Khairunnisa Anak Indigo

Khairunnisa Anak Indigo
part 19


__ADS_3

malam pun telah berlalu, pagi - pagi sekali setelah sholat subuh Wati pergi ke pasar untuk menjual sayurannya, sedangkan Nissa memasak dan membersihkan rumahnya.


" assalamualaikum Nissa, kamu lagi apa " tanya zahra yang tiba-tiba datang


" eh walaikum salam Zahra, nih lagi bersih - bersih rumah aku, ada apa " tanya Nissa


" temani aku kerumah sepupu aku yu, yang rumahnya ada di ujung desa ini " kata zahra


" memangnya mau ngapain ke sana Zahra " tanya Nissa


" nengokkin sepupu aku katanya lagi sakit, temani aku ya Nissa, kesana jalanan agak sepi, aku takut sendirian " ajak Zahra


" iya deh, aku tutup rumah dulu ya " kata Nissa


" iya yu cepat buruan " kata zahra


" iya sabar sebentar " kata Nissa


setelah selesai menutup rumah, Nissa dan Zahra pun berangkat pergi ke rumah sepupu Zahra yang ada di ujung desa


saat di tengah jalan


" astaghfirullah, permisi " kata Nissa yang tiba-tiba melihat anak kecil yang sedang melintas di depan mereka.

__ADS_1


" ada apa Nissa, kamu seperti kaget gitu " tanya zahra


" ga papa ko, ayo lanjut jalan sebentar lagi kita sampai " kata Nissa yang tidak mau bercerita pada Zahra, karena temannya ini sangat penakut.


setelah sampai di rumah sepupu Zahra mereka pun langsung masuk


" assalamualaikum bibi, Zahra datang " kata zahra


" walaikum salam, eh ponakan bibi, kamu Sama siapa kesini sayang " tanya Neneng bibi Zahra


" sama Nissa Bi, mau nengokkin ka Hany, katanya sakit ya bi, sakit apa bi ? " tanya zahra


" bibi juga ga tahu Zahra, sejak kemarin Hany hanya diam saja dan tatapan matanya kosong, ayo masuk dulu Zahra, Nissa " kata Neneng


" sudah panggilkan pak ustadz bi, seperti nya penyakit ka Hany tidak wajar " kata zahra


" sabar bibi, semua masalah pasti ada jalan keluarnya, dan sebuah penyakit pasti ada obatnya, boleh kita lihat ka Hany bi " kata zahra


" boleh nak, masuk aja Kaka mu ada di kamarnya, ya sudah bibi tinggal ke dapur dulu ya " kata Neneng


" iya Bi, ya sudah kami ke kamar ka Hany dulu, yu niss " kata zahra


Nissa pun mengangguk dan mengikuti Zahra masuk ke dalam kamar menemui Hany.

__ADS_1


Sebenarnya sejak pertama masuk rumah sepupu Zahra ini, Nissa sudah merasakan hawa yang tidak enak, dan ketika masuk ke kamar Hany Nissa melihat ada mahluk berbadan besar hitam di dalam kamar tepatnya di sebelah Hany berbaring, dan itu sangat membuat Nissa terkejut, makanya Nissa hanya diam saja, dan hanya Zahra yang berbicara.


" ka Hany, Kaka kenapa, apa yang sudah terjadi pada Kaka " kata zahra yang sedih melihat keadaan kakanya


" jiwanya sedang berada di alam gaib Nissa, tepatnya di kerajaan alam gaib, dan itu penjaga yang di tugaskan untuk menjaga raganya " kata Fatimah yang tiba-tiba muncul di sebelah Nissa


" dan sepertinya raja dari sebuah kerajaan alam gaib itu menyukainya " kata Aisyah


" astaghfirullah, kaget aku kalian ini kebiasaan, lalu bagaimana cara menyelamatkannya " tanya Nissa yang terkejut lalu berbicara pada teman gaib nya dalam hati


" ya kamu harus pergi ke kerajaan itu, dan membantunya pulang" kata Fatimah


" lalu bagaimana aku pergi dari sini " tanya Nissa


" ya kamu harus berterus terang pada Zahra dan bibirnya, kalau kamu akan mencoba membantu mengobati Hany " kata Aisyah


" baiklah aku akan coba " kata Nissa


" niss, niss kamu kenapa ko diam saja " tanya zahra


" eh, iya tidak apa-apa ko Zahra, Oya Zahra, bibi. bolehkah Nissa mencoba membantu " tanya Nissa


" memangnya kamu bisa menolong niss * tanya zahra

__ADS_1


" bismillah saja, semoga aku bisa ya Zahra, bibi " kata Nissa


" iya nak, silahkan " kata Neneng


__ADS_2