kontrak misterius: ikatan jiwa

kontrak misterius: ikatan jiwa
eps. 21


__ADS_3

waktu telah menunjukkan pukul 12.35 terlihat Raka yang telah bersiap-siap untuk pergi bertemu dengan Aqila menonton pertandingan di desa kuning. Raka seperti biasa memakai jaket mahalnya yang sekarang menjadi jaket kesayangannya dan hampir setiap hari ia gunakan. ia berangkat menggunakan bis dengan jalur ke desa pesisir lalu di lanjutkan dengan bis dari desa pesisir ke desa kuning. tapi hari ini Raka membawa tas kecil untuk wadah pedang kecilnya dan tas pinggang. hal itu ia lakukan karena sekedar berjaga-jaga apabila terjadi sesuatu yg membahayakan.


( sekedar informasi bahwa pedang yang selalu ia bawa merupakan 2 pedang biasa yang hanya memiliki keunggulan pada daya tahannya saja dan satu pedang dengan ukiran naga berwarna merah kehitaman yg memiliki kemampuan daya tahan yg kuat dan melipat gandakan kekuatan yg di alirkan pengguna ke pedang tersebut sebesar 2 kali lipat. )


tak berapa lama Raka sudah tiba di terminal desa kuning dan mencari sosok Aqila yang mengatakan akan menunggunya di terminal. saat melihat Aqila Raka belum menyadari bahwa Andi juga bersamanya. karena saat itu Andi duduk di bangku sebelah yang berjarak 3 meter dari Aqila yang membuat Raka berpikir bahwa Aqila sendirian. Raka pun menyapa Aqila untuk memberi tahu bahwa ia sudah tiba. Aqila pun membalas sapaan Raka dan mengajak untuk cepat berangkat. sedangkan Raka baru menyadari kehadiran Andi saat Andi memukul kepalanya seperti biasa karena tidak di sapa Raka. Raka pun beralasan bahwa ia tak melihat andi saat itu.


mereka bertiga berangkat menuju tempat pertandingan yang telah ramai para penonton. setelah duduk Raka melihat daftar petarung yang akan di pertandingan. pertandingan ini di tujukan pada pemuda-pemuda desa kuning dan beberapa dari desa sebelah agar menunjukkan bakat mereka. namun Aqila menolak mengikuti pertandingan itu dan memilih untuk menonton padahal ia pun mendapatkan surat undangan untuk berpartisipasi dalam pertandingan tersebut. dari papan pengumuman itu jumlah petarung terdapat 60 orang yang di bagi menjadi 5 grup. untuk memenangkan juara grup peserta harus menang sebanyak 3 kali. setelah perebutan juara grup barulah babak 5 besar akan di mulai. pertandingan pun di mulai namun saat semua petarung berkumpul Raka melihat keanehan pada satu peserta yang menurut Raka memiliki hawa membunuh yang cukup kuat. bahkan bukan hanya dari peserta itu hawa membunuh itu keluar namun juga dari senjata yang ia bawa. hal itu membuat Raka sadar bahwa senjata yang di bawa peserta itu adalah senjata terkutuk. namun sebagian besar penduduk di kota levil tak mengetahui apa itu senjata terkutuk karena dari apa yang mereka pelajari senjata yang paling tinggi adalah senjata misterius. sedangkan kenyataannya senjata tingkat terkutuk berada di atas senjata misterius.


pertandingan pun di mulai menunjukkan pertarungan yang membuat para penonton berdecak kagum akan kemampuan mereka. ada beberapa penonton yang menyerukan kemampuan hebat peserta yang seharusnya tidak bisa di gunakan oleh orang yg seusia mereka. akhirnya babak grup telah usai dan para peserta di beri waktu untuk beristirahat selama 1 jam 30 menit dan panitia memberikan hiburan kepada penonton sebuah pertunjukan silat dan iringan lagu yang membuat penonton terhibur. namun Raka terlihat mengesampingkan hal itu dan terfokus pada peserta tadi. saat melihat pertarungan peserta itu terlihat gerakannya bukan untuk menjatuhkan atau memenangkan pertandingan melainkan untuk membunuh lawannya. peserta itu juga memenangkan semua pertandingan dengan lawannya yang menyerah karena sudah tak mampu lagi untuk melawan.

__ADS_1


babak lima besar pun di mulai pertandingan berjalan sengit namun ternyata salah satu dari peserta memiliki kelemahan pada stamina sehingga dapat di kalahkan oleh lawan. satu-persatu pertandingan babak 5 besar telah selesai namun untuk peserta yang menggunakan senjata terkutuk juga memenangkan pertandingan dengan cara yang sama yaitu musuh menyerah karena mereka sadar bahwa lawannya berusaha membunuh bukan memenangkan. walaupun mereka telah protes dan mengatakan peserta tersebut hendak membunuh mereka. namun wasit menganggap bahwa itu hanyalah sebuah alasan sebab mereka telah di kalahkan hingga hal itu membuat peserta itu masuk ke babak final pertandingan tersebut. hal sama pun terulang lagi setiap serangan senjatanya terfokus pada titik vital lawan. walaupun begitu lawannya kali ini memiliki kemampuan yang sangat hebat apalagi dalam hal yang berkaitan kecepatan dan reflek. hal itu membuat pemuda yang membawa senjata terkutuk sangat marah hingga ia menunjukkan kemampuan sebenarnya yang mampu membunuh lawan. namun hal itu tak di hentikan oleh wasit yang terlihat menganggap hal itu biasa saja. hingga akhirnya lawan peserta itu mulai terpojok dan mendapat luka yang cukup parah. namun lawan tidak mau mengatakan menyerah walau keadaan nya dalam bahaya. Raka pun melihat peserta menggunakan serangan elemen api yang sangat mematikan dan melemparkannya ke lawan. api itu berwarna merah yang apabila terkena tubuh akan membakar hingga menjadi abu dalam hitungan menit. Raka pun langsung bergerak memasuki arena dengan sangat cepat bahkan tanpa di sadari Aqila dan Andi. lawan terlihat sudah tak mampu lagi untuk menghindari serangan itu dan memilih menahan dengan kekuatan elemen airnya. namun saat akan api itu hendak bertabrakan dengan dinding air itu tiba-tiba saja arahnya berubah ke samping dan menabrak pintu masuk peserta. saat itu Raka berdiri di depan dinding air lalu meminta lawan peserta berbahaya tadi untuk menyerah. namun lawan tadi menganggap enteng serangan itu dan mengatakan mampu mengatasinya. lalu Raka menjelaskan bahwa dinding es saja akan mampu di hancurkan tanpa mengurangi efek serangan api itu apalagi dinding air yang di ciptakannya. lalu Raka menunjuk dampak serangan api itu yang membakar habis apa saja yang ada di sekeliling nya hingga menjadi abu dalam hitungan menit.


kedatangan Raka ke dalam arena membuat wasit mendatanginya dan memintanya untuk keluar arena agar pertandingan dapat di lanjutkan.


" wasit tolong hentikan pertandingan ini dan tunjuklah dia sebagai pemenangnya. " ujar Raka


" ia tak menyerah karena ia bodoh tak mampu membedakan siapa yang ingin menang dengan siapa yang ingin membunuh. kau tak lihat efek serangan api itu yang mampu membakar segala hal dan merubahnya menjadi abu dalam 1 menit dan apa akibatnya jika itu mengenai tubuhnya. apakah kompensasi atau permintaan maaf mampu membuat keluarganya melupakan kesedihan karena nyawa hilang. " ucap Raka


" hal itu tak kan terjadi karena kami mempunyai ahli medis yang mampu menyembuhkan segala luka. " wasitpun menyombongkan ahli medisnya

__ADS_1


" kalau begitu aku punya satu permintaan. bagaimana kalau kau mencoba memasukkan tanganmu ke api itu lalu mintalah ahli medismu untuk menyembuhkan itu. " tantang Raka


wasit itu pun melakukan apa yang Raka minta untuk membuktikan kemampuan ahli medisnya. tangan wasit itu pun terbakar hebat dan kemudian di tangani oleh para tim medis. namun api itu tak pernah padam setelah segala tindakan di lakukan. Raka yg melihat itu pun langsung memotong tangan wasit itu. para tim medis dan wasit langsung diam tak berani berkata apa-apa karena apa yang ia ucapkan tadi ternyata salah. Raka pun meminta peserta yg membawa senjata terkutuk itu untuk pergi. namun peserta itu justru menyerang Raka dengan serangan yg mematikan. Raka pun langsung memegang pedangnya dan mengalirkan kekuatan elemen apinya yang merupakan api kegelapan. namun Raka hanya mengalirkan mana mentahan tanpa perubahan wujud elemen. saat serangan itu beradu dan berakhir peserta itu terjatuh dengan satu luka yang cukup dalam melintang di perut hingga dada. sedangkan senjatanya terpotong menjadi dua dan tak bisa di gunakan lagi. tiba-tiba muncul asap gelap dari pedang itu dan terdapat mata merah dan mulut yang di penuhi dengan gigi tajam.


" bajingan kau telah menggangguku. kau akan menerima balasan yang setimpal. " ucap sosok itu


sebuah serangan keluar dari sosok itu yang berupa api merah yang lebih pekat yang merupakan inti kehidupan dari wujud itu. ia menggunakan inti kehidupan nya untuk serangan terakhir sebelum menghilang kepada Raka. namun Raka dengan mudahnya membelokkan serangan itu yang membuat serangan itu membentur tembok arena. lalu Raka pun berkata kepada wasit dan ahli medisnya serta di dengarkan oleh para penonton.


" kau lihat itu kan. itu adalah senjata yang memiliki roh. namun senjata itu bukan senjata misterius yang menurut kalian senjata paling kuat. namun itu adalah senjata terkutuk yang merupakan senjata paling kuat sekaligus paling berbahaya. karena pengguna senjata harus mengendalikan dan mengontrol roh senjata itu. senjata misterius memiliki roh yang memiliki kekuatan yang hebat dan juga pikiran namun mereka tak memiliki ambisi sehingga senjata akan secara otomatis mengikuti penggunanya. sedangkan senjata tadi berbeda karena roh yangg mengisi senjata terkutuk memiliki ambisi dan kekuatan yang besar serta pikiran. hal itu yang membuatnya berbahaya karena dengan adanya ambisi itu Maka roh itu akan mempengaruhi pemikiran,psikis, mental dan emosi penggunanya hingga akhirnya roh itu akan mengendalikan penggunanya. "

__ADS_1


__ADS_2