Khairunnisa Anak Indigo

Khairunnisa Anak Indigo
part 9


__ADS_3

sementara di tempat lain, saat ini seseorang sedang lemas tak berdaya dengan batuk dan mulut mengeluarkan darah.


" sialan kalian, tunggu pembalasanku akan ku buat keluarga kalian hancur dan menderita " kata orang itu


**


kembali ke Nissa


setelah selesai membantu membantu mengobati Nissa, Kiai Soleh pun pamit pulang


" ya sudah ingat pesan saya tadi ya, kalau ada apa - apa kalian hubungi saja saya kembali, ya sudah saya pamit dulu pak Ahmad, pak Agus, Bu Melati dan Bu Wati, dan juga kamu nak Nissa, jalani lah hidup mu dan terima yang sudah menjadi takdir mu nak, saya pergi dulu assalamualaikum " kata Kiai


" iya pak kiyai, walaikum salam, jawab mereka semua


Kiai Saleh pun pergi untuk kembali ke mesjid.


sedangkan Nissa dan keluarganya saat ini sedang berbincang - bincang kembali di ruang keluarga.


" Nissa apa yang kamu rasakan saat ini nak" tanya Agus


" Nissa sudah lebih baik pak " jawab Nissa


" sebenarnya apa yang terjadi pada mu selama ini nak " tanya Ahmad


" Nissa juga tidak tahu paman, yang Nissa ingat selama ini Nissa terkurung di tempat yang agak gelap di tengah hutan............." kata Nissa yang menceritakan kejadian tadi pada orang tua dan pamannya.

__ADS_1


" syukurlah kamu sudah sembuh sayang " kata Wati


" iya Bu " jawab Nissa


" ya sudah mari kita istirahat sekarang " kata Ahmad, yang langsung di anggukan oleh mereka


sudah seminggu mereka berada di rumah Ahmad, dan sekarang mereka akan pulang ke desa mereka.


" pamit dulu ya ka melati " kata Wati


" iya hati-hati di jalan ya, kalau ada apa-apa hubungi kami " kata Melati


" iya ka assalamualaikum " pamit Wati dan keluarga nya


" walaikum salam dah Nissa " kata melati


mereka pun berangkat dan di antar pak Ahmad lagi menggunakan mobilnya sampai ke desa.


setelah menempuh perjalanan beberapa jam akhirnya mereka sampai di desa dan di rumah Agus


" Alhamdulillah akhirnya kita sampai juga " kata Agus


" iya pak, ya sudah yu masuk " kata Wati


mereka pun langsung masuk ke rumah.

__ADS_1


" astaghfirullah " kaget Nissa saat melihat ada seseorang berbadan besar hitam di pojok rumah menuju ke dapur.


" ada apa sayang " tanya Wati


seketika Agus teringat yang pak kiai berikan untuk memagari rumah mereka, dan Agus pun melakukannya.


setelah pak Agus melakukan nya, seketika orang yang di lihat Nissa tadi langsung hilang, dan Nissa pun bernafas lega.


ke esok kan paginya


Ahmad menginap semalam di rumah Agus dan sekarang ia akan kembali ke kota.


" paman pulang dulu ya Nissa, baik - baik di rumah " kata Ahmad


" Kaka pulang dulu ya Wati, Agus. kalau ada apa-apa hubungi Kaka langsung ya " kata Ahmad lagi


" iya ka/ paman " kata mereka bersamaan


" ya sudah assalamualaikum " pamit Ahmad


" walaikum salam hati - hati di jalan ka " kata Agus dan Wati yang langsung di anggukan oleh Ahmad


setelah kepulangan Ahmad, hari - hari mereka pun mereka jalani seperti biasa, Nissa sudah tidak bersekolah lagi sekarang, setelah kejadian itu yang membuat Nissa begitu, orang tua Nissa pun memberhentikan Nissa sekolah karena umurnya yang sudah delapan belas tahun, dan tak pantas lagi untuk bersekolah SD.


**

__ADS_1


dua tahun berlalu kehidupan Nissa dan keluarganya sudah baik - baik saja, dan sekarang umur Nissa sudah berusia dua puluh tahun, dan saking keseringan Nissa melihat orang yang tak kasat mata itu, sekarang Nissa sudah tidak takut lagi dan sudah biasa akan hal itu, bahkan ia sering bicara pada mereka.


saat malam tiba, ketika Nissa dan keluarganya akan menjalankan sholat Maghrib bersama tiba - tiba........?????


__ADS_2