
Tak berselang lama, Kevin datang dengan beberapa kantong keresek yang berisi makanan. Ada makanan berat untuk makan siang para orang tua, ada juga camilan dan minuman.
"Makan dulu bu, yah. Mumpung masih hangat." Ucap Kevin kepada orang tua Cassandra.
"Makan dulu tante, om." Lanjutnya kepada orang tua Samuel.
"Sini sayang, biar gantian aku yang gendong Aura. Kamu pasti pegel daritadi gendong Aura yang lagi tidur kaya gitu." Ucap Kevin saat hendak membawa Aura ke pangkuannya.
"Ga apa apa mas, biar gini aja. Takutnya malah bangun Auranya." Jawab Cassandra.
"Tolong jaga Cassandra ya nak, tante yakin kamu bisa jaga Cassandra. Jaga juga hatinya. Tante seneng melihat Cassandra bisa bahagia seperti ini." Ucap ibu dari Kevin saat melihat interaksi dari Kevin dan Cassandra.
Tak berselang lama, terdengar suara tangisan bayi dari dalam ruang bersalin. Itu menandakan anak dari Myta sudah lahir.
"Kayaknya Myta udah selesai lahiran deh." Ucap ibu Samuel yang tak lain mertua dari Myta.
"Iya, kita udah sah jadi seorang nenek sekarang." timpal ibu dari Cassandra.
Tak berselang lama, Samuel keluar untuk memberitahukan kabar gembira ini. Namun, raut muka nya berubah menjadi masam saat melihat Cassandra yang sedang di suapi oleh Kevin.
"Gimana Sam, cucu kita laki laki atau perempuan?" Tanya Ayah dari Cassandra.
"Alhamdulillah, bayinya laki laki. Dengan berat badan 3,5kg." Jawab Samuel dengan mata yang tetap tertujunkepada Cassandra.
"Alhamdulillah." Ucap para orang tua.
"Lengkap sudah cucuku. Ada laki laki dan perempuan." Celetuk ibu dari Cassandra.
"Loh, bukannya baru anak Myta dan Samuel aja jeng?" Tanya ibu dari Samuel.
"Aura juga cucuku." Balas ibu dengan bangganya.
Hati Kevin sangat tersentuh dengan pernyataan ibu. Dia juga sangat senang karena dirinya dan Aura di terima dengan dangat baik oleh keluarga Cassandra. Meskipun status dia yang seorang duda.
Setelah di perbolehkan masuk, para orang tua masuk untuk melihat keadaan Myta dan tentu saja ingin melihat bintang hari ini yang tak lain adalah anak Myta. Anak Myta di beri nama Vino.
Sedangkan Cassandra dan Kevin masih di luar. Karena Cassandra sedikit risih dengan tatapan Samuel. Sedangkan Aura ikut masuk ke dalam dengan di gendong oleh Ayah Cassandra.
__ADS_1
"Hai cantik." Ucap seseorang yang menepuk bahu Cassandra.
"Ngapain lo disini?" Tanya Cassandra kepada orang yang menepuk bahunya.
"Jutek banget neng," Ucap orang itu lagi.
"Lagian, lo ngagetin gue tau. Untung nih jantung gak geser kemana mana." Balas Cassndra yang di balas dengan cengiran oleh orang itu.
"Halo pak Kevin." Sapa orang itu lagi.
"Sedang ada keperluan apa kamu di Jogja Bimo?" Tanya Kevin. Ya orang yang menepuk bahu Cassandra adalah Bimo.
"Saya sedang ada pemotretan pak di dekat sini. Kalo di rumah sakit ini barusan udah jengukin temen." Jawab Bimo.
"Gak nyangka ya, kita malah ketemu disini. Kapan lo sama Pak Kevin balik ke Bandung?" Tanya Bimo.
"Ngapain lo kepo sama gue?" Tanya Cassandra.
"Ya siapa tau aja kita bisa balik barengan." Jawab Bimo.
"Rencana besok kita pulang ke Bandung." Kevin yang menjawab.
"Senin maz Kevin ada meeting Bim. Jadi gak bisa kalo Selasa bafu balik." Cassandra yang saat ini menjawab.
Tiba tiba ayah keluar membawa Aura dengan raut muka sedikit panik.
"Sandra, Aura badannya tiba tiba panas ini. Tadi dia ngeluh pusing. Ayah suruh dia tiduran aja di sofa. Eh pas ayah pegang badan dia panas banget. Cepet bawa ke ugd sini aja." Ucap ayah dengan wajah paniknya.
"Iya ayah." Ucap Kevin yang langsung membawa Aura dan berlari menuju UGD.
"Sandra ikutin dulu mas Kevin ayah." Ucap Cassandra kepada ayah.
"Mari om." Ucap Bimo sambil mengikuti Kevin dan Cassandra.
Setiba nya di UGD, Aura langsung di beri tindakan. Saat di cek suhu badannya mencapai angka 39,7. Dan mau tidak mau dia harus di rawat terlebih dahulu disini.
"Duh, gimana ini. Aura sakit, mana meeting hari senin nanti tuh penting banget." Gumam Kevin yang masih bisa di dengar oleh Cassandra karena Cassandra berada tepat di samping Kevin.
__ADS_1
"Ga apa apa mas, kamu pulang aja. Biar Aura disini sama aku." Ucap Cassandra yang melihat kebingungan di wajah Kevin.
"Jujur aja sayang, aku gak bisa ninggalin kamu disini gitu aja. Aku bener bener gak percaya sama Samuel. Ada aku aja dia masih gencar deketin kamu. Apalagi kalau aku gak ada."Ucap Kevin.
"Tenang saja Pak, ada saya di sini. Saya bakal nemenin Cassandra. Saya juga bakal jaga Cassandra. Dia udah seperti adik buat saya." Ucap Bimo.
"Beneran ga apa apa? Emang kamu udah gak ada pemotretan lagi?" Tanya Kevin.
"Pemotretan udah selesai Pak, pemotretan saya selesai lebih cepat dari jadwalnya." Ucap Bimo.
"Gak usah panggil saya bapak. Panggil Kevin aja. Kita juga seumuran." Jawab Kevin lagi.
"Baiklah." Ucap Bimo.
"Oh iya, saya besok harus bener bener pulang ke Bandung. Soalnya masih ada berkas yang belum saya selesaikan. Ga apa apa kan saya jadi merepotkan kamu Bimo?" Tanya Kevin lagi.
"Ga apa apa, tenang aja. Cassandra aman sama saya."
Tak berselang lama, ada suster yang memanggil keluarga dari Aura.
"Keluarga dari pasien atas nama anak Aura." Ucap suster tersebut.
"Iya sus, saya ayahnya." Ucap Kevin.
"Tolong ke pihak administrasi, dan urus juga untuk rawat inap anak bapak." Ucap suster tersebut.
"Baiklah." Balas Kevin.
"Sayang, kamu disini saja ya sama Bimo. Aku mau urus administrasi Aura dulu." Ucap Kevin kepada Cassandra.
"San, Samuel itu siapa? Kok kayaknya Kevin gak suka banget lo deket sama dia." Ucap Bimo.
"Lo inget gak, orang yang pernah bikin keributan di toko gue? Yang akhirnya kita pergi ke Lembang." Ucap Cassandra.
"Oh, jadi cowok itu. Dia calon suami lo yang gak jadi itu kan?" Tanya Bimo lagi.
"Yes. benar sekali. Jadi selama gue di Jogja. Dia selalu gencar deketin gue lagi. Ya gue risih lah. Secara dia kan udah jadi adik ipar gue. Terus gue sempet bilang ke Kevin. Dan sejak saat itu, Kevin jadi over protektif sama gue kalo di depan dia. " Jelas Cassandra.
__ADS_1
"Gue juga bakal lakuin hal yang sama sih. Soalnya hati manusia gak bisa di tebak. Takutnya dia nekat ngapa ngapain lo. Cuma biar lo bisa balik lagi sama dia." Ucap Bimo.
Tak berselang lama Kevin datang menghampiri Cassandra dan Bimo. Dan Aura langsung di bawa ke ruang VIP untuk melakukan perawatan di rumah sakit ini.