
satu bulan telah berlalu, pembagian ijazah telah di lakukan, pengumuman juara ujian pun telah di disampaikan. juara pertama untuk angkatan tahun ini adalah Raka yg mendapatkan rata-rata nilai 8. di karenakan hal itu pula ia mendapatkan hak istimewa untuk mendapatkan kursi di SMA paling diminati dan di idam-idamkan para murid yaitu SMA PESISIR 1. di SMA PESISIR 1 bukan hanya sekedar sekolah biasa, di dalam nya terdapat padepokan paling populer dengan rangking 10 besar di kota levil. padepokan dan SMA PESISIR 1 adalah satu kesatuan dimana murid SMA PESISIR akan di akui sebagai murid padepokan walaupun telah menjadi murid padepokan lain. hal itulah yg menyebabkan hampir semua murid padepokan di SMA PESISIR 1 memiliki ilmu gabungan antara perguruan asli SMA PESISIR 1 dengan perguruan lain.
SMA PESISIR 1 akan mengadakan suatu pertandingan khusus satu sekolahan yg menentukan siapa yg terkuat dalam sekolah tersebut. untuk juara 6 besar akan mendapatkan kesempatan menjadi kandidat sebagai perwakilan sekolah dalam pertandingan tinggat nasional dan berkesempatan untuk mengunjungi kemiliteran di kota levil. pada 2 tahun lalu murid Paling nomer satu adalah Fery Effendy yg telah lulus dan juga ia merupakan adik pertama dari Raka.
( sekedar info ada 3 adik Raka yg masih sekolah dan semuanya bersekolah di SMA PESISIR 1. bahkan adik Raka yg telah lulus pun bersekolah di SMA PESISIR 1 dengan kelulusan terbaik dan merupakan 10 besar. jumlah adik Raka itu ada 7 orang yaitu 5 laki-laki dan 2 perempuan dan di antara ke 7 orang tersebut yg masih sekolah satu perempuan dan 2 orang anak laki-laki kembar. )
di sekolah SMA PESISIR ini berisi orang-orang yg telah mendapatkan teknologi yg meningkatkan kemampuan. mulai dari fisik, otak, dan ilmu tenaga dalam. namun untuk teknologi di bidang ilmu pengetahuan dan kecerdasan otak sangat sedikit peminat. karena kemungkinan berhasilnya hanya 20% dengan tingkat efek samping yg 50% kegilaan dan 50% kehilangan nyawa. teknologi ini di beri nama serum gen x. nama ini di ciptakan karena sesuai dengan hasil penelitian yg menunjukkan orang yg memakai serum gen x akan dapat menurunkan efek kekuatan dari serum tersebut dengan kemungkinan 100% namun secara acak. namun kekuatan yg di terima anak tersebut hanya 64% dari kekuatan asli serum gen x dan tingkat efek sampingnya meningkat menjadi 300%. sehingga keturunan itu pun juga harus memakai serum gen x untuk mengurangi efek samping. tetapi ada sebagian orang yg mampu menghilangkan efek samping tersebut seperti tentara dan orang-orang yg memaksakan diri atau di situasi yg sulit. sehingga tubuh mereka berevolusi dan mulai beradaptasi dengan kekuatan itu dan menghapus efek sampingnya. serum gen x ini merupakan hal yg ada di perkotaan saja. untuk di desa kemungkinan penduduk tetap pengguna serum gen x adalah 0% dan sekitar 15% saja yg memiliki kekuatan namun hanya sekedar singgah atau berkunjung bukan menetap. hal ini dikarenakan efek samping yg terlalu berbahaya dan peralatan medis di desa yg tak mendukung.
SMA PESISIR 1 sebenarnya tak menganjurkan harus memakai serum gen x untuk muridnya. tetapi jika tak memakai serum ini perbedaan kekuatan bisa mencapai 50% dan kemungkinan akan menjadi korban bully. walaupun sangat sedikit pembullyan namun masih ada di sekolah ini dan jarang ada penindakan. karena di sini terdapat hukum siapa kuat dia bertahan dan larangannya hanya membunuh sesama anggota sekolahan serta di perbolehkan membunuh orang luar jika ada alasan kuat atau keadaan mendesak. hal itu di sebabkan oleh majunya medis di sekolah itu. hingga apabila seorang murid memotong tangan murid lain. sekolah mampu menyambungkannya lagi walaupun membutuhkan waktu penyembuhan yg agak lama kecuali dengan membayar sejumlah uang. maka bisa menggunakan pengobatan yg begitu cepat. tapi ada salah satu kemampuan yg menyebabkan kecacatan permanen kecuali sang pelaku menarik mana atau kekuatan yg ada di anggota tubuh lawan yg ia serang. bisa juga dengan seseorang yg memiliki kekuatan tipe penyerap seperti kegelapan atau cahaya.
Raka memilih untuk menerima beasiswa di SMA PESISIR 1 dengan alasan beasiswa yg di dapat mencakup hampir keseluruhan kecuali hal-hal khusus. Dan juga mendapatkan potongan harga untuk pembelian serum gen x sebesar 50%. bila menolak pembelian serum tersebut maka potongan harga itu akan di hadiahkan pada murid yg mendapatkannya. walaupun begitu 100% murid disini merupakan pengguna serum tersebut. namun Raka memutuskan untuk menolak serum itu agar tak mendapatkan efek samping juga tak tergantung pada sebuah teknologi.
Raka pun pergi seorang diri ke SMA PESISIR 1 seorang diri. Raka membawa semua persyaratan dan juga kertas yg berisi informasi tentang dirinya yg merupakan juara satu di sekolahannya. saat ia sampai di depan sekolahan ia menyadari bahwa di sekolah ini ada dua tempat yaitu bagian dalam dan luar. sepertinya dalam fasilitas pun berbeda antara 2 kelompok itu. saat itu Raka di sambut oleh seorang murid yg dari tatapan matanya menunjukan niat buruk. Raka pun langsung melewatinya tanpa mengatakan apapun dan mengacuhkannya. hal itu membuat murid itu merasa di rendahkan dan hendak menyerang Raka. namun Raka menatapnya dengan pandangan yg menakutkan. pandangan itu menunjukkan niat membunuh yg begitu besar. akibatnya murid tersebut menghentikan serangannya dan memaku di tempat. Raka pun langsung meninggalkannya dan berjalan ke dalam sekolahan.
__ADS_1
( oh ya SMA PESISIR 1 di bagi menjadi 4 daerah. dari gerbang sekolah ada jalan masuk yg di samping kiri ada gedung sekolahan yg berhadapan langsung dengan padepokan. lalu jika lurus masuk ke jalan itu terdapat tempat parkir dan asrama. lalu di belakang gedung sekolah terdapat lapangan olahraga. untuk lokasi SMA PESISIR 1 berada diantara desa krims dan pusat kota levil serta di kelilingi perkebunan dan persawahan serta hanya ada beberapa toko dan ruko di sekitarnya tanpa ada rumah penduduk. )
Raka mulai masuk ke daerah para murid luar. ia mulai mengamati segala hal yg ada di depannya. terlihat 5 gedung bertingkat 10 yg berisi beberapa murid dan orang dewasa yg sedang bersantai-santai. 5 gedung tersebut diantaranya 3 gedung ruang kelas dari kelas 1 sampai 3, lalu 1 bangunan laboratorium, perpustakaan, kantin dan ruang klub serta bangunan terakhir adalah bangunan karyawan dan guru. lalu Raka berjalan ke arah gedung karyawan dan guru yg merupakan gerbang menuju daerah murid dalam. Raka pun berjalan kearah gerbang tersebut menuju daerah murid dalam. namun ia berhenti tepat di depan gerbang karena ia merasakan keanehan pada gerbang itu. Raka pun memasukkan tangannya ke dalam gerbang tersebut dan merasakan dorongan yg begitu kuat hingga tangannya agak terlempar. tiba-tiba ada seorang murid yg menghampiri Raka.
murid :" apa yg kau lakukan di sini? "
Raka :" mau ke ruang guru untuk mengurus pendaftaran murid baru. "
Raka :" kupikir ini adalah gerbang masuk ke ruang guru. "
murid :" ya ampun kamu ini. yaudah aku antar kamu ke ruang pendaftaran. oh ya kau sudah merasakan gerbang tersebut kan. "
murid itu pun berjalan memimpin jalan ke arah ruang pendaftaran di ikuti Raka yg berada di sampingnya
__ADS_1
Raka :" gerbang itu memiliki daya dorong. tapi apakah fungsi gerbang seperti itu? "
murid :" itu adalah pembatas antara murid luar dan dalam. gerbang itu pun bertujuan untuk menyeleksi para murid agar memudahkan para guru untuk mencari para pemilik bakat. "
Raka :" ohhhh. bukankah itu lebih seperti dinding pembatas kasta? "
murid :" memang ada hal yg lepas dari kasta? "
Raka pun diam tak mampu menjawab. karena memang segala sesuatu di batasi oleh kasta yg terkadang memicu sebuah perbedaan. tak lama kemudian Raka telah sampai di ruang pendaftaran. murid yg mengantarkannya pun pamit pergi karena ada urusan. Raka pun berjalan masuk dan mengisi persyaratan. namun ia harus di tes kekuatannya dengan sebuah batu yg dapat menunjukan tingkatan seseorang. karyawan tersebut hanya meminta Raka untuk mengeluarkan mana yg ada di dalam tubuhnya. mana tersebut akan di serap batu giok tersebut lalu akan di analisa tingkat kekuatannya. padahal hal yg seharusnya dilakukan murid untuk mengecek kekuatan di batu giok tersebut adalah menyerangnya dengan kekuatan terkuat. di karenakan hal itu Raka hanya mendapatkan tingkat kekuatan perunggu bintang 5 .
( untuk tingkatan kekuatan ada 7 yaitu perunggu, perak, emas, elite, master, grand master, dan unknown. untuk tingkatan unknown juga di bagi dalam beberapa tingkatan. namun hal itu akan saya bahas di saat Raka akan bertemu dengan orang-orang yg memiliki tingkat unknown. Dan untuk satu tingkatan di bagi menjadi 5 bintang. )
Raka akhirnya masuk sebagai murid luar dikarenakan mendapatkan tingkat kekuatan perak. Raka pun pamit undur diri kepada karyawan dan bersiap untuk pulang. Raka pergi ke hutan terlarang untuk berburu kembali dan sekedar melatih kekuatannya serta mencari pertemanan dengan penghuni di sana.
__ADS_1