
Bimo asik mengemudikan mobilnya. Sedangkan Cassandra dengan sabar menjawab semua pertanyaan Aura. Aura selalu menanyakan apapun yang ia lihat. Tak terasa sudah hampir 2 jam mereka berkendara.
"Kita mau kemana om?" tanya Aura kepada Bimo.
"Kita lihat binatang. Mau ga sayang?" Jawab Bimo.
"Mau om. Tapi kok ga sampe sampe om. Perasaan kalau sama ayah gak selama ini kalau mau ke kebun binatang." Ucap Aura lagi.
"Tempat yang sekarang mau kita datengin beda sama yang pernah kamu datengin sama ayah kamu. Pokoknya om jamin kamu bakalan suka." Jawab Bimo.
"Emang mau kemana sih? Bukannya kita mau ketemu sama orang tua kamu?" Tanya Cassandra.
"Kita main dulu. Kasian Aura jauh jauh kesini cuma ke panti doang." Jawab Bimo enteng.
"Panti?" Tanya Cassandra sambil melihat ke arah Bimo yang sedang mengemudi.
"Iya. Aku besar di panti asuhan." Jawaban Bimo membuat Cassandra terlihat kaget.
"Ga usah kaget gitu. Aku juga biasa aja." sambungnya.
"Kok bisa di panti asuhan?" Tanya Cassandra lagi.
"Aku di temuin sama ibu panti di pinggir jalan. Selama ini aku juga pengen tau siapa orang tua kandung aku. Tapi sayangnya ga ada petunjuk sama sekali. Aku cuma mau nanya sama mereka. Mereka beneran buang aku atau emang ada suatu hal yang bikin kepisah." Jelas Bimo.
"Beneran ga ada petunjuk sama sekali?" Tanya Cassandra lagi.
"Ga ada. Sempet ada kalung dengan liontin yang isinya foto. Tapi foto itu gak jelas. Fotonya udah rusak sih lebih tepatnya. Makanya jadi gak ada petunjuk sama sekali. Aku juga udah coba cari tempat pembuatan kalung ini. Tapi katanya kalung ini banyak di pasaran. Jadi ya udah aku menyerah. Hanya berharap suatu saat nanti bisa ketemu sama orang tua kandung aku. Dan semoga bisa ketemu sebelum aku mati."
"Om gak boleh bilang kayak gitu. Aku sayang sama om. Jadi aku gak izinin om mati sekarang." Ucap Aura dengan mata yang mulai menitikan air mata.
__ADS_1
"Maaf sayang, om gak maksud bilang gitu. Maaf ya sayang. Udah jangan nangis lagi dong. Tuh lihat kita udah sampai." Ujar Bimo saat melihat taman safari Bogor sudah ada di depan mata.
Bimo segera masuk ke dalam area taman safari setelah ia membeli tiket untuk mereka. Dan langsung mengarahkan mobilnya ke area binatang. Aura sangat takut ketika ada singa yang mendekati mobil mereka. Aura juga sangat takut saat ada harimau yang menghalangi jalan mobil mereka. Tapi meskipun kadang dag dig dug dengan beberapa hewan buas yang mendekati mobil mereka. Aura sangat senang. Ia sangat berharap suatu hari nanti ia bisa datang kembali kesini bersama dengan sang ayah. Setelah muter muter, Aura menaiki beberapa wahana yang ada di area taman safari.
Karena Aura merasa lelah, mereka memutuskan untuk melanjutkan perjalanan menuju panti asuhan tempat Bimo tumbuh besar. Saat di perjalanan, Aura tertidur di pangkuan Cassandra.
"San, pindah belakang aja gimana? Takutnya kamu pegel. Kalo di belakang kan Aura gak perlu kamu gendong." Ucap Bimo melihat Cassandra yang sudah mulai pegal.
"Ga apa apa Bim. Takutnya Aura malah kebangun." Jawab Cassandra.
"Mampir ke restoran ayam goreng krispi ya. Aku mau bawa buat anak anak di panti." Bimo meminta persetujuan.
"Boleh. Sekalian beli buat kita jangan lupa. Kasian Aura belum makan siang." Pinta Cassandra.
"Siap bu bos." Balas Bimo dengan tangan hormat. Membuat Cassandra tertawa.
"Pengen es krim." Ucap Aura langsung memeluk Bimo dari belakang.
"Udah bangun sayang. Mau es krim yang mana?" Tanya Bimo kepada Aura.
"Yang itu. Yang rasa coklat." Jawab Aura.
"Kamu lagi batuk loh sayang." Ucap Cassandra yang ikut duduk di meja yang di tempati Bimo.
"Ga apa apa bunda. Sekali ini aja. Boleh ya... Ya... Ya.." Rayu Aura.
"Ga apa apa San. Kasih aja. Kasian. Udah gak terlalu batuk juga tadi aku denger." Bela Bimo.
"Ya udah. Boleh deh. Tapi setelah makan es krim langsung minum yang banyak." Jelas Cassandra.
__ADS_1
"Siap bunda." Ucapnya sambil hormat ke arah Cassandra. Bimo hanya tersenyum melihat tingkah Aura.
Banyak mata yang melihat ke arah Cassandra, Bimo dan Aura. Orang orang mengira jika mereka itu keluarga yang bahagia.
Bimo langsung membawa Aura ke dalam gendongan. Dan memesan apa yang Aura inginkan. Juga memesan air mineral untuk Cassandra.
"Kamu laper belum sayang? Kalau laper kita makan dulu diaini aja." Tanya Bimo kepada Aura.
"Laper sih. Tapi nanti aja. Aku mau makan es krim dulu." Jawab Aura.
Aura langsung memakan es krim yang sudah ada di tangannya. Ia duduk di sebelah Bimo. Di depan nya ada Cassandra.
"Pelan pelan sayang." Ucap Cassandra sambil mengelap mulut Aura.
"Serasa punya keluarga bahagia." Celetuk Bimo. "pasti itu yang orang orang kira. Banyak loh yang ngeliatin kita." Lanjutnya.
"Biarin aja lah. Suka suka mereka." Jawab Cassandra.
Tak lama pesanan mereka siap. Ada pelayan yang membantu Bimo memasukan pesanannya ke dalam mobil Bimo. Setelah itu mereka melanjutkan perjalanannya ke panti asuhan. Hanya berselang sekitar setengah jam, mereka sampai. Dan langsung di sambut oleh anak anak panti yang langsung berlari menghampiri Bimo.
"Kakak kemana aja, kok baru kesini lagi.?" Tanya Ayu yang merupakan salah satu anak panti yang sangat dekat dengan Bimo.
"Maaf sayang. Kakak belakangan ini sibuk." Jawab Bimo sambil membawa Ayu ke gendongannya.
"Mereka siapa Kak?" Tanya Ayu
"Oh iya kenalin ini aunty Cassandra, dan ini Aura. Kalian bisa menjadi teman bermain. Karena kalian seumuran." Jelas Bimo.
Mereka pun saling bersalaman dan memperkenalkan diri masing masing. Cassandra dan Bimo langsung membagikan makanan yang mereka bawa dan langsung memakannya bersama anak anak panti. Karena waktu sudah menunjukkan pukul 5 sore.
__ADS_1