Lahir Kembali Menjadi Naruto

Lahir Kembali Menjadi Naruto
Bertemu dengannya part 2


__ADS_3

POV Naruto


Aku perlahan membuka mataku dan merasakan ada seseorang yang sedang menggoyangkan tubuhku selain itu aku juga mendengar suara seseorang yang menyuruhku bangun


Penglihatanku mulai terfokuskan, “Nee-chan ada apa?”


“Naruto-kun lihatlah sudah jam berapa sekarang?! Apa kau tidak ingin latihan? Dan, kau bermain tanpa mengajakku? Tidak bisa dimaafkan!” ucap Karin sambil menggembungkan pipinya


“Ma-maaf soal itu. Aku berjanji akan mengajakmu lain kali, dan ini adalah game yang berbeda dari yang kemarin loh” Ucap Naruto


“Benarkah?! Coba kau ceritakan tentang game itu!” ucap Karin dengan penasaran+antusias


Kemudian Aku menceritakan padanya tentang apa saja yang disuguhkan game pokemon go. Catatan, kami pernah memainkan minecraft bersama menggunakan VR ini


->Setelah penjelasan


“Uwah, aku ingin memainkan game itu! Naruto-kun!” Karin mendekatkan wajahnya ke arahku “Kau berjanji akan membawaku kesana benar?!”


Aku mengangguk, “Un”


“Bagus! Kalau begitu ayo pergi berlatih” Karin memegang tanganku dan menarikku keluar kamar


“Neechan tunggu, coba kau lihat di luar jendela. Mataharinya sudah terbit”


Karin berhenti dan melihat ke arah jendela, setelah melihat terbit ia jadi sedih karena sudah melewatkan latihannya pagi ini


Akupun pergi menghiburnya dan membuatnya ceria lagi


Author : Mari hentikan omong kosong ini


Narator POV


Pada jam tujuh pagi mereka pergi ke akademi ninja. Tidak ada hal menarik yang terjadi ketika Naruto dan Karin berada di akademi. Sepulang akademi mereka berdua berpisah karena mereka akan bermain dengan temannya masing-masing, mereka sudah ijin kepada ibu mereka jadi mereka tidak perlu pulang dulu


Naruto mengikuti sasuke pulang kerumahnya sedangkan Karin bermain bersama seorang wanita bernama tenten


Di markas uchiha, Naruto sudah tidak merasakan tatapan dingin dari para warga disana. Mereka sudah tidak lagi mempermasalahkan Naruto sekarang karena hokage ke tiga sudah membersihkan nama baik mereka


Flashback


Naruto pernah bermain kesini bersama sasuke dan mendapatkan tatapan dingin dari para warga, sebabnya adalah karena mereka dituduh mengendalikan kyuubi, dan kyuubi sekarang ada di tubuh Naruto


Flashback end


Sasuke berkata “aku pulang” ke orang rumah dan dibalas oleh ibunya, “Selamat datang”


Mereka kemudian berjalan masuk dan melewati tempat ini



Disana terdapat itachi yang sedang duduk


...----------------...


Naruto lalu memutuskan untuk berhenti disana dan berbicara dengan Itachi sementara Sasuke lanjut berjalan ke kamarnya


Mereka berbicara dan berakhir pada itachi ingin ikut bergabung dan melatih mereka berdua. Ya, inilah rutinitas ‘Bermain’ Naruto dan sasuke yaitu latihan


Sasuke yang mendengar kakaknya akan melatihnya lagi menjadi sangat senang sekarang (Kalian yang nonton Naruto pasti tahulah kalo itachi sering ingkar janji sama sasuke). Lalu, mereka bertiga pergi ke tempat sasuke biasa berlatih


Itu adalah tempat di dalam hutan yang dipenuhi kayu berbentuk sasaran


Mereka belajar pengendalian chakra, melempar kunai dan shuriken, mengubah jalur shuriken, dan pengaktifan jutsu. Tentu itu semua sudah di pelajari Naruto jadi kali ini dia hanya akan menonton sasuke berlatih saja. Setelah waktu hampir menunjukan waktu makan siang Naruto pamit kepada mereka berdua untuk pulang


Awalnya Itachi menawari Naruto untuk makan siang bersama keluarganya tapi Naruto menolak itu dengan sopan

__ADS_1


Di jalan Naruto melihat seorang anak wanita yang sedang di bully oleh tiga anak laki-laki


“Hinata” gumam Naruto


Naruto mendatangi mereka dan berkata, “Hei kalian”


POV Hinata


Aku sedang berjalan jalan sambil memikirkan sesuatu, itu adalah tentang bakatku yang sangat payah jika dibandingkan dengan saudara dan saudariku yang lain. Menurut keluarga bakat itu sangat penting jadi jika kau tidak punya bakat kau hanya akan dicampakkan oleh anggota keluarga


Seperti yang kukatakan tadi, Karena bakatku payah ayahku jadi menghiraukanku dan lebih memberi perhatiannya ke saudara dan saudariku. Itu membuatku sedih…..


Karena itulah aku pergi dari rumah dan berjalan-jalan sebentar, tapi tanpa aku sadari aku melamun sambil berjalan dan akhirnya menabrak seseorang


Aku terjatuh, “aduh”


Anak laki-laki yang aku tabrak membalikkan badannya dan melihat kearahku


“Hei, apa-apaan kau in-” Anak itu berhenti berbicara saat dia melihat mataku, “apa apaan mata itu?! Itu menjijikan! Hei teman teman! Lihatlah! Matanya sangat menjijikan bukan?!”


Teman anak itu terpanggil dan melihat mataku, “YA! Kau benar! mata anak ini benar-benar menjijikan!” ucap anak dua


“Menjijikan, dia pasti buta!” ucap anak ketiga


(Cih, dasar bocah tidak ada akhlak) Batin Naruto dari kejauhan


“Benar kan? HAHAHAHAHAHA” ucap anak 1 yang disusul dengan suara tertawa mereka bertiga


Kondisi hinata semakin memburuk sekarang, dan dia akan segera menangis tapi tiba-tiba terdengar sebuah suara yang mengalihkan perhatian mereka


“Hei kalian”


POV END


POV Nrauto


Ketiga anak itu langsung bergetar ketakutan dan lari begitu saja. Mungkin kalian akan merasa bahwa ini keterlaluan tapi aku sudah menyaring auraku sehingga itu akan membuat orang yang melihatnya akan merenungi kesalahannya selama ini, orang yang melihat auraku juga akan melupakannya ketika dia sudah kembali ke jalan yang benar. Aku menamai ini, AURA TOBAT


...[Aura Tobat]...


Detail : -Membuat penerima nya menyesal atas apa yang dilakukannya dan akhirnya kembali ke jalan yang benar


-Ketika penerima sudah menyesal, ingatan penerima tentang aura ini juga akan hilang


Peringatan : Skill ini hanya bisa digunakan kepada anak anak, silahkan upgrade untuk memperkuat daya pencerahannya


Aku berbalik dan mengulurkan tanganku ke hinata, “Apa kau baik-baik saja?”


Hinata menerima uluran tangan itu dan menjawab, “Un, aku baik-baik saja. Terimakasih sudah menolongku”


“Tentu, senang bisa membantu. Um… bukankah kau yang ada dihutan waktu itu?” Tanya ku


Flashback


Dulu entah kapan, Hinata pernah dibully oleh para anak anak di hutan dan Naruto datang menyelamatkannya


Flashback end


Hinata mendengar itu dan langsung teringat kalau Naruto juga pernah menolongnya dulu, “I-itu benar, sekali lagi terimakasih sudah menyelamatkanku em…”


“Naruto, namaku adalah uzumaki Naruto, kau bisa memanggilku Naruto. Jadi siapa namamu?” ucapku


“Hinata, Hyuga Hinata. Salam kenal, Naruto-kun” ucap Hinata


“Salam kenal hinata-chan. Aku pergi dulu ya, sampai jumpa” Ucapku berbalik dan berjalan pergi

__ADS_1


“Un, sampai jumpa” Ucap hinata dengan sedikit berteriak


Di jalan


Aku berubah menjadi KAI agar tidak menarik perhatian warga


(Ayu, kau sudah mempaste-nya kan?) Batinku sambil mengingat saat kami berpegangan tangan


{Sudah tuan, anda bisa mengeceknya nanti}


(Bagus)


Aku kemudian lanjut berjalan ke rumah


*Author s*erius kali ini,


...[copypaste]...


Asal : Gacha {RANDOM}


Rank : Tertinggi


Detail : -Sentuh sesuatu dan batinkan ‘copy’


-Setelah itu, letakkan tanganmu di udara kosong dan batinkan ‘paste’ atau pikirkan benda itu menjadi dua


-Singkatnya, ini seperti mengkloningkan sesuatu dengan sangat detail


Narator POV


Naruto sampai di rumah dan disambut ibunya dengan senyuman manis, tapi berbeda dengan Karin dia terlihat mengeluarkan aura hitam


Naruto heran dan bingung dengan hal itu, dia melihat ke arah ibunya dan ibunya menjawab tidak tahu


Naruto menghela nafasnya dan pergi makan


Setelah makan, Naruto berusaha menenangkan Karin tapi tanpa diduga Karin malah Menyeretnya ke dalam kamar Karin


Karina yang melihat itu hanya bilang, “Ara-ara mereka sangat semangat sekali ya? Apa kita harus menjodohkan mereka?”


Keberadaan kushina mulai terfokuskan di samping Karina, “Aku setuju denganmu, bahkan jika kau akan menikahi putraku aku juga akan setuju. Hahahaha”


Dia tertawa sampai menyadari wajah Karina yang memerah, “tunggu, kau menyukai putraku?!”


Author : Singkatnya, mereka adalah teman masa kecil. Kenapa Kushina ada disini? Jangan tanya saya, itu perbuatan dewa kematian


Di Kamar Karin


Terlihat Karin sedang memojokkan Naruto sekarang


“neechan, ada apa denganmu?” tanya Naruto


Mendengar itu Karin tiba tiba memukul dinding yang ada di sebelah kanan leher Naruto


(Ga-gawat aku salah bicara) batin Naruto mulai berkeringat


“Naruto, jawab pertanyaanku, siapa wanita yang kau temui di jalan tadi?” Tanya Karin


(Wa-wanita?) tiba-tiba sebuah ingatan memasuki kepala Naruto dan memperlihatkan Karin yang sedang melihat Naruto saat menolong hinata tadi, (Sialan kau ayu. Berita sepenting ini kenapa tidak memberitahuku? akanku hukum kau nanti!)


{MAAFKAN SAYA TUAN}


Author :


__ADS_1


...TERIMAKASIH...


__ADS_2