
Setelah sampai di ruang rawat, Aura langsung tertidur mungkin karena efek obat yang sudah Aura minum. Sedangkan Bimo, Kevin dan Cassandra duduk di sofa yang ada di ruangan tersebut.
"Mas, kayaknya aku harus ambil barang barang Aura sama aku deh. Gak mungkin kan kalau aku terus terusan pakai baju ini." Ucap Cassandra.
"Ayah sama ibu masih di sini atau sudah pulang?" Tanya Kevin.
"Masih disini mas. Tapi yang jadi masalah, Samuel katanya lagi pulang ke rumah. Tadi katanya buru buru pergi makanya barang barang Myta sama bayi ketinggalan." Jelas Cassandra.
"Aku ga izinin kamu pulang. Aku takut kamu malah di apa apain sma Samuel. Bukannya aku berfikiran jelek soal dia. Tapi terlijat jelas kalau dia masih menginginkan kamu." Jelas Kevin.
"Ya udah deh nanti aja. Oh iya, aku belum ngasih kabar sama ayah dan ibu." Ucap Cassandra dan dengan segera memberitahukan keadaan Aura dan di rawat di ruang mana Aura saat ini kepada ayahnya melalui pesan.
"Wah... Kalian udah kaya keluarga beneran." Ucap Bimo.
"Kan belajar biar nanti jadi keluarga kecil yang bahagia." Ucap Cassandra.
"Doakan saja Bim." Timpal Kevin.
"Oh iya, gue laper. Ada yang mau titip makan gak nih?" Tanya Bimo.
"Aku pengen yang pedes pedes. Ada apa ya di kantin?" Tanya Cassandra.
"Mana gue tau. Kalo lo tanya ke gue, terus gue tanya ke siapa. Ke kantin aja belum pernah." Sahut Bimo.
"Kirain lo penjaga kantinnya." Sambung Cassandra.
"Sialan lo." Ucap Bimo di iringi cekikikan dari Cassandra.
"Kalian ini." Ucap Kevin yang hanya menggeleng kan kepalanya melihat interaksi Cassandra dan Bimo.
"Gue ikut deh." Ucap Cassandra.
"Mas, aku ke kantin sama Bimo ya. Mas mau titip apa?" Tanya Cassandra.
"Beliin nasi padang aja deh. Laper soalnya." Ucap Kevin.
"Nih," Lanjutnya sambil menyodorkan kartu kredit kepada Cassandra.
"Ga usah mas. Aku ada uang kok." Ucap Cassandra.
"Ayo Bim." Ajak Cassandra.
Sesampainya di kantin, Cassandra langsung memesan nasi padang 3 porsi. Juga minuman berupa es jeruk 3. Dan air mineral. Tak lupa, dia pun membeli camilan berupa biskuit dan snack untuk berjaga jaga jika Aura ingin ngemil.
"Banyak banget sayang belinya." Ucap Kevin sambil menghampiri Cassandra.
__ADS_1
"Ga usah sayang sayangan deh. Jiwa jomblo gue meronta nih." Ucap Bimo.
"Jomblo? Terus Silmi?" Tanya Cassandra.
"Gue udahan sama dia. Risih gue. Tiap gue deket sama cewek, dia pasti ngelabrak cewek itu. Sama lo juga pernah kan." Jawab Bimo.
"Yakin bisa lepas? Katanya lo susah banget lepas sama dia." Ucap Cassandra lagi.
"Semoga. Udah ah ayo makan. Cacing di perut gue pada meronta ronta minta makan nih." Sambung Bimo lagi.
Mereka langsung mendudukan dirinya di sofa tadi dan memakan apa yang sudah di beli oleh Cassandra. Tak berselang lama, terdengar ketukan di pintu. Ternyata orang tua Cassandra datang untuk menjenguk Aura.
"Assalamualaikum.." Seru ayah saat memasuki ruang rawat inap Aura.
"Wa'alaikum salam." Jawab Cassandra, Kevin dan Bimo secara kompak.
"Silahkan duduk yah." Ucap Cassandra.
"Kalian saja yang duduk. Lanjutkan makan kalian dulu." Ucap Ibu.
"Ibu mau lihat cucu ibu dulu." Lanjutnya.
"Ayah juga mau lihat Aura dulu." Ucap ayah sambil mengikuti langkah isterinya.
"Bunda mana?" Tanyanya lagi.
"Bunda lagi makan sayang. Kamu gimana sekarang? Masih pusing gak?" Tanya ibu.
"Masih eyang. Aku pengen tidur di peluk bunda." Lanjutnya.
"Iya sayang, sebentar ya. Di peluk eyang aja mau gak?" Tanya ibu lagi.
"Tapi eyang bobo disini ya di samping Aura." Ucap Aura lagi.
"Siap." Ucap ibu sambil naik ke ranjang rawat Aura.
"Eyang gak di ajak nih?" Tanya ayah.
"Sempit eyang. Gak akan cukup." Ucap Aura lagi.
"Ya sudah kamu tidur lagi aja ya. Eyang bakal jaga kamu sambil duduk disini." Ucap ayah lagi sambil mengelus kepala Aura.
Tak berselang lama, Aura pun kembali tertidur. Setelah selesai, Cassandra dan Kevin menghampiri ayah dan ibu.
"Ayah sama ibu mau langsung pulang setelah ini?" Tanya Cassandra.
__ADS_1
"Iya, setelah dari sini kita pulang. Kenapa emangnya mbak?" Tanya ayah.
"Sandra ikut ya. Mau ambil barang Sandra sama Aura. Sekalian beresin barang mas Kevin. Biar besok mas Kevin berangkat dari sini saja." Jelas Cassandra.
"Nanti kamu kesini nya gimana? Atau kamu mau bawa mobil juga?" Tanya Ayah lagi.
"Saya yang antar om. Perkenalkan, saya Bimo. Temennya Cassandra dan Kevin." Ucap Bimo sambil memperkenalkan diri kepada ayah dan ibu.
"Alhamdulillah, ternyata anak ibu dikelilingi orang orang baik. Oh iya, ini ibu tidur disini gak akan di marahi kan mbak?" tanya ibu.
"Gak akn bu. Tenang saja." jawab Cassandra.
Setelah kurang lebih setengah jam, Aura sudah tertidur dengan nyenyak. Pelukannya ke ibu pun melonggar membuat ibu bisa melepaskan pelukannya dari Aura. Tak lama setelah itu Ayah dan ibu pamit pulang karena hari sudah sore. Cassandra dan Bimo ikut dengan menggunakan mobil milik Cassandra. Sedangkan ayah dan ibu menaiki mobil ayah.
Setelah sampai di rumah, Bimo menunggu di ruang tamu. Sedangkan Cassandra langsung memasuki kamarnya untuk membawa pakaian untuk dirinya dan juga Aura. Tak lupa ia pun ke kamar tamu untuk membereskan barang milik Kevin. Saat ia akan kembali ke ruang tamu, ia berpapasan dengan Samuel.
"Aku gak nyangka, setelah kamu pergi meninggalkan aku banyak lelaki yang kamu dekati." Ucap Samuel namun Cassandra tak menghiraukan ucapan Samuel.
"Sudah seberapa jauh yang kamu lakukan kepada 2 lelaki itu? Sampai sampai mereka nurut apa kata kata kamu."Lanjutnya.
"Jaga ucapan kamu Sam." Ucap Cassandra.
"Ada apa?" Tanya Bimo sambil menyimpan ponselnya di dalam saku dan menghampiri Cassandra dan Samuel.
"Kamu murahan juga ya Sandra. Bisa di dekati oleh lelaki manapun." Ucap Samuel lagi.
"Terserah lo mau bilang apa tentang gue. Itu bukan urusan gue." Ucap Sandra lagi.
"Beruntung juga ya aku bisa lepas dari kamu. Kasian banget sama lelaki yang nantinya jadi suami kamu. Ternyata kamu murahan." Ucap Samuel lagi.
"Jaga ucapan lo." Ucap Cassandra yang sudah mulai terpancing emosinya.
"Lo mancing mancing Cassandra biar emosi tuh buat apa? Lo gak malu, lo udah berbuat yang jauh lebih hina dari dia." Ucap Bimo yang membuat Samuel terlihat marah.
"Kenapa? Lo gak rela liat Cassandra bahagia sama lelaki lain? Makanya, punya orang berharga tuh di jaga hatinya, kepercayaannya. Jangan asal jeblos aja. Nyesel kan lo udah lepasin orang seberharga Cassandra. Dan asal lo tau. Dia tuh sangat berharga buat gue dan Kevin. Jangan asal ngomong kalau lo gak tau apa apa."Ucap Bimo sambil membawa barang barang yang sudah disiapkan oleh Cassandra dan membawanya ke dalam mobil.
Cassandra mengikutinya dari belakang. Tak lupa mereka berpamitan kepada orang tua Cassandra. Dan mereka segera meluncur kembali ke rumah sakit.
"Bim, gue minta lo gak usah cerita sama mas Kevin ya masalah barusan." Ucap Cassandra.
"Gue cuma gak mau nanti masalahnya makin runyam. Biarin aja dia mau ngomong apa. Yang pasti gue cuma mau fokus ke kesembuhan Aura." Lanjutnya.
"Baiklah tuan puteri." Ucap Bimo
Mereka pun melanjutkan perjalanan ke rumah sakit. Karena Kevin sudah berkali kali menelfon Cassandra. Karena Aura menangis mencari keberadaan Cassandra.
__ADS_1