
bertapa terkejut nya wati setelah mendengar bu siti sedang dalam proses melahirkan saat ini.
" apa ibu sebaiknya ke sana ya pak " tanya wati pada agus
" tidak usah bu, sebaiknya besok pagi saja kalau mau kesana untuk menjenguknya. kalau sekarang takut mengganggu proses nya " kata agus dan wati pun langsung mengangguk untuk mengiyakan
sedangkan pak kiai dan keluarga nya hanya diam saja mendengar agus dan wati berbicara.
karena malam sudah semakin larut mereka semua pun langsung beristirahat dan tidur.
ke esok kan paginya, setelah sarapan pak kiai beserta keluarganya pamit untuk pulang ke kota.
" pak agus, bu wati dan nissa kami kembali ke kota dulu ya, nanti dua minggu lagi kami akan datang lagi kemari untuk melaksanakan pernikahan aditia dan nissa " kata pak kiai
" iya Pak kiai, dan karena acaranya di adakan di sini, biar saya saja yang mengurus semuanya. " kata agus
" baiklah pak agus, kami serahkan segalanya pada pak agus dan bu wati " kata pak kiai
" dan ini ada sedikit dana dari kami untuk membatu kebutuhan dan keperluan buat acara nanti " kata yanti yang menyerahkan sebuah amplop pada wati.
" MasyaAllah ini banyak sekali pak kiai bu yanti " kata wati yang sangat terkejut setelah mengambil amplop yang di berikan tadi dan melihat dalamnya.
__ADS_1
" tidak apa - apa bu ambil saja dan gunakan untuk membantu keperluan dan kebutuhan acaranya nanti dan untuk membeli keperluan yang nissa butuhkan " kata aditia
" iya bu wati pak agus, ambil saja. " kata pak kiai
" baiklah kami Terima pak kiai bu yanti dan nak aditia, terimakasih banyak ini akan kami gunakan untuk mengurus semua, sekali lagi terimakasih banyak " kata agus yang juga di anggukan oleh wati.
" sama - sama, baiklah pak agus bu wati dan nak nissa, kami pamit pulang dulu tu taksi nya sudah menunggu mari assalamu'alaikum " pamit pak kiai
" kami pulang dulu pak, bu, nissa. assalamu'alaikum " pamit yanti
" aditia pulang dulu pak, bu dan nissa assalamu'alaikum " pamit aditia juga
" hati - hati di jalan pak kyai bu dan nak aditia " kata agus yang langsung di anggukan oleh pak kiai serta anak dan istrinya.
mobil taksi yang membawa pak kiai dan keluarga nya pun langsung jalan dan berangkat menuju ke kota.
dan tinggal lah nissa dan orang tuanya yang masih berada di depan rumah setelah melihat kepergian mobil taksi tadi.
" pak, ibu mau menjenguk bu siti yang habis melahirkan dulu ya pak, kamu mau ikut niss " kata wati
" iya bu nissa ikut mau menjenguk bu siti " kata nissa
__ADS_1
" oh ya sudah bapak juga mau ke tempat pak lurah dan pak RT untuk mulai mengurus semua nya agar tidak terlalu terburu-buru " kata agus
" iya Pak ya sudah ibu sama nissa duluan ya assalamu'alaikum " pamit wati setelah meletakkan amplop pemberian pak kiai tadi di dalam rumah.
" iya Walaikum salam " jawab agus
nissa dan wati pun langsung berjalan menuju rumah bu siti, dan di sana sudah banyak ibu - ibu dan anak - anak yang menjenguk bu siti setelah melahirkan.
" assalamu'alaikum alhamdulillah sudah lahiran, gimana bu siti lancar saja kan proses melahirkan nya, apa jenis kelamin anak nya bu " tanya wati yang sedikit cemas setelah mendengar cerita nissa dan aditia tadi malam
" Walaikum salam, alhamdulillah bu lancar dan selamat semuanya, laki-laki bu wati " jawab bu siti
" alhamdulillah semuanya lancar dan selamat, selamat ya bu siti " kata nissa
" terimakasih nissa " kata bu siti ya di anggukan oleh nissa
saat wati dan yang lain sedang mengobrol bersama dengan bu siti sambil melihat bayi laki-laki yang baru lahir itu, tidak sengaja nissa melihat sosok perempuan pakai baju putih dengan rambut panjang dan muka yang tampak tidak jelas berdiri di pojok kamar bu siti, dan membuat bayi bu siti yang baru lahir itu menangis dengan kerasnya.
" ada apa sayang, kamu lapar ya " kata ibunya bu siti dan langsung mengangkat dan memberikan bayi itu pada siti untuk di susui.
bayi itu pun masih tetap menangis dan tidak mau berhenti, mereka yang ada di sana pun langsung panik apa lagi bu siti, ia sangat bingung bagaimana cara menenangkan nya.
__ADS_1