
sesampainya Nissa di rumahnya.
" assalamualaikum Bu " salam Nissa
" walaikum salam " jawab Wati dan Agus bersamaan
" bapak sudah pulang, Alhamdulillah bapak ga papa kan " tanya Nissa yang sangat kaget dan senang melihat bapak Nya sudah pulang
" iya nak, bapak sudah pulang. Alhamdulillah bapak tidak apa-apa sayang, kakek buyut sudah menolong dan membawa bapak pulang ke rumah dengan selamat.
" Alhamdulillah Nissa senang bapak pulang, Nissa kangen banget sama bapak " kata Nissa yang langsung menghampiri dan memeluk bapaknya.
" bapak juga senang banget sayang bisa berkumpul bersama kalian lagi, bapak juga kangen banget sama kalian " kata Agus yang Langsung memeluk anaknya itu
" kamu dari mana Nissa ko baru pulang, tadi pas ibu pulang dari pasar kamu sudah tidak ada di rumah " tanya Wati
" habis nganterin Zahra ketempat Bu Neneng, habis nengok kin ka Hany " jawab Nissa
" oh gitu, iya sakit apa dia sayang, ibu dengar sudah lama ya katanya sakitnya, dan sudah berbagai pengobatan yang Bu Neneng lakukan untuk anaknya tapi belum sembuh juga " kata Wati
" iya Bu, dan setelah Nissa jenguk, Nissa coba bantu dan sekarang Alhamdulillah ka Hany sudah sembuh Bu " kata Nissa
" Alhamdulillah kalau gitu, tapi kamu ga papa kan sayang " tanya Agus
" iya kamu ga terluka kan sayang " tanya Wati yang sangat mencemaskan Nissa.
" Alhamdulillah, Nissa baik - baik aja pak Bu Nissa ga papa ko " jawab Nissa
" syukurlah kalau gitu, bapak senang dan bangga kamu bisa menolong dan membantu orang lain nak " kata Agus
" iya ibu juga bangga, tapi kamu harus selalu hati - hati ya sayang, jawab juga keselamatanmu, ibu ga mau kamu kenapa - kenapa " kata Wati
__ADS_1
" dan selalu berada di jalan yang benar ya nak, gunakan kekuatan mu untuk selalu membantu dan menolong orang lain " kata Agus
" iya pak insyaallah Nissa akan selalu ingat nasehat bapak Sama ibu " kata Nissa
" ya sudah sekarang kamu mandi sana, hari sudah mau magrib, setelah mandi bantu ibu ke dapur ya nak " kata Wati
" iya Bu, ya sudah Nissa mandi dulu ya pak Bu " kata Nissa yang langsung di anggukan oleh orang tua nya.
hari pun sudah magrib, Nissa dan ibunya pun sudah selesai dengan urusan dapur, dan setelah itu mereka menjalankan kewajiban mereka sebagai umat muslim.
setelah sholat mereka pun makan malam bersama, mengobrol bersama melepaskan kangen mereka.
setelah selesai makan mereka pun bersantai di ruang keluarga sambil nonton tv
teng.. wesh..
suara lempar batu dan suara hamburan garam atau pasir di atas rumah Nissa dan itu membuat mereka sangat terkejut.
dor dor dor...
" suara apa itu pak, kenapa keras sekali" kata Wati yang sangat ketakutan
" tenang Bu jangan di hiraukan, lebih baik kita diam saja " kata Agus yang sudah mengerti
" iya Bu, benar kata bapak, lebih baik sekarang kita sholat isya dulu . yu pak Bu " kata Nissa
" ya sudah mari kita sholat isya dulu, sudah masuk isya nh, dan jangan hiraukan apa yang kalian dengan tadi " kata Agus
mereka pun tidak menghiraukan suara kegaduhan di luar rumah mereka, dan mereka tetap khusuk menunaikan sholat isya nya.
setelah selesai mereka langsung beristirahat di kamar masing-masing.
__ADS_1
dan sepertinya biasa, setelah memejamkan mata Nissa pun langsung tertidur, dan jiwa pergi ke alam gaib ke tempat kakek buyut nya berada.
sesampainya di sana Nissa langsung masuk ke dalam mesjid dan bertemu mereka semua.
" assalamualaikum semua, bagaimana kabar kalian, oh ya di mana kakek " tanya Nissa
" kakek lagi bersama orang yang di bawa Fatimah dan Aisyah kemarin " kata salah satu santri
" oh makasih ya, kalau ka Fatimah dan ka Aisyah dimana " tanya Nissa lagi
" oh kalau mereka lagi belajar mengaji di dalam sana " jawabnya
" ya sudah aku ke sana dulu ya " kata Nissa yang di anggukan olehnya
Nissa pun langsung masuk ke dalam mesjid dan menemui Fatimah dan Aisyah lalu ikut mengaji bersama, sampai azan subuh hampir tiba Nissa pun kembali dan di antara kedua orang yang sudah menjadi sahabatnya itu.
azan subuh pun telah berkumandang, Nissa dan kedua orang tuanya langsung menunaikan ibadah sholat subuh berjamaah.
dan seperti biasa setelah selesai sholat Nissa dan ibunya langsung ke dapur untuk membuat sarapan, dan membersihkan rumah, sedangkan Agus mempersiapkan alat untuk di bawa ke sawah.
setelah sarapan Agus dan Wati pergi ke sawah, sedangkan Nissa tetap berada di rumah.
" ya sudah bapak Sama ibu ke sawah ya sayang, kamu baik - baik di rumah ya " kata Wati
" iya pak Bu, kalian hati - hati ya, dan jangan terlalu sore pulangnya " kata Nissa
" iya nak kami ga sampai sore ko, ya sudah bapak sama ibu pergi dulu ya assalamualaikum " kata Agus
" walaikum salam " jawab Nissa
setelah orang tuanya pergi Nissa pun langsung masuk ke dalam rumahnya.
__ADS_1
tidak jauh dari sana Bu nur dan suaminya sangat tidak suka melihat keharmonisan dan kebahagiaan keluarga Nissa, keduanya pun langsung pergi ke orang pintar lainnya untuk menghancurkan keluarga Nissa, karena nampaknya usahanya selama ini tidak berhasil.
" kurang ajar mereka, sepertinya kita harus cari orang pintar yang lain, kalau kita tidak berhasil menyakiti Agus, maka kita akan serang langsung Wati, ia harus menderita, aku benci ia bahagia " kata Bu Ros yang sangat membenci Wati sejak dulu. mereka