
matahari kembali menyinari bumi membuka lembaran baru untuk hari ini. Raka berjalan pulang di temani Aqila yg sudah berseragam. sedangkan Raka terlihat masih memakai bajunya yg semalam ia pakai. ia pulang untuk mengganti pakaiannya dengan seragam. sebab ia sudah mandi di rumah Aqila dan sedang ujian jadi ia tak membawa apapun kecuali bolpoin. karena letak sekolah yg menyimpang dari jalan rumah Aqila ke rumah Raka. Raka meminta Aqila untuk berangkat ke sekolah terlebih dahulu. namun dengan cepat Aqila menolaknya, Aqila beralasan jika karena dirinya lah Raka harus menginap di rumahnya. jadi ia merasa bersalah atau berhutang budi dan ingin membalasnya dengan cara berangkat bersamanya. Raka pun membiarkan sebab menolak keinginannya pun sama saja dengan bunuh diri.
Raka dan Aqila telah sampai di rumah Raka. Raka Dengan tergesa-gesa berjalan menuju kamar dan mengganti pakaiannya. lalu ia kembali mengajak Aqila untuk segera berangkat. namun di tengah perjalanan mereka bertemu dengan Andi yg baru berangkat sekolah. mereka bertiga pun berangkat bersama beriringan dengan Raka yg berada di tengah. Raka menceritakan kejadiannya semalam waktu mengantar Aqila pulang kecuali pada bagian ia menginap dan tidur seranjang dengan Aqila. cerita itu berlangsung lama hingga tanpa sadar mereka telah sampai di depan gerbang. mereka menuju depan ruangan tempat mereka mengerjakan ujian dan melakukan aktifitas masing-masing.
ujian telah di mulai, dengan wajah rumit dan cemas para murid mulai mengerjakan soal-soal ujian. pengerjaan ujian dilakukan secara online dan real time. jadi hasil akan di kirim ke sekolahan sekitar 2 jam dari selesainya waktu ujian. untuk ujian seangkatan Raka setiap soal terdapat 5 pilihan Jawaban. berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yg terdapat 4 pilihan ganda. seperti biasa Raka mengerjakan soal dengan tenang dan tanpa ekspresi kesulitan sama sekali. sebab ia tak terlalu memusingkan hasil ujian. jadi ia akan mengerjakan semampu dan langsung menjawab acak pada bagian yg ia tidak bisa ia kerjakan.
para murid mulai keluar ruangan sebab waktu ujian telah berakhir. para murid mengeluarkan ekspresi cemas, frustasi dan khawatir sebab ujian kali ini menurut mereka sangat sulit bahkan hampir 50 persen jawaban setiap murid di isi dengan asal-asalan. Terlihat tiga orang di antara para murid sedang berjalan pulang bersama. mereka adalah Raka, Andi dan Aqila. mereka mulai mengobrol tentang seberapa kesulitan mereka untuk mengisi jawaban pada ujian tadi. kecuali Raka yg hanya diam dan mendengar kan kedua orang disampingnya berbicara.
Raka melihat sebuah cafe yg baru saja di buka. ia pamit untuk pergi ke cafe tersebut pada Andi dan Aqila. saat Raka melangkah pergi Aqila dan Andi mengikuti nya ke dalam cafe. sebenarnya Raka pergi ke cafe hanya untuk mengaktifkan paket di hpnya karena ia terlambat mengaktifkan paket. namun Aqila dan Andi mengikuti nya pergi ke cafe tersebut. membuatnya harus lebih lama di sana karena ia menikmati hidangan yg tersaji sambil di iringi dengan percakapan. dalam percakapan tersebut Andi mengajak lagi untuk belajar kelompok. namun Raka menolaknya sebab belajar kelompok di lakukan pada malam hari. Raka tak ingin kejadian kemarin terulang lagi. sehingga mereka sepakat untuk belajar kelompok di waktu sore dan jam 19.00 harus selesai agar Aqila dapat pulang dengan bis.
waktu menunjukkan pukul 15.15 namun terlihat begitu gelap karena mendung yg menutupi matahari. Raka meminta untuk membatalkan belajar kelompok sebab keadaan cuaca yg menandakan sebentar lagi akan terjadi hujan. namun Aqila dan Andi menolak. sebab Aqila sudah berangkat dan sebentar lagi akan sampai. sedangkan Andi telah menunggu di tempat yg telah di tentukan. tempat itu adalah penginapan yg di miliki keluarga Aqila. karena ada kamar yg kosong dan letaknya yg berada di antara rumah mereka bertiga. membuat mereka sepakat menjadikan tempat itu sebagai tempat belajar kelompok untuk 3 hari ke depan.
__ADS_1
Raka berangkat dengan menumpang bis yg lewat. yg mempercepat perjalanan dan mengantisipasi jika tiba-tiba hujan turun. jalan yg di lewati Raka berbeda dengan jalan yg dilewati Aqila. Raka melewati jalan yg di apit persawahan yg terlihat lapang dan luas. jalan yg di lewati Raka sangat aman karena hanya beberapa jenis ular dan rubah yg kemungkinan menyerang. karena area tersebut sangat ramai penduduk yg berlalu lalang baik penduduk yg menikmati pemandangan, yg bekerja merawat tanaman maupun yg memancing.
Raka telah sampai ditempat yg ditentukan dan langsung menuju ke ruangan yg akan ia gunakan untuk belajar kelompok. Raka memakai celana jeans hitam. kaos merah, baju berwarna biru gelap dan hitam serta jaket yg ia beli dengan harga 200 koin emasnya. ia memakai jaket itu karena jaketnya tebal dan hangat sehingga ia tak kedinginan dan ia sangat yakin akan menginap disini karena hujan turun akan sangat deras.
mereka pun belajar bersama dengan keseriusan yg nampak di wajah mereka. Raka pun juga terlihat serius dalam dalam membaca buku. Raka bukan belajar buku materi untuk ujian besok. tetapi ia tengah belajar tentang macam-macam makhluk kuno dan hewan buas. ia mencoba mencari kelemahan nya serta serangan yg digunakan. ia ingin memastikan seberapa besar bahaya para makhluk itu jika ia terkena serangan. ia mempelajari itu akibat serangan harimau kemarin. ia merasa kesulitan untuk menghindari ataupun menyerang harimau itu karena ia tak tahu pola serangan dan macam2 serangan dari hewan itu.
hujan mulai turun membasahi bumi membawa suasana sejuk dan dingin yg menusuk kulit. yg membuat Aqila dan Andi kedinginan karena mereka hanya menggunakan pakaian biasa yg tak terlalu tebal. berbeda dengan Raka yg memakai pakaian yg berlapis dan ditambah jaket.
Aqila :" sebentar aku tanya dulu sama pengurus disini."
Aqila pun keluar kamar dan menuju ke tempat pelayan. ia terlihat berlari kecil saat meninggalkan kamar itu.
__ADS_1
Andi :" kenapa dingin sekali sih?"
Raka :" kan aku sudah bilang keadaan cuaca hendak hujan. "
Andi :" ya aku kira tempatnya akan hangat. coba liat apakah ac-nya masih menyala? karena dari sini tidak terlihat."
Raka :" kau lihat aja sendiri. aku juga ga bisa mematikan atau menyalakannya."
Andi bangkit dari duduknya dan beranjak menuju meja yg terdapat remote AC dan mematikannya. lalu ia kembali ke bangkunya kembali. tak berapa lama Aqila dan dua pelayan datang dengan 3 buah piyama dan selimut. pelayan tersebut menyerahkan apa yg mereka bawa pada Andi dan Raka. walau sebenarnya Raka tidak terlalu membutuhkan nya tetapi ia tetap menerima nya.
hari telah larut karena mereka sadar bahwa akan kesulitan untuk pulang karena hujan sangat deras mereka memutuskan untuk menginap. Aqila meminta pelayan untuk membawakan makan malam untuk mereka bertiga. berbeda dengan yg lain Raka memesan mie instan di tambah nasi. ia memilih mie instan sebab udara tengah dingin dan lagi ia tak terlalu suka dengan makanan restoran. setelah makan mereka tetap melanjutkan belajar hingga malam larut kecuali Raka yg telah menonton tv. Raka merasa akan terbebani jika akan terus belajar hingga larut malam. ia yakin itu akan membuat pikiran nya lelah sehingga besok ia tak mampu mengerjakan soal dengan maksimal.
__ADS_1