
Tak terasa sudah 2 minggu. Cassandra saat ini sedang membuat sarapan berupa nasi goreng untuk dirinya dan Aura. Sudah 1 minggu ini Aura menginap di rumah Cassandra. Karena sang nenek tercinta sedang menyusul kakek nya ke Swiss.
"Sayang, nanti ada om Bimo kesini. Bunda mau pergi sama om Bimo. Kamu mau ikut bunda atau pulang? Di rumah masih ada Nina (pengasuh Aura). Katanya nenek juga pulang hari ini." Jelas Cassandra kepada Aura sambil menyiapkan sarapan untuk mereka berdua.
"Aku mau ikut bunda aja. Boleh ga?" Tanya Aura.
"Boleh sayang. Ya sudah, habisin dulu sarapan kamu udah itu kita siap siap."
"Siap bunda."
Aura makan dengan sangat lahap. Ia sangat senang hari ini akan pergi jalan jalan. Meskipun tidak dengan ayah tercinta. Tapi ia sangat bahagia. Tak berselang lama mereka pun sudah siap. Dan segera turun ke bawah sambil menunggu Bimo. Cassandra segera mengecek persiapan untuk membuka toko dan juga beberapa pesanan. Ia akan bersantai jika semua sudah dirasa aman. Sedangkan Aura duduk di salah satu kursi sambil memperhatikan sekitanya.
"Assalamualaikum cucu nenek." Ucap mami Kevin yang tiba tiba muncul di belakang Aura.
"Nenek." Ucap Aura langsung memeluk tubuh nenek.
"Dibalas dulu dong sayang salamnya." Tegur mami.
"Hehehe.. Aura lupa. Saking senengnya. Wa'alaikum salam nenek." Jawab Aura sambil tersenyum manis.
"Eh ada kakek juga. Kakek, Aura kangen." Ucap Aura sambil berlari ke arah kakek nya yang meskipun jarang bertemu, tapi Aura sangat dekat dengan kakeknya.
"Bunda kamu mana sayang?" Tanya mami.
"Barusan di deket lemari itu nek. Tadi bunda bilang mau nge cek pesanan dulu sebelum berangkat." Jelas Aura.
"Kalian mau berangkat kemana sayang?" Tanya kakek yang tak lain papi dari Kevin.
"Gak tau. Tapi katanya nanti ada om Bimo yang jemput." Sahut Aura lagi.
"Sayang, ni cake kesukaan kamu. Masih hangat loh. Mau ga?" Tanya Cassandra kepada Aura sambil menata cake di etalase. Ia tak sadar dengan kehadiran mami di toko nya, karena Cassandra menawarkan cake kepada Aura tanpa menoleh ke arah Aura.
"Serius banget sampai mami gak di sapa." Ucap mami sambil mendekati Cassandra.
"mami, kapan sampai? Maaf mi, aku terlalu serius." Ucap Casandra tidak enak hati.
"Ga apa apa sayang. Mami cuma bercanda kok." Seru mami lagi sambil terkekeh melihat raut wajah Cassandra.
"Jagoan juga Kevin cari calon isteri. Pantesan gak mau papi kenalin sama anak temen papi. Cantik banget ternyata calon menantu papi ini." Ucap papi yang menghampiri isterinya dengan Aura berada di gendongan sang kakek.
"Kenalin sayang, ini papinya Kevin. Suami mami." Ucap mami memperkenalkan Cassandra dengan sang suami.
"Halo, om. Cassandra" Ucap Cassandra memperkenalkan diri sambil mengulurkan tangannya.
__ADS_1
"Masa om sih. Papi dong." Ucap papi sambil menyalami tangan Cassandra.
"Oh iya, papi maksudnya." Ucap Cassandra lagi yang membuat papi tersenyum dan membawa Cassandra ke dalam pelukannya.
"Oh iya, kata Aura kamu mau pergi sama Bimo? Udah izin sama Kevin belum? mami takut nanti malah ada salah faham." Ujar mami.
"Udah kok mi. Tenang aja." Jawab Cassandra.
"Oh iya, persiapan pernikahan kalian udah sampai mana?" Tanya mami lagi.
"Kita belum siapin apa apa mam. Baru tempat resepsi aja. Mas Kevin mau kita ngadain resepsi di hotel milik mas Kevin. Kalau yang lain belum sempet mam. Soalnya mas Kevin lagi aga sibuk belakangan ini." Jelas Cassandra.
"Dia itu gimana sih. Masa mau nikah malah mentingin kerjaan." Omel Mami
"Ga apa apa mam. Masih 2 bulan lagi kan." Jawab Cassandra.
"Oh iya papi lama kan di Bandung?" Lanjutnya.
"Lama, kerjaan udah papi serahkan ke orang kepercayaan papi. Papi disini sampai kalian resmi menikah. Kecuali kalau ada hal mendesak yang mengharuskan papi hadir. Mungkin papi bakal ke Swiss dulu. Baru ke sini lagi setelah kerjaan selesai." Jelas papi.
"Assalamualaikum. Wah rame ternyata. Eh ada mami juga." Ucap Bimo saat datang ke toko.
"Wa'alaikum salam." Jawab mami, papi, Cassandra dan Aura serempak.
"Halo sayang." Ucap Bimo sambil membawa Aura dalam gendongan dan menciumi wajah Aura secara tubi tubi. Sedangkan Aura hanya tertawa.
"Bimo, kenalin suami mami." Ucap mami memperkenalkan papi kepada Bimo.
"Bimo." Ucap Bimo sambil mengulurkan tangan kepada papi.
"Panggil papi aja." Ucap papi.
"Kalian mau kemana?" Tanya mami sambil melirik Cassandra dan Bimo secara bergantian.
"Nih, calon mantu mami maksa banget pengen kenal sama keluarga aku." Jelas Bimo kepada mami.
"Dih, ngada ngada." Ujar Cassandra.
"Lo yang ngomong kemaren. Gak usah belaga pikun lo." Ucap Bimo.
"Ya udah kalo gak ikhlas gak usah jadi aja." Ucap Cassandda pura pura merajuk.
"Dih merajuk, kayak emak emak aja lo."Ucap Bimo.
__ADS_1
"Biarin. Suka suka gue lah." Ucap Cassandra lagi.
"Duh kalian ini. Gini nih pap kalau Cassandra sama Bimo barengan pasti kayak tom and jerry." Ucap mami sambil menggelengkan kepala dan papi hanya tersenyum melihat perdebatan barusan.
"Mami mau minta sesuatu dong. Tolong dong kalau ngomong gak usah pake lo gue lo gue segala. Pusing mami dengernya. Aku kamu aja kan bisa." Ucap mami membuat Cassandra dan Bimo saling tatap.
"Siap mam. Apapun untuk mami yang paling cantik ini." Ucap Bimo dengan gerakan hormat mengahadap mami.
"Lagak nya." Ucap Cassandra.
"Mami sama papi mau cake? Biar Cassandra bawain." Ucao Cassandra.
"Papi mau dong. Kata mami cake buatan kamu enak. Papi jadi penasaran." Ucap papi.
"Baru ada chesse cake tapi. Ga apa apa pap?" tanya Cassandra.
"Ga apa apa. Tolong bawain ya sayang." Ucap papi lagi.
Cassandra segera membawa 4 potong cake. Untuk papi, mami, Aura dan Bimo.
"Silakan dinikmati." Ucap Cassandra sambil menyimpan cake di meja. Membuat semua duduk.
Mereka semua menikmati cake yang di bawa Cassandra sambil mengobrol ringan. Saking asik nya ngobrol, tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 10.
"San berangkat sekarang yuk, takut keburu terlalu siang." Ajak Bimo kepada Cassandra.
"Om, aku ikut boleh ya?" Tanya Aura.
"Boleh dong sayang. Let's go." Ucap Bimo membuat Aura senang.
"mami, papi kita pamit pergi dulu ya. Deni udah siapin cake buat mami bawa pulang." Ucap Cassandra sambil menyalami tangan mami lalu papi. Diikuti oleh Bimo dan Aura.
"Iya sayang, makasih ya." Ucap mami kepada Cassandra.
"Hati hati Bim bawa mobilnya. Jagain calon menantu papi sama cucu papi." Ucap papi kepada Bimo.
"Siap pap. Jangan khawatir. Mereka pasti aman sama aku." Jawab Bimo.
"Benarkan kata mami. Apa yang mami katakan tentang Bimo." Ucap mami saat Cassandra, Aura dan Bimo sudah keluar dari toko Cassandra.
"Iya mam. Semoga kecurigaan kamu benar." Balas mami.
Tak lama mami dan papi pulang ke rumah.
__ADS_1
Maaf ya kalau lama update. Kebetulan kemarin kesehatan sempet drop. Minta doanya aja semoga cepet sehat lagi buar bisa update setiap hari. Makasih para pembaca setiaku udah mau baca ceritaku. ♥️♥️