Khairunnisa Anak Indigo

Khairunnisa Anak Indigo
part 37


__ADS_3

Dengan sekuat tenaga Nissa dan kedua temannya menghadapi sosok itu.


pertarungan sangat sengit, dengan sekuat tenaga mereka melawan tapi tidak membuat sosok itu kalah.


Dengan amarah yang sangat besar membuat tubuh Nissa mengeluarkan cahaya biru yang sangat menyilaukan, dan kekuatan Nissa pun bertambah besar. Tapi tidak membuat sosok itu takut sedikitpun dan masih menyerang dengan seluruh kekuatannya.


Fatimah dan Aisyah sudah tidak kuat lagi melawan sosok itu, dan hanya Nissa sendiri yang menghadapinya.


pertarungan mereka sangat sengit, sama - sama mengeluarkan kekuatan yang sangat besar, dan itu membuat tubuh asli Nissa yang sedang duduk bersila pun bergetar hebat.


Aditya dan Yanti pun sangat terkejut melihat Nissa yang seperti itu, terlebih lagi Agus ia sangat khawatir melihat keadaan Nissa saat ini.


melihat Nissa yang seperti itu, Aditya pun langsung berwudhu dan mengambil Al Qur'an dan langsung duduk di depan Nissa dan langsung membacanya.


sedangkan Agus memegang erat tubuh anaknya yang bergetar hebat itu, sedangkan Yanti pun langsung duduk di sebelah putra nya dan ikut mengaji bersama.


suara lantunan ayat suci Al-Quran yang di bacakan Aditiya sangat merdu dan itu pun sampai pada Nissa, dan membuat kekuatan Nissa semakin bertambah, sehingga dengan sekuat tenaga Nissa mengalahkan sosok itu.


mendengar suara lantunan ayat suci itu membuat sosok itu melemah dan kekuatan Nya pun berkurang karena merasakan sakit yang luar biasa di telinga nya.

__ADS_1


" aaaaaaa hentikan suara itu... " teriak makhluk itu


melihat sosok itu kesakitan dan lengah membuat Nissa tidak menyia-nyiakan kesempatan itu untuk memusnahkannya, dengan memusatkan seluruh kekuatannya, dan di bantu lantunan ayat suci itu Nissa mengumpulkan cahaya hingga jadi satu di telapak tangannya.


Dan tidak membuang waktu lagi Nissa langsung melempar gumpalan cahaya itu pada sosok itu, hingga membuat sosok itu terbakar hangus dan menjadi abu lalu hilang bersama hembusan angin.


sedangkan Nissa langsung terduduk lemas, karena telah mengeluarkan seluruh tenaga nya, Fatimah dan Aisyah pun langsung menghampirinya.


" kamu tidak apa-apa niss " tanya Fatimah yang sangat khawatir dengan keadaan Nissa.


sedangkan Aisyah tidak bisa berbicara apapun karena masih terkagum-kagum melihat kehebatan Nissa tadi.


seketika pintu gaib pun terbuka dan memperlihatkan sosok pak kiyai yang terkurung di dalam sebuah sangkar yang cukup besar, Nissa dan kedua temannya pun langsung menghampiri pak Kiai itu.


" pak kiyai, pak kiyai tidak apa-apa " tanya Nissa


" Alhamdulillah bapak tidak apa-apa nak " jawab pak kiyai itu


" mundur pak Nissa akan mencoba menghancurkan kurungan ini " kata Nissa dan langsung di anggukan oleh pak kiyai itu

__ADS_1


Dengan sisa kekuatan Nissa, ia mencoba menghancurkan kurungan itu, dan dalam sekejap kurungan itu pun hancur seketika oleh kekuatan yang Nissa kumpulan di tangannya yang langsung di lemparkan Nissa ke arah kurungan itu.


setelah itu Nissa pun langsung lemas tidak punya tenaga lagi, dan dengan cepat Fatimah dan Aisyah membopongnya.


" Alhamdulillah, terimakasih kasih nak, dengan mengeluarkan seluruh tenaga mu, kamu sudah menyelamatkan saya, terimakasih kasih" kata pak kiyai


" sama - sama pak kiyai, sekarang pak Kiai kembalilah kasihan istri dan anak bapak di sana " kata Nissa


" lalu kamu sendiri bagaimana, kondisi mu sangat lemah saat ini " kata Kiai itu yang mencemaskan kondisi Nissa saat ini


" tidak apa-apa pak kiyai, kami akan membawa Nissa ke mesjid tempat kakek buyut nya untuk memulihkan tenaga Nissa kembali " kata Fatimah


" dan katakan pada ayah Nissa kalau saat ini Nissa baik - baik saja dan hanya butuh istirahat sebentar " kata Aisyah


" baiklah saya akan kembali, sekali lagi terima kasih banyak nak, atas semua bantuan dan pertolongan mu " kata pak kiyai yang langsung di anggukan oleh Nissa yang sudah tidak sanggup bersuara lagi.


" kalau begitu kami permisi pak kiyai, kami akan membawanya sekarang, assalamualaikum " pamit Fatimah dan juga di anggukan oleh Aisyah


" iya baiklah, walaikum salam " jawab pak kiyai

__ADS_1


mereka bertiga pun langsung pergi dan menghilangkan dan tempat itu, sedangkan roh pak kiyai kembali ke tubuhnya lagi.


__ADS_2