
Kiai Soleh langsung duduk bersila sambil memejamkan mata nya di depan Nissa, sedangkan Nissa juga melakukan hal yang sama.
mereka yang melihat pun bingung tidak berani berkata apa - apa dan langsung duduk di belakang pak kiai.
di alam bawah sadar Nissa.
Nissa sangat terkejut melihat tiba - tiba ada dua orang yang timbul di depan nya dan langsung bertarung satu sama lain.
dengan serangan yang kuat nenek itu hendak melawan kiai Soleh, dan kiai itu langsung menglapalka ayat-ayat suci Alquran, dengan kilatan cahaya dan tasbih yang di pegang nya kiai Soleh berhasil mengalahkan nenek itu dan mengikatnya dengan surah tasbih yang melingkar di tangannya, seketika nenek itu pun langsung tertunduk tidak berdaya.
" ampun, jangan ikat saya sakit... ampun tuan " kata nenek itu sambil menjerit
" katakan apa tujuan mu masuk kedalam raga anak ini " tanya Kiai
" ampun tuan saya hanya di suruh " kata nenek
" siapa yang menyuruh mu, dan apa tujuannya " tanya Kiai lagi
" seseorang tetangga yang tidak jauh dari rumah gadis ini, ia hanya ingin membuat keluarga anak ini hancur, tuan tolong lepaskan saya " kata nenek
__ADS_1
" baiklah aku akan melepaskan mu, kembali lah ke pengirim mu, dan jangan pernah mengganggu anak ini lagi, kalau tidak aku akan memusnahkan mu" kata Kiai
" baiklah tuan saya akan pergi dan kembali ke tempat pengirim saya, dan tidak akan mengganggu anak ini lagi " kata nenek itu
pak kiai pun melepaskan ikatan nenek, dan nenek pun langsung pergi dari sana
pak kiai langsung menghancurkan kurungan Nisa, dan membawa kembali jiwa Nissa ke raganya, seketika kiai pun langsung membuka matanya, dan tidak lama Nissa pun sadar dan matanya juga.
saat Nissa membuka matanya, ia langsung bersyukur bisa kembali lagi dengan keadaan selamat.
" Alhamdulillah, bapak , ibu Nissa kembali " kata Nissa senang
" tidak apa-apa Bu" jawab Nissa
" terimakasih banyak pak kiyai, sudah menolong dan membantu anak saya " kata Agus
" sama - sama pak Agus " kata Kiai
" maaf pak kiai, kalau boleh tahu apa yang sudah terjadi pada keponakan saya " tanya Ahmad
__ADS_1
" begini pak, Nissa seperti ini karena ada orang yang iri dengki pada keluarga bapak Agus, sehingga menyerang dan menyakiti Nissa seperti ini. " kata Kiai
" astaghfirullah, siapa mereka Kiai " tanya Wati
" saya tidak bisa menyebutkan namanya, tapi yang jelas orang itu adalah tetangga pak Agus sendiri yang sangat merasa iri dengki kepada keluarga pak Agus, tapi saran saya kalian berhati-hati dan tetap bersikap baik lah pada tetangga dan siapapun yang di sana, dan jangan membalasnya " kata Kiai
" tapi mereka sudah sangat keterlaluan pak kiai, mereka sudah membuat anak saya seperti ini " kata Wati lagi, yang masih tidak terima, anaknya jadi seperti ini.
" ikhlas kan semuanya, dan serahkan semua pada yang kuasa Bu Wati, selalu berdoa semoga yang kuasa membukakan pintu hati orang itu agar tidak berbuat zolim lagi kepada keluarga kalian " kata Kiai
" baiklah pak kiai, kami ikhlas menerima semuanya, semoga saja mereka tidak menyakiti kami lagi " kata Agus
" amin, dan sekarang saya akan memberikan kalian sesuatu untuk memagari diri kalian dan rumah kalian " kata Kiai
kiai Soleh pun langsung memberikan sesuatu untuk memagari Nissa dan kedua orang tuanya serta rumah mereka, agar tidak ada yang menggangu dan menyakiti mereka lagi, dengan cara halusnya.
" Nissa, sebenarnya kamu adalah anak spesial yang memiliki kelebihan dari manusia biasa lainnya, kamu memiliki Indra ke enam yang bisa melihat dan berinteraksi dengan mahluk tak kasap maka, dan kamu syukuri nak karena suatu saat kelebihan mu ini akan berguna untuk orang lain " kata Kiai pada Nissa
" iya pak kiyai Nissa akan mencoba menerima semuanya " kata Nissa
__ADS_1
sedangkan sementara orang tua dan paman Nissa hanya diam saja mendengarkan.