
Hari pun sudah sore orang tua Nissa pun sudah kembali dari sawah, dan bertapa kagetnya Nissa saat melihat seseorang yang mengikuti ibunya di belakang, dan ketika hendak masuk rumah mahluk itu pun menghilang.
Nissa pun bersyukur mahluk itu menghilang dan tidak ikut masuk ke dalam rumahnya.
waktu Maghrib pun tiba, Nissa dan kedua orang tua pun melakukan ibadah bersama, setelah selesai mereka pun makan malam bersama.
setelah selesai makan malam mereka pun bersantai di ruang keluarga sambil menunggu waktu isya.
" uhuk uhuk uhuk.. , kenapa leherku sakit sekali seperti sedang di tusuk - tusuk " kata Wati dalam hati.
Agus dan Nissa pun tidak tahu kalau saat ini Wati sedang menahan rasa sakit di lehernya, karena mereka sedang asyik memperhatikan TV. ketika Nissa melihat ke arah ibunya, bertapa kagetnya Nissa melihat Wati yang sedang kesekitan, dan tidak mengeluarkan suara sedikitpun.
" ibu, ibu kenapa " kata Nissa yang langsung panik melihat kondisi ibunya yang tiba-tiba kesakitan.
" apa yang sudah terjadi pada ibu " kata Agus yang juga mulai panik.
Wati tidak bisa menjawab karena merasakan sakit yang luar biasa di lehernya, dan sampai membiru.
__ADS_1
" ya Allah ibu " kata Nissa yang bingung harus berbuat apa
" bagaimana ini Nissa, apa yang harus kita lakukan " kata Agus yang juga sangat bingung.
" cepat ambil air Yasin yang selalu di buat ibumu Nissa dan juga garam dapur sedikit lalu, minum kan air itu dan taburkan sedikit garam itu di leher ibumu. sekarang " kata Aisyah yang tiba-tiba muncul.
" iya ka " kata Nissa yang langsung melakukannya.
setelah meminumkan air itu Wati pun sudah mulai tidak sakit lagi, dan setelah mengasai kan garam di leher Wati, seketika sakit dan biru yang ada di leher nya pun langsung hilang.
" ibu sudah tidak apa-apa " tanya Agus lagi
" Alhamdulillah ibu sudah tidak apa-apa pak, Nissa. ibu tidak tahu kenapa penyakit nya datang tiba-tiba " kata Wati
" ya sudah yang penting ibu sudah baik - baik saja, ayo sekarang kita sholat isya dulu baru istirahat " kata Nissa
" iya sebaiknya kita langsung sholat saja, mohon perlindungan pada yang kuasa " kata Agus yang juga sudah lega melihat istrinya yang sudah tidak apa-apa.
__ADS_1
mereka pun langsung sholat isya berjamaah, setelah selesai mereka pun langsung beristirahat.
dan seperti biasa juga setelah selesai sholat Nissa beristirahat dan langsung tidur jiwa Nissa pun langsung pergi ke alam gaib untuk menemui kakek buyut nya menanyakan perihal ibunya tadi.
begitu juga dengan Wati dan Agus, mereka juga langsung tertidur setelah selesai sholat isya tadi, ketika tengah malam Wati merasakan begitu sesak di dadanya, dan seperti ada seseorang yang menarik paksa jiwanya untuk keluar dari raganya.
dengan sekuat tenaga Wati menahan rasa sakitnya, berbagai doa yang Wati lafalkan, sambil berzikir Wati menahan agar tidak ikut tertarik oleh makhluk itu yang dari tadi berusaha membawa jiwa nya keluar dari raganya.
" ya Allah, lindungilah hamba ya Allah, berikan hamba kekuatan untuk melawannya ya Allah " kata Wati dalam hati nya sambil terus berzikir dan melafalkan doa doa yang ia bisa.
hampir setengah malam Wati merasakan hal itu, dan Agus tidak mengetahuinya, karena Wati kelihatan seperti sedang tertidur pulas saja.
setelah mendapat penjelasan dari kakek buyutnya Nissa pun segera kembali, dengan perasaan cemas dan khawatir terhadap ibunya.
jiwa Nissa pun kembali ke raganya, Nissa langsung membuka mata dan bangun. dan seketika Nissa pun langsung menuju ke kamar orang tua nya untuk menolong ibunya.
tok tok tok..
__ADS_1