Khairunnisa Anak Indigo

Khairunnisa Anak Indigo
part 46


__ADS_3

Bu siti pun sangat heran dan bingung melihat pak rahmat katanya mau merantau ke kota, tapi malah pergi ke kebun belakang rumah.


" lo kemana perginya bapak, bukan tadi ke kebun sini " kata wati yang tambah bingung mencari suaminya yang tiba-tiba hilang di kebun.


siti pun bingung dan ia pun menunggu sampai malam berharap suaminya kembali, dan sampai pagi menjelang pun suaminya belum juga kembali, dan itu membuat siti sangat bingung dan panik.


siti pun memanggil para tetangga termasuk pak agus saat ini.


( plash back of) :


" begitu lah bu wati pak agus, tolong bantu saya mencari suami saya pak " kata siti yang sangat khawatir dan sedih saat ini.


" baik lah bu siti, saya akan bantu mencarinya " kata agus yang langsung di anggukan siti.


" ya sudah bu, bapak pergi dulu ya assalamu'alaikum " pamit agus pada istrinya


" iya Pak hati - hati, nanti ibu nyusul. Walaikum salam " jawab wati


" kalau begitu saya permisi dulu bu wati, assalamu'alaikum " kata siti


" Walaikum salam " jawab wati

__ADS_1


bu siti dan pak agus pun langsung pergi menuju ke rumah bu siti, dan sudah begitu banyak para tetangga yang berkumpul di sana untuk membantu mencari pak rahmat yang hilang, agus pun langsung bergabung bersama para warga dan langsung pergi ke kebun belakang rumah untuk mencari pak rahmat, sedangkan siti langsung masuk ke dalam rumah karena tidak di perbolehkan warga ikut mencari sebab bu siti dalam kondisi hamil tua saat ini.


bu siti guru nissa di sekolah itu sedang hamil tujuh bulan saat ini, dan sedang mengandung anak pertama nya dengan pak rahmat.


" nissa ibu mau ke rumah bu siti, nissa mau ikut " ajak wati


" memangnya ada apa bu " tanya nissa


wati pun menceritakan pada nissa apa yang di ceritakan bu siti padanya tadi.


" iya bu ayo, nissa ikut ibu ke sana " kata nissa setelah mendengar apa yang di ceritakan wati padanya.


" iya ayo nak " ajak wati


setelah sampai wati pun langsung masuk untuk menenangkan bu siti yang terus menangis mengkhawatirkan suaminya.


sedangkan nissa langsung menuju zahra yang sudah ada depan rumah bu siti.


sudah tiga jam lebih para warga mencari hingga sampai ke penjuru desa tapi tetap saja belum ketemu ke mana pak rahmat pergi.


" sampai sekarang belum ada kabar dari para warga tentang pak rahmat, pergi kemana ya niss? " tanya zahra

__ADS_1


" iya aku juga bingung " jawab nissa


" bagaimana kalau kita ke kebun bu siti di belakang, siapa tahu ada petunjuk " ajak zahra


" yu dari pada kita hanya berdiam diri saja di sini " kata nissa, ya juga di anggukan oleh zahra


mereka berdua pun pergi ke kebun belakang rumah bu siti, sedangkan yang lain masih berkumpul di depan rumah.


sesampainya di kebun nissa dan zahra terus mencari petunjuk, dan tidak sengaja nissa melihat segerombol pohon pisang di pinggir kebun bu siti. entah mengapa nissa begitu tertarik dengan segerombolan pohon pisang itu.


nissa pun mendekat dan zahra pun mengikutinya dari belakang.


" kamu mau kemana nissa " tanya zahra


" itu mau melihat segerombol pohon pisang di sana " jawab nissa


" mau ngapain, memangnya ada petunjuk di sana niss " tanya zahra


" entah lah, kita lihat saja dulu. aku merasa ada yang aneh saja dengan segerombol pohon pisang itu " jawab nissa


" ya sudah ayo kita ke sana " ajak zahra dan langsung di anggukan oleh nissa.

__ADS_1


mereka berdua pun menuju ke arah segerombol pohon pisang yang ada di pinggir kebun bu siti itu.


setelah sampai di sana zahra pun langsung mengelilingi dan mencari di sekitar pohon pisang itu tapi tidak menemukan apapun, sedangkan nissa sesampainya di sana langsung merasakan ada sesuatu yang aneh, iya melihat ada sebuah pintu gerbang yang ada di gerombolan pohon pisang itu dan di jaga oleh sosok hitam besar yang sangat mengerikan di depan pintu tepatnya di dalam segerombol pohon pisang itu.


__ADS_2