kontrak misterius: ikatan jiwa

kontrak misterius: ikatan jiwa
eps. 20


__ADS_3

hari ini Raka berlatih sekaligus berburu bersama Adelino dan Alardo. tapi sebelum peerburuan di mulai Raka telah mengeluarkan kekuatan elemennya yg sama seperti kemarin kepada Adelino dan Alardo. setelah Raka melakukan percakapan batin dengan Adelino dan Alardo untuk memberikan perintah. Raka tak berani membuka suara karena Raka yakin bila ia bersuara sedikit saja buruannya pasti akan mengetahuinya. saat itu Raka melihat satu rusa dan satu kancil dan meminta Adelino dan Alardo untuk menangkap keduanya dengan mengendap-endap. semuanya berjalan sesuai rencana dan keduanya berhasil di tangkap. Raka pun mengikat buruan itu dan membawanya ke tempat biasa ia beristirahat di hutan ini. saat sampai Raka membiarkan kedua kucingnya bermain-main ataupun berkeliling. sedangkan ia mencoba berburu lagi dengan usahanya sendiri.


setelah satu setengah jam Raka sampai di tempat istirahat nya dan menemukan kedua kucing nya telah kembali ke bentuk awal serta tengah tertidur di samping hewan buruannya tadi. Raka pun ikut tidur di sana mengistirahatkan tubuhnya yg lelah. di saat itu pula Raka merasakan ada yg mengawasi dirinya seperti yg ia rasakan kemarin saat bertemu dengan kedua kucing itu. lalu Raka pun meminta sosok yg mengawasinya untuk menampakkan wujudnya. lalu muncullah sang kucing biru cerah dengan tatapan tajam ke arah Raka. namun tatapan itu berubah sedih saat menatap Adelino dan Alardo. hal itu meyakinkan Raka bahwa kucing itu ada hubungannya dengan Adelino dan Alardo. lalu Raka pun bertanya pada kucing itu.


" mengapa kau mengawasi ku? " tanya Raka


kucing itu menjawab " aku adalah Sina yg merupakan ibu dari kedua kucing yg bersamamu. aku mengawasimu untuk melihat apakah kau memiliki niat buruk kepada mereka berdua. "


" lalu mengapa kau tak mencoba merebutnya dariku kalau itu benar anakmu? " tanya Raka sekali lagi


" aku tak bisa menjaganya lagi. bahkan hidupku pun sudah tak lama lagi. apalagi ada musuh-musuh ku yg sedang mengejar ku dan ingin membunuhku dan anak-anak ku. karena itu aku memastikan apakah kau mau menjaga anak-anak ku dan merawatnya dengan baik? " ucap Sina

__ADS_1


Raka menjawab " aku sanggup untuk merawatnya. namun sepertinya mereka akan lebih senang apabila kau bersamanya. jadi katakanlah masalahmu aku akan mencoba membantumu agar kau bisa bersama dengan anak-anak mu. "


Sina pun menceritakan pada Raka tentang kejadian yg di alaminya dua hari yang lalu. saat itu Sina sedang makan bersama Adelino dan Alardo. namun tiba-tiba mereka bertiga di serang oleh kawanan serigala merah. mereka di serang tanpa tahu kesalahan apa yg telah mereka perbuat. hingga akhirnya mereka terluka cukup parah kecuali Alardo yg berhasil sembunyi. namun Sina akhirnya mengetahui alasan kenapa mereka di serang yaitu karena pasangannya yg berburu di wilayah para serigala merah dan itu membuat sang pimpinan serigala merah marah serta membunuhnya. saat ini para kucing kegelapan sedang bersembunyi untuk menghindari serangan mereka. hal itu membuat Raka sedikit emosi dengan tindakan itu namun ia pun tahu bahwa itu memang hukum rimba. karena ini menyangkut hewan peliharaan nya Raka pun menanyakan kekuasaan dari serigala merah.


Raka pun bergegas pergi ke daerah serigala merah untuk bernegosiasi dan bila tak ada kata mufakat maka terpaksa Raka harus membunuh mereka. tak lama kemudian Raka telah sampai di daerah tersebut. Raka mulai berkeliling untuk mencari siapa penguasa serigala merah itu. setelah 25 menit ia mencari akhirnya bertemu dengan penguasa itu dan menemuinya.


Raka pun berkata " apakah engkau penguasa dari serigala merah? "


Raka pun bernegosiasi secara langsung tanpa basa-basi " apakah engkau bisa berhenti memburu para kucing kegelapan? "


steld pun menjawab " tidak bisa karena salah satu dari mereka telah memasuki wilayah ku dan mengganggu perburuan salah satu bawahan ku. "

__ADS_1


Raka pun berkata " engkau telah menghukumnya jadi lepaskan yg lainnya karena di sini semuanya bebas melakukan apapun. dan jika kau menganggap ini wilayahmu apakah engkau sadar akan resiko apabila ras naga mendengarnya? "


" hahahahahahah aku tak takut pada siapapun bahkan naga sekalipun "kata steld dengan arogannya


" kalau begitu ini untukmu. karena kau tak takut pada naga kau dan seluruh serigala merah pantas mendapatkannya. " Raka pun pergi setelah memberikan sebuah cincin kepada mereka. mereka tak mengetahui bahwa cincin itu adalah milik sang penguasa naga dan steld yg menerima itu sangat bangga dan bahagia karena cincin itu memancarkan kekuatan yg begitu kuat. namun mereka tak menyadari bahwa kehancuran mereka sudah dapat di pastikan.


setelah Raka berjalan cukup jauh terdengar suara ledakan dan pertempuran yg dasyat namun hanya berlangsung beberapa menit saja. lalu suara itu hilang di telan suasana hutan yg tenang. Raka yg mendengar hal itu tersenyum lebar karena rencananya berhasil. Raka pun kembali ke tempat itu dan menemukan Adelino dan Alardo sedang menikmati waktu bersama ibunya. Raka pun berjalan ke arah mereka dan mengatakan bahwa serigala merah sudah hancur tapi ada kemungkinan masih ada yg kabur. Raka menenangkan mereka karena Raka yakin bahwa yg kabur hanya sedikit mengingat ras naga takkan melepaskan targetnya secara mudah.


Raka pun membiarkan ketiga kucing itu pergi menuju ke kebahagiaan yg mereka impikan. Raka membawa hasil buruannya pulang sambil bertanya-tanya apakah pada akhirnya ia tak akan memiliki patner yg selalu menunggu kehadirannya. Raka mampir ke toko ayah Andi untuk menjual semua hasil buruannya hari ini. setelah menyelesaikan hal itu Raka langsung pulang ke rumahnya untuk melakukan aktivitas nya lagi yaitu bermain game. namun saat membuka pintu Raka terkejut melihat Adelino dan Alardo serta Sina ada di rumahnya sedang tertidur pulas di sebuah kursi. Raka pun terlihat sangat senang karena ia tak kesepian lagi di sini. ada sosok yg selalu menunggu dan menyambut nya ketika ia membuka pintu. Raka pergi ke kamar mandi melakukan ritualnya dan kemudian menonton tv setelahnya. namun ia menonton tv hanya sekitar 30 menitan saja lalu ia pergi ke ruangan yg selalu ia gunakan untuk bermain game dan live streaming.


jarum jam menunjukkan pukul 21.09 terdengar hp Raka berbunyi menandakan adanya penggilan masuk. saat melihat layar hpnya Raka pun menjawab panggilan itu yg ternyata adalah Aqila. Aqila mengajak Raka untuk menemaninya untuk menonton pertandingan beladiri yg di adakan di desa kuning. hal itu sedikit menarik perhatian Raka yg membuatnya menerima permintaan itu. mereka pun janjian untuk bertemu besok pukul 13.45 . Raka pun menutup panggilan itu saat merasa sudah tak ada lagi yg perlu di bicarakan. setelah menutup panggilan itu Raka pun bersiap untuk tidur bersama dengan Adelino dan Alardo serta Sina.

__ADS_1


__ADS_2