga nissa " jawab nissa
" alhamdulillah kalau begitu " kata wati
" tega sekali mereka, apa salah keluarga kita pada mereka, kenapa mereka tega sekali berbuat seperti itu pada keluarga kita, terutama ka ahmad, hiks hiks hiks... " kata melati sambil menangis
" sabar ka, mau bagaimana lagi semua sudah terjadi hiks hiks hiks.. " kata wati yang juga ikut menangis sambil menenangkan melati
" ikhlas kan bu, ka melati biarkan Tuhan yang membalas semuanya " kata agus
" iya bu, bi kemarin malam arwah paman datang menemui nissa, paman berpesan agar kita semua mengikhlaskan kepergiannya, agar paman tenang di sana. dan paman juga bilang kalau paman sangat sayang pada kita semua, ini semua sudah takdir untuk paman, paman juga sudah ikhlas menerima nya , jadi jangan terlalu berlarut dalam kesedihan kata paman " kata nissa
" benarkah nissa, paman mu bilang begitu " tanya wati dan langsung di anggukan oleh nissa
__ADS_1
" lalu bagaimana dengan orang jahat itu nissa, mungkinkah mereka mengincar kita lagi hiks hiks hiks.. " tanya melati yang masih menangis sesegukan.
" insya Allah tidak lagi bi, mungkin mereka sudah mendapatkan balasannya sekarang " kata nissa yang juga di anggukan agus.