kontrak misterius: ikatan jiwa

kontrak misterius: ikatan jiwa
eps.23


__ADS_3

sebulan telah berlalu di mana Raka telah belajar ilmu beladiri dan tenaga dalam dengan sangat giat hingga pencapaiannya sudah tak bisa di ikuti oleh orang normal. pelajaran otodidak nya dapat mencapai tingkat kesuksesan yg tinggi ini berkat kemampuan otaknya yg di atas rata2 dan hal itu juga yg membuat Andi dan Aqila terkejut dengan sikap Raka yg belajar dengan giat tidak seperti biasanya yg selalu main-main dan meremehkan. walaupun begitu tak ada yg mengetahui tingkat kekuatan aslinya. karena seperti yg kita tahu saat pengujian yg di lakukan bertahap Raka selalu berusaha menutupinya. namun sebagian besar murid di SMA pesisir ini pun sudah mengetahui bahwa Raka unggul dalam hal kekuatan fisik. hingga ada asumsi bahwa Raka lemah di ilmu tenaga dalam.


hari ini mulai trending berita tentang turnamen tingkat distrik 3 yg berisi berbagai perguruan dan sekolah dengan murid yg memiliki ilmu beladiri dan tenaga dalam terbaik. untuk turnamen tahun ini setiap perguruan atau sekolah dapat mendaftarkan 2 tim turnamen kelompok dan 5 orang turnamen individu atau satu lawan satu. biasanya turnamen ini di adakan setahun sekali pada awalnya namun beberapa tahun belakangan hal itu mulai berubah menjadi setahun 2 kali pertandingan. pada turnamen itu terdapat turnamen individu memiliki peraturan seperti pada umumnya yaitu

__ADS_1


kekalahan peserta yg tidak menyerah akan di tentukan oleh wasit atau pengawas. apabila wasit salah melakukan penilaian yg menyebabkan kematian peserta maka wasit akan mendapatkan hukuman yg sangat berat. untuk peraturan turnamen kelompok ada sedikit perubahan di mana jika ada beberapa anggota tim yg menyerah maka hanya pihak yg mengatakan menyerah yg akan di diskualifikasi. walaupun satu anggota yg tersisa namun tak mengatakan menyerah maka tidak akan di hentikan pertandingan itu. wasit akan di berikan hak untuk menghentikan pertandingan atau menangkis serangan apabila peserta terakhir sudah tak mampu menggerakkan tubuhnya satu meter sebelum serangan mengenainya dengan ketentuan luka yg di terima pengguna sangatlah parah. karena hal itu lah di turnamen kali ini para tim medis akan di dampingi oleh orang-orang yang memiliki kemampuan tipe teleportasi dan para medis pun yg memiliki kemampuan penyembuhan yg sangat luar biasa. menurut berita beredar hari turnamen itu di laksanakan sekitar 2 bulan dari sekarang dan pendaftaran terakhir peserta yaitu 2 Minggu sebelum turnamen di mulai.


pada turnamen kali ini pihak SMA pesisir hanya mengirimkan 2 tim untuk pertarungan kelompok yg terdiri satu tim dari kelas 1 dan satu tim dari kelas 2. untuk peserta turnamen individu akan di pilih dari 2 tim tersebut. para peserta turnamen yg mewakili SMA pesisir sudah di berikan dan di daftarkan yaitu untuk kelas 2 ada Aulia citra, Adi Santoso, aji Santoso, rob Ferdi, dan silvani. untuk kelas satu yaitu Aqila syahira, Andi, Becky fernandi, Alfaro dan Raka Arsya. dan untuk yg mewakili turnamen individu yaitu Adi Santoso, rob Ferdi, Aulia citra, Becky fernandi dan Raka Arsya. pemilihan Raka yg merupakan satu-satunya murid luar adalah karena kejadian ia menyerang murid dalam dulu yg menunjukkan kemampuannya cukup mumpuni. walau begitu sebenarnya pihak SMA pesisir hanya berharap besar pada kelas dua saja. hal itu di dikuatkan dengan buktinya berbagai sumber daya yg di sediakan oleh sekolah kepada peserta kelas dua. sedangkan untuk kelompok kelas satu yg merupakan kelompok Raka tak mendapatkan sumber daya apapun. walaupun begitu kelompok Raka pun tak bisa berbuat apa-apa. Raka pun mulai menyadari bahwa pada akhirnya yg kuat akan semakin di dukung agar menjadi sangat kuat. sedangkan yg lemah akan di jatuhkan serendah mungkin. walaupun hal demikian terjadi Raka pun masih bingung akan tindakan sekolah tersebut. harusnya jika memang hanya memfokuskan pada peserta kelas dua saja maka sekolah bisa hanya mendaftarkan kelas dua sebagai peserta tanpa adanya kelas satu. namun sebenarnya ada dua kemungkinan yg Raka pikirkan tentang tindakan sekolah itu yaitu pertama sekolah ingin memberikan pengalaman dan pengetahuan terlebih dahulu kepada siswa kelas satu bahwa tingkatan mereka bukan apa-apa di luar sana. hingga memicu semangat para murid kelas satu untuk lebih giat belajar. untuk alasan yg kedua yaitu agar tak adanya protes dari para peserta yg tak di beri sumber daya untuk menunjang latihannya dalam menghadapi turnamen itu. sebab apabila kedua kelompok dari kelas dua maka akan adanya protes terhadap sekolahan yg memilih dalam memberikan sumber daya dalam menghadapi turnamen itu. berbeda bila kelas satu yg kemungkinan besar akan tetap diam walaupun tak mendapat sumberdaya yg menunjang untuk latihan nya. walau sebenarnya Raka tak perduli apapun dengan hal itu dan tak mengharapkan sedikitpun.

__ADS_1


perpustakaan murid dalam menjadi lebih ramai hari ini dan kemungkinan sampai turnamen itu selesai. mengingat doktrin yg mempengaruhi setiap sekolah yg menganggap pertandingan itu menjadi nilai atau tingkatan seberapa kuat dan besarnya sekolah tersebut. hal itu membuat pihak sekolah akan sibuk akan persiapan turnamen itu dan membiarkan murid yg tak termasuk peserta turnamen memiliki waktu luang. hingga para murid akhirnya memilih untuk pergi ke perpustakaan untuk mengisi waktunya selama di sekolahan hingga agak sedikit bising. Raka yg mulai terganggu mulai mencari tempat membaca yg sepi yaitu di tempat paling dalam dari perpustakaan tersebut dan tempat tak di masuki cahaya matahari. sebenarnya ada alasan tempat yg Raka gunakan sepi yaitu adanya sebuah aura yg kurang menyenangkan yg menyebabkan seseorang akan merasa terganggu dan akhirnya memilih pergi. walaupun begitu hal tersebut tak mengganggu Raka karena Raka telah sedikit menggertak aura tersebut dengan menggunakan aura yg lebih kuat dari aura yg mengisi ruangan tersebut. hingga aura tersebut mulai perlahan menghilang karena terganggu dengan aura yg lebih mendominasi.


tak terasa waktu telah sore hari dan waktunya para murid untuk pulang ke rumah atau ke asrama masing-masing. Raka pun pulang ke rumahnya sambil membaca buku yg ia pinjam dari perpustakaan. hingga ada tiga sosok yg mengikutinya yaitu Andi, Aqila, dan Aulia yg membuat Raka melihat ke arah mereka karena panggilan yg terucap dari bibir mereka. mereka mendatangi Raka untuk membicarakan tentang latihan bersama untuk menghadapi turnamen tersebut. Raka pun terlihat kurang tertarik akan hal itu walaupun ia setuju untuk ikut di dalamnya dan mereka bertiga sadar bahwa Raka di saat latihan tidak akan mengikuti kegiatan, hanya sekadar ikut dalam kegiatan itu sebagai penonton yg hanya sibuk akan dunianya sendiri.

__ADS_1


__ADS_2