
Hari sudah menjelang siang. Setelah asik bermain, Aura ingin makan di tempat fried chicken. Tak berselang lama, mereka sudah sampai di tempat yang Aura inginkan.
"Mau pesen apa aja sayang?" Tanya Kevin kepada Aura yang ada di pangkuannya.
"Aku mau ayam, mau kentang goreng, mau burger juga ayah." Jawab Aura.
"Ayah gak salah denger nih, kok banyak banget pesennya." Ucap Kevin.
"Aku kan masih masa pertumbuhan ayah. Jadi harus makan banyak." Jawab Aura.
"Udah pinter jawab ya anak ayah sekarang." Ucap Kevin sambil menjawil hidung Aura.
"Kamu mau pesen apa?" Tanya Kevin kepada Cassandra.
"Nasi sama ayam aja udah cukup mas." Balas Cassandra.
"Oh iya pesen air mineral juga. Gak baik kalau Aura minum soda." Lanjutnya.
"Ya udah, kalian cari tempat aja. Biar aku yang pesen." Ucap Kevin sambil menurunkan Aura dari gendongannya.
"Ayok sayang." Ajak Cassandra kepada Aura.
Cassandra pun mencari tempat untuk mereka makan. Dan tak jauh dari meja mereka, ada perosotan yang bisa dipakai anak untuk bermain. Sambil menunggu Kevin memesan makanan mereka, Aura bermain di tempat itu. Tentu saja di bawah pengawasan Cassandra.
"Hati hati sayang, nanti jatuh." Ucap Cassandra.
Cassandra selalu memperhatikan gerak gerik dari Aura. Hingga tak terasa Kevin sudah sampai di meja mereka. Dan mengajak Aura untuk makan. Dengan telaten Cassandra menyuapi Aura makan. Aura makan sambil bermain di tempat tersebut. Dan ia juga ikut menyuap untuk dirinya sendiri. Saat sedang makan, hp Cassandra berbunyi tanda adanya telfon masuk. Saat dilihat ternyata ibu yang menelfon.
"Assalamualaikum, ada apa bu?" Tanya Cassandra.
"Wa'alaikum salam. Mbak ibu mau ngasih tau, kalau pulang kunci rumah ibu simpan di bawah pot bunga ya. Di tempat biasa." Jawab ibu.
"Ibu sama ayah mau pergi? Terus Myta ikut pergi juga atau gimana? Kok sampe di simpen di bawah pot kunci rumahnya."
"Myta mau melahirkan mbak. Ini ibu lagi di rumah sakit. Jadi rumah dalam keadaan kosong saat ini."
"Oh gitu. Di rumah sakit mana bu? Nanti aku nyusul kesana. Biarpun aku masih kecewa sama Myta. Tapi aku juga pengen lihat keponakan aku."
"Di rumah sakit x mbak. Ga apa apa mbak. Kasian Aura kalau mbak kesini. Dia pasti capek."
"Nanti mbak nyusul kesana pas udah nganterin Aura sama mas Kevin ke rumah."
__ADS_1
"Ya udah gimana baiknya aja mbak. Ya udah ibu cuma mau ngasih tau itu aja. Ga usah buru buru sayang. Lanjutin aja dulu kegiatan kamu nak. Kasian Aura, takutnya dia masih ingin bermain."
"Perhatian banget sama Aura."
"Dia kan cucu ibu. Ya udah ya mbak. Selamat bersenang senang. Jaga cucu ibu dengan baik. Assalamualaikum." Ucap Ibu menutup panggilan.
"Siap bos. Wa'alaikum salam." Jawab Cassandra.
Hati Kevin lagi lagi menghangat mendengar penuturan ibu. Cassandra sengaja meloudspeaker panggilan tersebut, karena tangannya dalam keadaan kotor karena sedang menyuapi Aura.
"Aku makin yakin sama kamu. Makasih sayang, aku gak nyangka. Keluarga kamu juga nerima aku dan Aura dengan sangat baik." Ucap Kevin.
"Sama sama mas. Ya udah lanjutin makannya. Nanti aku izin ke rumah sakit ya. Kamu pulang aja sama Aura. Kalau di ajak kasian Aura, takutnya dia capek." Ucap Cassandra.
"Dia mana mau di tinggal di rumah sama aku berdua doang. Kita tanya aja sama Auranya langsung, dia mau pulang atau ikut ke rumah sakit." Balas Kevin di tanggapi anggukkan kepala oleh Cassandra.
Setelah selesai makan, mereka kembali ke mobil dan menanyakan soal Cassandra yang akan ke rumah sakit.
"Sayang, nanti bunda mau ke rumah sakit dulu. Kamu sama ayah tunggu di rumah aja ya. Ga apa apa kan?" Tanya Cassandra.
"Gak mau, aku mau ikut sama bunda." Ucap Aura yang berada di pangkuan Cassandra.
"Kamu gak capek emangnya? bunda cuma takut kamu capek."
"Ga apa apa mas, kalau kalian ikut ke rumah sakit?" Tanya Cassandra sambil melihat ke arah Kevin yang sedang menyetir.
"Ga apa apa kok. Ke arah mana ini?" Tanya Kevin.
Cassandra pun menunjukkan arah kemana mereka harus pergi. Tak berselang lama, mereka telah sampai ke rumah sakit. Setelah menelfon ibu, mereka di beri tahu harus kemana.
Setelah sampai, Cassandra melihat ayah dan ibunya sedang menunggu di depan ruang bersalin. Ada juga kedua orang tua Samuel. Hanya Samuel yang tidak terlihat. Mungkin sedang menemani Myta di dalam.
"Assamalualaikum." Ucap Cassandra.
"Wa'alaikum salam." Jawab mereka serempak.
"Cassandra." Ucap ibu dari Samuel sambil memeluk Cassandra.
"Maafkan tante nak. Tante telah gagal mendidik Samuel." Lanjutnya sambil terisak.
"Gak apa apa tante, mungkin aku sama Samuel memang tidak berjodoh." Jawab Cassandra.
__ADS_1
"Belum lahir bu anaknya Myta?" Lanjutnya.
"Belum nak." Ucap Ibu.
"Kok Aura di ajak kesini. Kasian nanti dia capek. Mbak ini gimana sih, kan ibu udah bilang ga usah kesini. Takutnya Aura kecapean. Belum lagi besok kalian terbang ke Bandung lagi." Lanjutnya panjang lebar saat melihat sosok Kevin dan Aura di belakang Cassandra. Dan orang tua Samuel ikut melihat ke arah Kevin dan aura.
"Aura yang pengen ikut bu." Kevin yang menjawab.
"Maafkan om ya nak. Ayah sangat malu kepada kamu."Ucap ayah Samuel menghampiri Cassandra
"Gak apa apa om, tidak usah di pikirkan. Gimana kesehatan om dan tante?"
"Kami baik baik saja nak. Kamu baik baik aja kan?" Ucap ayah Samuel
"Aku baik kok om." Jawab Cassandra.
"Bunda, aku ngantuk. Pengen di gendong bunda." Ucap Aura yang merengek di gendongan Kevin. Membuat para orang tua melihat ke arah Aura.
"Sama ayah aja ya. Kasian bunda kalau harus gendong kamu." Kevin yang menjawab, membuat Aura menangis.
"Ga apa apa mas. Kan bisa sambil duduk." Ucap Cassandra.
"Sini sayang, bunda gendong. Tapi sambil duduk ga apa pa ya?" Ucap Cassandra sambil mengambil Aura dari gendongan Kevin dan hanya di balas anggukkan kepala oleh Aura.
"Mereka siapa? Kok manggil kamu bunda?" Tanya ibu Samuel.
"Kenalin, ini mas Kevin dan ini anak nya Aura. Aura mengira aku ini bundanya. Karena ia tidak mempunyai sosok ibu. Ibunya meninggal saat melahirkan Aura." Jawab Cassandra.
"Tolong jaga Cassandra." Ucap ayah Samuel kepada Kevin. Dan Kevin hanya mengangguk sambil tersenyum.
"Ayah sama ibu, juga om dan tante sudah makan siang?" Tanya Kevin kepada para orang tua.
"Belum nak, nanti saja jika Myta sudah melahirkan." Jawab ibu.
"Saya belikan makan siang ya bu, Kalian harus makan. Di bawa kesini saja makan siangnya." bujuk Kevin.
" Ya sudah, terserah kamu saja nak." Ucap ayah.
"Baiklah. Aku ke kantin dulu." Ucap Kevin.
"Titip Aura sebentar ya." Ucap Kevin kepada Cassandra.
__ADS_1
Mereka lalu mengobrol di depan ruang bersalin. Orang tua Samuel menanyakan dimana sekarang Cassandra tinggal dan apa kegiatan yang ia lakukan. Cassandra dengan senang hati menjawab semua pertanyaan dari orang tua Samuel. Sedangkan Aura, dia tidur dengan nyenyak di pangkuan Cassandra.