Kisah Cassandra

Kisah Cassandra
11


__ADS_3

Hari ini Cassandra janji bertemu dengan Kevin tak lupa Aura pun akan ikut karena hari ini hari Sabtu. Mereka berencana akan pergi ke De Ranch untuk mengajak bermain Aura. Tiba tiba Wanda datang ke toko Cassandra.


"Lo kenapa sih masih deketin aja Kevin. Pake acara mau jalan segala." Ujar Wanda saat tiba di depan Cassandra saat Cassandra sedang membereskan rak.


"Mas Kevin nya sendiri yang ajak gue." Jawab Cassandra singkat.


Para pegawai toko hanya melihat kejadian tersebut karena mereka merasa tidak punya hak ikut campur masalah bos mereka.


"Jangan sok polos deh lo. Pasti lo kan yang rayu rayu Kevin sampai dia ngebatalin pertunangan sama gue secara sepihak."


"Maaf ya mbak. Gue gak pernah ngerayu dia. Gue juga gak tau kalau dia mau tunangan. Kalau mau minta penjelasan kenapa dia ngebatalin pertunangan, Mbak salah orang. Harusnya Mbak tanya sendiri sama orang yang bersangkutan. Bukan sama gue."


"Lo tuh ya. murahan banget sih jadi cewek."


"Kalau Mbak kesini mau cari keributan, mending Mbak pergi dari sini."


"Lo berani ngusir gue?"


"Gue bukan ngusir. Gue cuma gak mau nyari ribut."


"Kalau lo gak mau nyari ribut. Gak usah jadi pelakor murahan."


Tiba tiba dari arah pintu masuk Kevin dengan Aura yang menggandeng tangan Kevin.


"Bunda... Aura kangen." Ujar Aura sambil memeluk Cassandra.


"Bunda juga kangen sama puteri kecil Bunda." Jawab Cassandra.


"Ngapain lo kesini?" Tanya Kevin kepada Wanda


"Aku cuma mau ngasih dia pelajaran. Dia udah rebut kamu dari aku." Jawab Wanda


"Gue gak pernah ngerasa punya hubungan sama lo."


"Vin. Kamu lupa kalau kita bakal tunangan bulan depan."


"Gue udah pernah bilang. Gue gak suka sama lo. Ada wanita lain yang menurut gue berharga. Tapi itu bukan lo Wanda."


"Jangan bilang cewek murahan ini." Ucap Wanda sambil menunjuk Cassandra.


"Jaga ucapan lo Wanda. Jangan bikin gue marah."


"Apa sih istimewanya cewek ini dibanding aku. Aku kaya. Aku cantik. Badan aku bagus."


"Pede banget lo. Bagi gue cuma Cassandra yang cocok jadi Bunda nya Aura."


"Kamu kenapa sih selalu belain cewek murahan ini."

__ADS_1


"Lo lebih murahan. Lo ngemis ngemis sama gue. Lo mohon mohon sama Mami gue biar lo bisa nikah sama gue."


"Itu karena aku sayang sama kamu. Aku cinta sama kamu Kevin."


"Cinta? Cinta uang gue maksud lo?" Wanda hanya diam mendengar pertanyaan Kevin. "Mending lo pergi dari sini. Sebelum gue abis kesabaran." Lanjut kevin.


"Kamu bakal nyesel udah giniin aku Kevin." Ujar Wanda sambil berlalu keluar toko.


"Maaf ya. Karena aku kamu jadi dapet hinaan kayak gini." Ujar Kevin merasa bersalah.


"Ga apa apa kok mas. Udah gak usah dipikirin. Oke. Mending kita berangkat." Ajak Cassandra.


"Ayo Bunda. Aku gak sabar pengen naik kuda." Ucap Aura


"Deni. Mbak berangkat dulu ya. Titip toko ya Den." Ucap Cassandra kepada Deni pelayan di tokonya.


"Iya Mbak. Hati hati ya mbak." Balas Deni.


"Ayo Bunda." ujar Aura sambil menarik tangan Cassandra.


"Gak sabar banget anak Ayah. Cuma Bunda aja nih yang di ajak. Ayah nya gak di ajak." Ucap Kevin dengan wajah pura pura sedih.


"Eh iya aku lupa. Hehe.. Ayo Ayah." Jawab Aura sambil cengengesan.


Mereka pun melakukan perjalan menuju De Ranch. Sepanjang perjalanan Aura selalu bertanya tentang sesuatu yang ia lihat dan ia tidak tau. Aura dengan anteng duduk di pangkuan Cassandra. Tak lama mereka sampai ke arena De Ranch. Aura sangat antusias dengan kedatangannya hari ini. Setelah mereka membeli tiket, mereka masuk ke dalam arena De Ranch.


Cassandra melirik Kevin dan hanya menganggukkan kepalanya. Lalu Cassandra berujar "Boleh sayang. Tapi harus hati hati ya sayang."


Aura berlari ke arah kuda tunggang. Setelah membeli tiket kuda tunggang, Aura naik ke kuda tunggang tersebut. Sedangkan Kevin dan Cassandra menunggu Aura di tempat Aura awal naik kuda.


"Sayang. Kamu gak sakit hati sama ucapan Wanda tadi?" Tanya Kevin.


"Sakit hati lah mas. Aku juga manusia loh yang punya rasa sakit hati. Tapi aku harus bertahan demi kamu mas. Semoga kita sama sama kuat menahan cobaan dalam hubungan kita mas."Jelas Cassandra


"Aku minta maaf ya sayang. Karena aku kamu jadi banyak mendapat cemoohan."


"Gak usah sungkan gitu mas. Kita kan udah berjanji kalau kita akan berjuang sama sama."


"Makasih ya. Udah mau berjuang bersama."


"Sama sama mas."


Tak lama Aura sudah menghampiri Kevin dan Cassandra. Lalu Aura berkata ingin memberi susu kepada anak sapi dan anak kambing.


"Ayah aku pengen ngasih susu sama anak sapi dan anak kambing ayah." Pinta Aura.


"Baiklah. Ayo sayang." Jawab Kevin.

__ADS_1


Setelah sampai ke arena menyusui anak sapi dan anak kambing, Aura sangat senang memberi susu kepada anak kambing dan anak sapi. Tiba tiba Aura menangis kaget karena anak kambing tersebut menyeruduk Aura karena tidak sabar untuk meminum susu yang di pegang Aura.


"Bunda.. Hiks.. Hiks.. Hiks.." Teriak Aura.


Cassandra segera mendekati Aura dan menggendongnya.


"Kenapa sayang?" Tanya Cassandra


"Aku kaget Bunda. Kambing itu nyeruduk aku. Hiks.. Hiks.." Jelas Aura


"Udah.. Tenang ya. Bunda ada disini." Ucap Cassandra menenangkan


"Mentang mentang ada Bunda, Ayah jadi di lupain." Ujar Kevin


"Biarin, aku mau sama Bunda aja." Aura sambil mengeratkan pelukannya.


"Iya.. iya.. Tapi kamu turun jangan di gendong. Kasian bunda kamu keberatan gendong kamu." Bujuk Kevin.


"Ga mau." Keukeuh Aura.


"Ga apa apa mas." Balas Cassandra.


Tiba tiba ada seorang wanita yang menghampiri mereka.


"Kalian sangat serasi ya. Semoga keluarga kecil kalian selalu bahagia. Semoga kalian selalu sama sama sampai tua nanti." Ucap wanita paruh baya tersebut.


"Terima kasih bu atas doanya." Ucap Cassandra.


"Sayang. Gimana kalau kita makan dulu." Ajak Kevin.


"Iya Ayah. Aku mau makan." Balas Aura.


"Mari bu kami permisi dulu." Ucap Kevin


Mereka menuju salah satu resto di kawasan De Ranch tersebut. Dan segera memesan makanan. Setelah makanan tersaji di atas meja, mereka mulai memakan makanan tersebut.


"Bunda suapin." Rengek Aura.


"Sendiri dong sayang. Bunda juga harus makan." Ucap Kevin.


"Gak mau. Aku mau di suapin Bunda." Rengek Aura lagi.


"Sini Bunda suapin." Cassandra mengambil alih sendok di tangan Aura dan mulai menyuapi Aura.


"Ayah juga mau di suapin sama Bunda" Kevin ikut manja.


"Ga boleh. Ini Bunda nya Aura. Ayah makan sendiri aja. Ayah kan udah gede." Larang Aura.

__ADS_1


Kevin dan Cassandra hanya tertawa melihat tingkah Aura. Setelah selesai makan, mereka memutuskan untuk pulang karena hari sudah mulai sore.


__ADS_2