
malam pun tiba, seperti yang dikatakan oleh kiai Soleh tadi siang, sekarang mereka sudah berkumpul di ruang keluarga.
setelah makan malam dan sholat isya, Nissa dan kiai pun mulai bersiap - siap
dor dor dor....
duaarrrt...... duaarrrt.....
suara itu pun mulai terdengar
Ahmad, Agus, melati dan Wati pun sangat terkejut, tegang dan mulai merasakan ketakutan.
" kalian tidak usah takut, kita hanya boleh takut kepada Allah saja. lebih baik sekarang kalian membaca doa yang kalian bisa, dan di lanjutkan dengan membaca surah Yasin bersama " kata Kiai
" baik pak Kiai " jawab mereka semua
" Nissa sekarang kamu bersiap, kita akan segera menghalau dan menghadang setiap serangan, dan kita kembalikan semuanya pada pengirimnya kau mengerti kan " kata Kiai
" mengerti pak Kiai " jawab Nissa
saat orang tua serta paman dan bibi Nissa sedang khusuk membaca surah Yasin, pak Kiai dan Nissa pun duduk bersila dan keluarlah roh mereka berdua, dan terbang ke atas rumah untuk menghalau semua serangan yang datang.
Dengan sekuat tenaga pak Kiai dan Nissa melawan serta di bantu oleh bacaan surat Yasin yang mereka lantunkan kiai serta Nissa pun berhasil mengembalikan semua teror itu kepada pengirimnya.
sehingga si pengirim kini terluka parah dan dilarikan ke rumah sakit, dan saat ini sedang mengalami kritisi dan koma.
kembali ke Nissa
__ADS_1
setelah berhasil kiai dan Nissa pun kembali ke raga mereka, dan membuka matanya
" Alhamdulillah, kita berhasil pak Kiai " kata Nissa senang
" ia Alhamdulillah, semoga orang tersebut bisa bertobat dan tidak mengganggu keluarga kalian lagi " kata Kiai
" amin " kata mereka semua
" Alhamdulillah sekarang kita bisa hidup tenang " kata Wati
" iya dan kita akan mulai pengobatannya besok, ya sudah saya pamit dulu " kata Kiai
" iya pak Kiai terimakasih banyak sudah menolong serta membantu keluarga saya " kata Ahmad
" iya pak Kiai, terimakasih banyak " kata Agus
" sama - sama ya sudah saya pamit dulu, assalamualaikum " pamit kiai
" walaikum salam " jawab mereka semua
Agus Pun kembali mengantarkan pak Kiai pulang ke rumahnya.
" Alhamdulillah sekarang kita bisa pokus pada pengobatan paman saja " kata Nissa
" iya, semoga bisa sembuh kembali seperti semula " kata Ahmad
" amin " kata Wati dan melati
__ADS_1
setelah selesai mengantarkan pak Kiai, Agus beserta yang lain nya pun istirahat karena harinya memang sudah sangat malam.
Dan malam ini mereka bisa istirahat dengan tenang, karena sudah tidak ada lagi gangguan suara - suara yang aneh yang selalu menggangu mereka.
pagi pun telah tiba mereka semua pun sarapan bersama sambil mengobrol dan bercanda bersama, tidak lama pak Kiai pun datang dan memulai pengobatan herbal nya.
setelah seminggu dan pengobatan nya pun di jalani rutin oleh Ahmad, sekarang kondisi nya sudah mulai membaik, kolesterol nya pun normal serta gula darah nya pun sudah stabil, dan luka yang sedikit membusuk di bagian kaki Ahmad pun sudah mulai waras dan mengering.
mereka semua pun mengucap syukur akan hal itu, dan tetap pengobatan pun akan terus di lakukan oleh kiai Soleh sampai Ahmad sembuh total.
setelah lebih dari seminggu Nissa dan orang tuanya membantu merawat Ahmad, dan kini kondisinya sudah semakin baik, mereka pun memutuskan untuk kembali ke desa, karena sudah terlalu lama meninggalkan rumah mereka.
" ka Ahmad, ka melati. berhubung kondisi Kaka sekarang sudah membaik kami pamit pulang dulu ya ka " kata Agus
" iya ka kami sudah lama meninggalkan rumah dan kebun kami, jadi kami pulang dulu ya ka " kata Wati
" iya terimakasih banyak Agus, Wati dan Nissa sudah merawat ku " kata Ahmad
" iya terimakasih banyak Agus, Wati dan Nissa " kata melati
" sama - sama ka, ya sudah kami pamit dulu ya assalamualaikum " kata Agus
" sama - sama ka, nanti kalau ada apa-apa, hubungi kami ya assalamualaikum " kata Wati
" paman baik - baik ya semoga lekas sembuh assalamualaikum " pamit Nissa juga
"iya, walaikum salam " kata Ahmad dan Melati bersamaan.
__ADS_1
setelah berpamitan Nissa dan orang tuanya pun langsung pulang ke desa menggunakan taksi.