Kisah Cassandra

Kisah Cassandra
22


__ADS_3

Minggu pagi pun tiba, Cassandra semalam tidur dengan Aura di atas ranjang. Sedangkan Kevin tidur di sofa dan Bimo ia kembali ke hotel tempat ia menginap, ia akan membereskan barang bawaannya dan kembali ke rumah sakit untuk menjaga Aura dan Cassandra.


Cassandra sudah bangun terlebih dahulu. Ia segera membersihkan badannya. Setelah itu, ia membangunkan Kevin.


"Bangun mas. Udah subuh." Ucap Cassandra sambil menggoyangkan lengan Kevin.


"Jam berapa sekarang?" Tanya Kevin.


"Jam 5 mas. Solat subuh dulu." Ucap Cassandra lagi.


"Iya." Kevin pun beranjak dari tempat ia tidur dan segera membersihkan dirinya.


"Kamu udah solat?" Tanya Kevin kepada Cassandra setelah ia selesai membersihkan dirinya.


"Sudah mas." Setelah itu Kevin melaksanakan solat subuh.


Setelah selesai, Kevin menghampiri Cassandra yang sedang memainkan ponselnya di sofa.


"Beneran ga apa apa kalau aku titip Aura sama kamu?" Tanya Kevin.


"Ga apa apa mas. Kenapa? Kamu gak percaya kalau aku bisa jaga Aura dengan baik?" Tanya Cassandra sambil menyimpan ponselnya di atas meja.


"Bukan gitu. Aku cuma gak mau ngebebanin kamu."Jelas Kevin.


"Ga apa apa mas. Aku gak ngerasa di bebanin kok. Lagipula. Aura tuh anaknya anteng banget. Dia gak rewel meskipun lagi sakit." Ucap Cassandra sambil memandang ke arah Aura.


"Cuma dia jadi manja banget kan sama kamu. Kemaren aja pas dia bangun terus kamunya ga ada dia sampe nangis." Ucap Kevin lagi sambil tersenyum melihat malaikat kecilnya yang sedang tertidur.


"Gak apa apa. Aku malahan seneng dia bisa nyaman deket aku. Aku gak masalah dia nempel terus sama aku." Timpal Cassandra.


"Aku juga mau dong nempel nempel sama kamu. Aku juga mau tidur sambil kamu peluk kaya semalem kamu peluk Aura." Ucap Kevin sambil menaik turunkan alisnya ke arah Cassandra.


"Ngarep." Ucap Cassandra membuat Kevin tertawa.


"Liat aja nanti kalau kita udah nikah. Aku gak bakalan lepasin kamu." Ucap Kevin lagi.


Saat Cassandra hendak menjawab omongan Kevin, Aura terbangun dan langsung mencari keberadaan Cassandra.

__ADS_1


"Bunda.." Ucap Aura dengan suara serak khas bangun tidur.


"Bunda disini sayang." Ucap Cassandra sambil menghampiri Aura. Diikuti Kevin dibelakangnya.


"Gimana kamu sekarang sayang?" Tanya Kevin.


"Masih sakit ga kepalanya?" Timpal Cassandra.


"Masih sakit. Tapi tinggal sedikit aja." Ucap Aura.


"Kamu laper?" Tanya Kevin, Aura menggeleng.


"Oh iya sayang, nanti ayah harus pulang ke Bandung dulu. Kamu gak apa apa kan ayah tinggal? Nanti kamu di temenin sama bunda, terus nanti ada om Bimo juga." Jelas Kevin.


"Gak apa apa ayah." Ucap Aura lagi.


Mereka pun larut dalam obrolan mereka. Tak berselang lama, pintu terbuka dan muncullah sosok Bimo.


"Assalamualaikum." Seru Bimo yang langsung masuk ke dalam ruangan. Ia membawa koper yang cukup besar. Dengan beberapa kantong keresek.


"Mau pindahan lo?" Tanya Cassandra melihat barang bawaan Bimo.


"Gue kan disini kerja. Jadi bawa beberapa pakaian juga buat pemotretan." Jelas Bimo.


"Emang cuma lo sendiri?" Tanya Kevin yang mulai santai kepada Bimo.


"Ya enggaklah. Kru gue udah balik duluan. Gue kan pengen liburan dulu." Ucap Bimo lagi.


"Halo sayang. Apa kabarnya kamu cantik." Ucap Bimo kepada Aura.


"Baik om." Jawab Aura.


"Mas, aku ke kantin sebentar ya. Aku mau beli sarapan buat kita. Mas sebentar lagi juga harus berangkat kan." Ucap Cassandra sambil membawa tas selempang miliknya.


"Gak usah San. Tuh gue udah beli sarapan buat kita." Ucap Bimo sambil menunjukkan keresek yang berisi bubur ayam.


"Makasih. Lo baik juga ya." Ucap Cassandra sambil membuka bungkusan yang di bawa Bimo dan menyiapkan di atas meja.

__ADS_1


"Makasih ya. Jadi ngerepotin." Ucap Kevin sambil berlalu ke arah meja.


"Santai aja lagi." Ucap Bimo yang ikut mendekati meja.


Selagi Kevin dan Bimo memakan sarapan mereka, makan untuk Aura pun sudah datang. Dengan telaten Cassandra menyuapi Aura. Meskipun tidak habis semua, karena Aura yang masih merasa jika lidahnya terasa pahit. Setelah itu, Cassandra tak lupa memberikan obat untuk Aura. Setelah selesai, Cassandra meminta izin untuk makan juga. Sedangkan Bimo dan Kevin sudah selesai. Cassandra segera membuka dan memakan bubur yang di bawa Bimo.


"Bim, gak apa apa kan kalau gue titip Aura dan Cassandra sama lo. Entah kenapa, gue gak bisa ninggalin mereka gitu aja." ucap Kevin.


"Emang lo gak takut Cassandra gue ambil?" Tanya Bimo.


"Gue percaya sama lo. Gue juga percaya kalau Cassandra gak bakal hianatin kepercayaan gue." Jelas Kevin


"Gue dulu suka loh sama Cassandra." Ucap Bimo yang membuat Cassandra tersedak makanannya.


"Serius?" Tanya Cassandra.


"Serius. Tapi setelah gue tau kalo lo bahagia sama Kevin, ya gue rela lepasin lo. Tapi kalo sampe lo disakitin sama Kevin, gue bakal jadi orang pertama yang labrak Kevin." ucap Bimo lagi.


"Makasih ya Bim. Gue juga percaya kalau kalian gak bakalan hianatin gue. Gue minta sama lo, tolong jaga Cassandra. Apalagi dari Samuel. Gue takut Samuel bakal lakuin segala cara buat dapetin Cassandra lagi." ucap Kevin.


"Tenang. Dia aman sama gue." Jawab Bimo.


"Ya udah. Gue udah harus berangkat ke bandara sekarang. Taksi gue juga udah nunggu katanya." Ucap Kevin sambil berajak dari sofa menuju ranjang rawat Aura.


"Sayang, ayah harus berangkat sekarang. Kamu baik baik.ya sama bunda sama om." lanjutnya sambil mengecup kening Aura


"Iya ayah." Jawab Aura.


"Gue titip mereka ya." Ucap Kevin sambil menepuk bahu Bimo.


"Aku pergi dulu ya sayang. Salam sama ayah sama ibu." Ucapnya sambil mencium kening Cassandra.


"Woy... Ada yang jomblo disini." Ucap Bimo membuat Kevin tertawa.


"Aku pergi ya. Assalamualaikum." Ucap Kevin sambil keluar ruangan.


"Wa'alaikim salam." Jawab Bimo dan Cassandra seara serempak.

__ADS_1


__ADS_2