Kultivator Dewa Pedang Ada Di Bumi

Kultivator Dewa Pedang Ada Di Bumi
15. XIAO NING DAN XIAO YU


__ADS_3

***


Setelah berjalan cukup lama, akhirnya mereka sampai di tempat tujuan, yaitu hutan kematia bagian inti.


Mereka sampai pada saat malam hari.


"Hahhh.. akhirnya sampai" ucap Chen.


Duuukkk.. braaaaggg...


"Aduh maafkan kakak, chen. Kakak tidak melihat kedepan" ucap Di Zao.


Di Zao menabrak Chen yang sedang berdiri lalu terjatuh karena tidak melihat kedepan dan hanya menunduk saja.


"Kenapa kamu berhenti, Chen? Apakah sudah sampai?" Tanya Di Zao.


"Iya kak. Kita sudah sampai" jawab Chen.


Mereka pun berjalan masih dengan menggendong 2 perempuan yang masih pingsan.


Setelah mereka berjalan kedepan, Di Zao membelalakan matanya karena melihat pemandangan hamparan padang rumput yang sangat luas yang di sebelah kirinya ada rumah sederhana dan sebelah kanannya ada danau dan air terjun yang menjulang tinggi.


"Apakah ini surga dunia, Chen?" Tanya Di Zao tidak percaya sembari mengucek kedua bola matanya.


"Kita sudah sampai di tempat tujuanku" ucap Chen.


"Ayo kita masuk dan bawa wanita ini untuk kita obati"lanjutnya.


Tapi ketika mereka ingin melangkahkan kakinya menuju ke rumah itu, mereka merasakan aura yang begitu besar datang menghampiri mereka.


"A...a..aura siapa ini Chen?" Tanya Di Zao dengan gemetar.


Seketika terlihat seekor naga dengan panjang 30 meter dan memiliki sayap yang besar sedang menuju kearah mereka.


"I...i...itu na..na..naga..!! " Teriak Di Zao.


Ya, dia adalah dewa naga Zi tang.


"Tenang kak.. Tidak apa-apa"ucap Chen dengan santai.


Ketika naga itu berhenti tepat di hadapan mereka, naga itu merubah dirinya menjadi sosok lelaki paruh paya yang tampan.


"Hooo.... Bocah ! Selamat datang kembali"ucap Zi tang


"Hahaha... Terimakasih paman Zi"ucap Chen sambil tertawa.


Di Zao semakin tak percaya bahwa adiknya mengenal sosok naga tersebut.


"Ohiya paman Zi, perkenalkan dia adalah kakak ku" ucap Chen.


"Ha..ha..halo paman. Nama saya Xin Di Zao" ucap Di Zao memperkenalkan diri.


"Hahahaha.... Nama yang tua ini Zi tang. Panggil saja paman Zi"balas Zi tang.


"Lalu siapa dua wanita itu Chen'er?"tanya Zi tang.


"Mereka tadi aku selamatkan ketika sedang dalam perjalan kesini. Yasudah aku bawa saja kesini daripada ditinggal, mereka sedang terluka.kan kasian" ucap Chen sambil menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal.


'Aku kira kamu menculiknya"batin Zi tang.


"Yasudah.. cepat bawa masuk sebelum luka mereka semakin parah"kata Zi tang.


Mereka berlima pun masuk ke rumah sederhana yang sebelumnya menjadi tempat tinggal Chen dan kakek gurunya Yao Zhi.


Setelah membaringkan dua wanita itu di kamar, Chen lalu berjalan ke ruang tengah.


Terlihat disana ada Zi tang dan juga Di zao sedang duduk.


Lalu Chen pun duduk berhadapan dengan Zi tang.


"Paman, tujuanku dan kakak ku kesini untuk berlatih. Aku sekarang sudah berada di tingkatan alam kaisar-6, sebentar lagi akan mencapai alam kaisar-7. Karena disini satu-satunya tempat yang cocok untuk berlatih dan mengasah kemampuan"ucap Chen menjelaskan tujuannya.


"Tapi paman, bisakan paman melatih kakak ku?" Tanya Chen.


"Aku ingin kakak ku kuat, karena ia pewaris tahta kekaisaran Xin ini paman."rujuk Chen.


"Huuuufffftttt..... Baiklah !! Aku akan melatihnya."jawab Zi tang sembari melihat ke arah Di Zao.

__ADS_1


"Itu baru paman dewa naga yang agung hahahah" ucap Chen tertawa.


"Haisssshhh.. anak ini' batin Zi tang.


*


Keesokan harinya kedua wanita yang Chen bawa sudah membaik. Itu terlihat dari kondisi fisiknya yang tidak ada bekas luka sedikitpun dan wajah yang sudah tidak pucat lagi karena Chen memberikan pil penyembuh luka tingkat suci kepada mereka berdua.


'uhhhkkk... Dimana ini?'batinnya sambil mencoba untuk duduk.


Ia melihat kesebelas kirinya dan melihat bahwa adiknya masih tertidur.


"Haaahhh... Syukurlah. Tapi siapa yang membawa kami ketempat ini?"tanyanya.


Terlihat pintu kamar itu terbuka dan menampakan sesosok laki-laki muda tampan.


(Siapa lagi kalau bukan MC kita).


Disisi Chen~


Ketika pagi tiba, Chen sudah terbangun dari tidurnya.


Ia berniat untuk membangunkan Di Zao dikamarnya.


Ketika ia melewati kamar yang kedua wanita itu tempati, Chen mendengar seseorang sedang berbicara, lalu Chen membuka pintu kamar tersebut dan melihat seorang perempuan yang sudah terbangun.


"Ahh.. sudah bangun ternyata"ucap Chen sembari berjalan ke arah wanita itu.


'sungguh tampan sekali pria ini'gumam wanita itu sambil melihat kearah Chen dan tidak berkedip.


Chen hanya tersenyum melihat tingkah wanita yang ada dihadapannya ini.


"Sudah puas melihat nya?" Tanya Chen.


"E..ee.ehh ti..tidakk. aku tidak melihat mu" ucap wanita itu tergagap.


"Hahahaha... Oh apakah masih ada yang terasa sakit, nona?" Tanya Chen.


"Jangan panggil aku nona. Namaku Xiao Ning dan ini adikku bernama Xiao Yu" ucap nya memperkenalkan diri.


Ya, mereka adalah Xiao Ning dan Xiao Yu.


Mereka adalah putri dari kaisar Xiao Hong, salah satu kekaisaran di benua barat.


"Aku belum pernah mendengar marga Xiao di benua timur. Apakah kamu dari benua lain?" Tanya Chen.


"Ya, kami bukan berasal dari benua timur ini. Kami berasal dari benua barat tepatnya dari kekaisaran Xiao" jawab Xiao Ning.


"Lalu apa tujuanmu datang ke hutan kematian ini?"tanya Chen.


"Kami pergi dari benua barat 2 bulan yang lalu karena kami ingin mencari bahan obat untuk menyembuhkan penyakit ibunda kami"jawab Xiao Ning sembari menunduk dan menahan air matanya.


"Kalau boleh tau apa penyakit yang ibunda kamu derita?" Tanya Chen.


"Hikssss...hikssss.. ia terkena racun ular bintang dan bahan untuk membuat obatnya sangatlah langka dan nyawa ibunda kami hanya sekitar setahun lebih lagi"jawab Xiao Ning menangis.


"Lalu aku dan adik ku mendengar pembicaraan seorang tabib dengan ayah ku bahwa di hutan kematian ini ada bahan obat yang bisa menyembuhkan ibuku"lanjutnya.


"Apa nama bahan obat itu?" Tanya Chen.


"Bunga teratai api"jawab Xiao Ning.


"Hahhh.. ada yang tidak beres dengan tabib itu"ucap Chen menghela nafasnya.


"Apanya yang tidak beres Chen?"tanya Xiao Ning.


"Biar ku beritahu.. Bunga teratai api hanya akan memperparah dan mempercepat penyebaran racunnya. Jadi ada yang tidak beres dengan tabib tersebut" ucap Chen.


"Apakah benar demikian? Apakah kamu tidak berbohong?"Tanya Xiao Ning.


"Tidak ada untungnya bagiku berbohong" jawab Chen.


"Lalu apa yang harus aku lakukan sekarang?" Tanya Xiao ning.


"Apakah kamu mempunyai kakak?"tanya Chen.


"Iya aku mempunyai seorang kakak"jawabnya.

__ADS_1


"Hahhh.. aku pikir ini karena terjadi perebutan tahta kaisar. Seseorang menginginkan tahta tersebut dan ingin menghancurkan keluarga kaisar" ucap Chen.


"Lalu apakah ada bahan obat untuk mengobati penyakit ibunda ku?" Tanya Xiao Ning.


"Ada. Tapi sebaiknya kamu dan adikmu tinggal dulu disini selama setahun dan berlatihlah disini" jawab Chen.


"Kenapa harus tinggal dan berlatih dulu disini selama setahun?" Tanya Xiao Ning mengernyitkan dahinya.


"Apakah dengan tingkatan pembentukan Qi-6 mu bisa menolong keluarga mu?"tanya Chen balik.


"Mengapa kamu tahu tingkatan ku?"ucap Xiao Ning.


"Mudah bagiku mengetahui tingkatan mu"jawab Chen.


Ketika mereka sedang mengobrol, tiba-tiba Xiao Yu bangun dari tidurnya.


"Kak, kita ada dimana?" Tanya Yu.


"Eh Yu'er.. kita sedang berada di tempat dia." Jawab Xian Ning.


"Haloo.. perkenalkan nama saya Yan Chen. Panggil saja Chen" ucap Chen memperkenalkan diri.


"Halo.. nama ku Xiao Yu."ucap Xiao Yu.


"Baiklah.. kalian berdua tinggalah duku disini selama setahun dan berlatih. Aku dan kakak ku akan membantu mu"ucap Chen.


"Baiklah kalau begitu.. terimakasi Chen"jawab Xiao Ning.


"Lebih baik sekarang bersihkan diri kalian, lalu aku tunggu kalian diruang makan"ucap Chen.


"Emmmmm.." jawab mereka serempak.


Chen lalu pergi menemui Di Zao dan Zi tang yang terlihat sudah ada meja makan.


"Apakah kedua wanita kemarin sudah bangun?" Tanya Di Zao.


"Ya mereka sudah bangun. Sebentar lagi mereka akan kesini" jawab Chen lalu duduk di kursi kosong.


Tidak lama setelah kedatangan Chen, terlihat 2 wanita yang sedang menuju kearah mereka.


"Salam semuanya.. perkenalkan nama saya Xiao Ning dan ini adik saya Xiao Yu" ucap Xiao Ning.


"Salam paman dan kakak semua" ucap Xiao Yu yang terlihat menggemaskan.


"Perkenalkan nama yang tua ini Zi tang, panggil saja paman Zi" ucap Zi tang.


Lalu Di Zao menghampiri Xiao Yu.


"Hahahaha.. perkenalkan nama kakak Di Zao adik manis"ucap Di Zao sambil berlutut dan mencubit pipi Xiao Yu.


"Awwww... Kakak Zao sakit tau"gerutu Xiao Yu sambil mengelus pipi nya.


"Hahahahahahah...." Semua orang tertawa melihat tingkah menggemaskan Xiao Yu.


"Mari silahkan duduk nak Ning" ucap Zi tang.


"Terimakasih paman Zi"ucap Xiao Ning lalu duduk.


(To Be Continue)




...**SELAMAT MALAM DUNIA...



...DAN SELAMAT MALAM UNTUK KALIAN SEMUA...



...JANGAN LUPA BAKAR DAN HISAP ROKOKNYA...



...SEE YOU GAESSSSS** !!!!!...

__ADS_1


__ADS_2