Kultivator Dewa Pedang Ada Di Bumi

Kultivator Dewa Pedang Ada Di Bumi
21. SEBUAH RAHASIA


__ADS_3

"Hahahahahahahahah"


Seketika semua orang tertawa mendengar candaan kaisar dan permaisurinya.



\*\*\*



Terlihat wajah Xiao Ning memerah menahan malu sedangkan Chen ikut tertawa karena tidak mengerti.



"Baiklah.. mari kita makan terlebih dahulu" ucap permaisuri.



Mereka pun makan makanan yang sudah disediakan koki istana.



Skip makan..



"Ayahanda, ibunda.. Mungkin besok kami akan kembali melakukan perjalanan ke benua barat" ucapa Chen.



"Hahhhh..?? Mau apa kalian pergi ke benua barat? Ucap permaisuri terkejut.



"Ada sedikit masalah yang harus kami urus disana ibunda.. Dan ini menyangkut calon adik iparku" ucap Di Zao.



"Kami belum mengerti apa maksud mu Zao'er.. Dan ada masalah apa dengan Ning'er?" Tanya kaisar.



"Begini ayahanda.. Sebenarnya Xiao Ning adalah putri kekaisaran Xiao benua barat. Kekaisarannya sedang mengalami masalah ayahanda.


Ibu dari Xiao Ning mengalami keracunan tetapi tabib istana menyarankan obat yang hanya akan memperparah keadaannya, dan kami curiga bahwa ada yang ingin menghancurkan keluarga Xiao Ning. Jadi kami sepakat akan pergi kesana dan membantunya"



Di Zao menjelaskan panjang lebar tentang permasalahan yang sedang dihadapi Xiao Ning.



"Haissss.... Jadi seperti itu" ucap kaisar.



"Baiklah... Kalian pergilah. Bantu Xiao Ning sebisa mungkin..!! Tapi ingat. Kalian harus berhati-hati" lanjutnya.



"Baik ayahanda" ucap Chen dan Di Zao serempak.



"Terimakasih kaisar" ucap Xiao Ning menangkupkan tangannya.



"Tidak usah sungkan Xiao'er. Bagaimana pun juga kamu akan menjadi bagian dai keluarga ini, benar tidak istriku?" Ucap kaisar sembari bertanya pada permaisuri.



"Hahahah... Itu pasti suamiku" jawab permaisuri.



Sekali lagi Xiao Ning digoda oleh kaisar dan permaisuri.



"Baiklah ayahanda.. kami mohon pamit untuk istirahat" ucap Chen.



"Baiklah anak-anak ku" ucap kaisar.



"Kakak.. apakah aku boleh tidur bersama kak Chen?" Ucap Xiao Yu mengagetkan semua yang ada di sana.



Xiao Ning melirik Chen meminta persetujuannya.



"Hahahah... Tentu saja boleh adik manis" ucap Chen.



"Horeeeee.....!!!"



Xiao Yu langsung berlari dan lompat kepangkuan Chen.



"Baiklah.. Selamat beristirahat semuanya" ucap Di Zao.



Di ruang makan hanya tinggal kaisar, permaisuri dan Zi tang.



"Apakah senior tidak ikut beristirahat?" Tanya kaisar menatap heran kepada Zi tang.



"Aku hanya ingin bersantai saja" jawab Zi tang.

__ADS_1



"Kalau begitu.. Mari kita ke ruangan tengah senior"



"Ya, mari" ucap Zi tang.



Mereka pun berjalan menuju ruangan tengah.



Sesampainya mereka di ruang tengah, Zi tang memulai pembicaraannya.



"Apakah yang mulia sungguh-sungguh menganggkat Chen sebagai pangeran kekaisaran ini?" Ucap Zi tang dengan wajah serius.



"Ya, aku bersungguh-sungguh." Ucap kaisar yang heran Zi tang bertanya seperti itu.



"Tidak ada niatan lain?" Tanya Zi tang.



Tiba-tiba permaisuri datang dengan membawa seteko teh hangat.



"Tidak ada niatan lain, karena aku sangat menyayanginya"ucap permaisuri ketika mendengar pertanyaan dari Zi tang.



"Hahhh... Syukurlah kalau begitu." Ucap Zi tang



"Mengapa senior bertanya seperti itu?" Ucap kaisar.



"Aku hanya ingin memastikan nya saja, sebab aku yang bertanggung jawab menjaga keamanan anak dari yang mulia dewa agung" lanjut Zi tang.



"Yang mulia dewa agung?" Tanya kaisar dan permaisuri kaget.



"Ya, sebenarnya Chen adalah anak yang mulia dewa agung yang diturunkan kedunia ini. Karena dulu ketika Chen lahir, Yang mulia dewa agung sedang mengalami kudeta dari para pengikutnya. Jadi Chen di turunkan ke dunia ini karena yang mulia dewa agung ingin menyelamatkannya." Jelas Zi tang.



"Jadi Chen'er anak dari dewa agung?" Ucap permaisuri.




"Jadi aku minta tolong kepada kalian berdua supaya merahasiakan ini dari Chen dan yang lainnya. Hanya kalian berdua dan Yao Zhi yang aku percaya." Lanjut Zi tang.



"Apaaaaa....?? Dewa naga?" Ucap kaisar dan permaisuri serempak.



"Ya aku adalah dewa naga" ucap Zi tang.



"Lalu kenapa senior membicarakan rahasia ini kepada kami berdua?" Ucap kaisar.



"Aku percaya kepada kalian berdua karena aku bisa melihat bahwa kalian menyayangi Chen" jawab Zi tang.



"Tolong rahasikan ini dari Chen sebelum Chen sendiri yang mengetahui jati dirinya" lanjut Zi tang.



"Hahhh... Baiklah kami akan merahasiakan masalah ini. Dan kami bersyukur bisa menjaga dan menyayangi seorang anak dari yang mulia dewa agung" ucap kaisar.



"Baiklah.. aku akan pergi beristirahat dan terimalah ini" ucap Zi tang sembari mengeluarkan kotak besar.



"Apa ini senior?" Ucap kaisar.



" Terima saja. Itu hadiah untuk kalian" ucap Zi tang lalu pergi dari hadapan mereka berdua.



"Aku ingin kalian menjadi orang tua yang kuat" ucap Zi tang mengirimnya melalui telepati.



Sontak kaisar dan permaisuri pun kaget mendengarnya.



Mereka berdua membuka peti besar yang ada di hadapannya itu lalu mereka dibuat kaget lagi ketika melihat isi dalam kotak itu ternyata sumber daya langka, dan jumlahnya sangat banyak.



'Terimakasih senior' ucap mereka dalam hati.



Disisi Xin Chen dan Xiao Yu~~

__ADS_1



"Apakah Yu'er mau ikut bersama kak Chen ke suatu tempat?" ucap Chen.



"Emmmm... Aku ikut kak Chen" jawab Xiao Yu.



"Baiklah.. Tapi Yu'er harus menutup mata Yu'er dan tidak boleh mengintip sebelum kak Chen menyuruh untuk membukanya"ucap Chen.



"Emmmm....." jawab Xiao Yu.



"Baiklah... Yu'er siap-siap"



lalu seketika muncul sebuah portal ruang hampa.



Chen lalu melangkah masuk menuju portal itu dan seketika Chen berada di dunia jiwa nya.



Chen lalu memikirkan sebuah istana yang megah dan besar.



Lalu seketika terbuatlah sebuah istana besar berwarna emas dengan megah dan terdapat batu mustika di sepanjang jalan menuju istana tersebut menambah kemegahannya.



"Baiklah Yu'er.. Sekarang Yu'er boleh membuka mata"



ketika Xiao Yu membuka matanya, ia seketika tidak percaya bahwa didepannya terdapat sebuah istana yang megah.



"Kak Chen, kita ada dimana?" tanya Xiao Yu tidak percaya.



"Kita sekarang berada didalam dunia jiwa kakak" jawab Chen.



"Baiklah sekarang kita masuk kedalam" lanjutnya.



"Emmmmm...." ucap Xiao Yu.



"Kak Chen, aku ingin berjalan sendiri" lanjutnya.



"Baiklah..." Chen lalu menurunkan Xiao Yu untuk berjalan.



"Kak, apakah aku boleh tinggal disini?" tanya Xiao Yu.



"Tentu saja boleh adik manis" jawab Chen sembari tersenyum.



"Horeeeee.... Kak Chen memang terbaik" teriak Xiao Yu senang.



Mereka berdua masuk dan melihat-lihat isi dari istana itu.



Chen tidak percaya bahwa istana buatannya akan semegah dan seindah ini.



Ketika mereka sudah melakukan tour nya, mereka pun memutuskan untuk beristirahat.



Xiao Yu memutuskan untuk beristirahat di kamar lantai dua, karena di istana itu terdapat sekitar 10 kamar, di bawah 5 dan di lantai dua 5.



Jadi mereka bebas memilih kamar untuk tidurnya.



(To Be Continue)



***Selamat sahur untuk kalian...


Semoga sahurnya menjadi berkah untuk kalian..


Terimakasih untuk kalian yang sudah memberikan like


untuk tulisan abstrak saya ini 😁😁


Dukung terus author agar lebih semangat dalam membuat tulisan ini 😁


Mohon maaf apabila masih ada kekurangan dalam tulisan ini 🙏🙏


Terimakasih.. !!


See you gaesss*** !!!

__ADS_1


__ADS_2