
...| Di Depan Sebuah Rumah |...
*SREET
Tazuna membuka pintu rumahnya lalu masuk dan berteriak, “Aku kembali”
“Permisi” ucap Naruto dan Sakura ikut masuk ke dalam bersama dengan kakashi dan Sasuke
*TAP *TAP *TAP
Suara langkah kaki yang tengah menuruni anak tangga mulai terdengar. Kemudian terlihatlah seorang wanita yang muncul dari dalam rumah dan berjalan menuju ke arah Tazuna
“Ayah, kau sampai dengan selamat, syukurlah” ucap perempuan itu
“Ahaha itu semua berkat bantuan mereka” ucap Tazuna sambil berjalan kepinggir dan memperlihatkan tim tujuh yang berada di belakangnya
“Halo bibi, namaku Haruno Sakura” sapa Sakura dengan senyuman dan sebuah lambaian tangan
“Salam kenal bibi, namaku Uzumaki Naruto” ucap Naruto yang sudah tidak digendong kakashi lagi
“Selamat Siang bibi, Namaku Uchiha Sasuke” ucap Sasuke dengan senyuman
“Halo, aku adalah guru pembimbing mereka” ucap Kakashi yang sekarang sudah menggendong tas miliknya sendiri
“Salam kenal semuanya, Nama bibi adalah Tsunami. Terimakasih karena sudah melindungi Ayah bibi sampai ke sini dengan selamat” ucap Tsunami dengan sebuah senyuman
“Baiklah, semuanya mari masuk kedalam dan menaruh tas kalian terlebih dahulu, untuk itu aku akan mengantar kalian ke ruang tamu jadi kalian bisa mengikutiku sekarang” ucap Tsunami
Tazuna kemudian menatap ke arah kakashi dan yang lain, “Kalian ikutlah dengan Tsunami, aku akan pergi dulu ke kamarku sendiri”
Tazuna-pun berjalan masuk kedalam meninggalkan tim tujuh yang masih di depan pintu. Tsunami dan tim tujuh kemudian berjalan menuju ke ruang tamu yang dimaksud
...| Ruang Tamu |...
“Wah, ruangannya cukup luas juga ya” ucap sakura cukup terkesan karena luas ruangan ini yang sekitar 5x10 meter
“Letakkan saja tas kalian di sini setelah itu kalian bisa pergi ke ruang tengah untuk makan siang bersama bibi dan ayah bibi” ucap Tsunami
Naruto, sasuke, sakura, dan kakashipun meletakkan tas mereka masing masing di bagian sebelah kiri ruangan
“Oh, iya di dalam lemari itu ada futon(tempat tidur) untuk kalian tidur nanti malam jadi nanti malam kalian juga akan tidur disini” sambung Tsunami
“Wah, terimakasih banyak bibi” ucap sakura
“Sama sama, Sakura-chan. Sekarang, ayo kita ke ruang tengah, bibi sudah memasak makanan untuk menyambut kedatangan kalian” ajak Tsunami
Naruto tiba tiba duduk dilantai dan itu menarik perhatian seluruh orang yang ada diruangan itu
“Kalian duluan saja, aku ingin beristirahat disini” ucap Naruto
Mendengar itu sasuke dan kakashi-pun mengangguk mengerti
__ADS_1
“Baiklah aku mengijinkanmu tapi ingatlah Naruto, jika kau membutuhkan sesuatu bilanglah kepadaku” ucap kakashi
“Sekarang mari kita ke ruang tengah, Tsunami-san tolong pimpin jalannya” ucap kakashi
Tsunami mengangguk dan merekapun keluar dari ruang tamu lalu menutup pintunya kembali sebelum akhirnya berjalan menuju ke ruang tengah
Melihat ruangan yang sudah kosong, Naruto kemudian mengambil pedang kekacauan dari sarungnya dan meletakkan keduanya dalam posisi terbaring di lantai sebelah kanan tubuhnya. Setelah itu Naruto melepas lilitan rantai dan meletakkannya di lantai sebelah kiri tubuhnya
(Ayu, tolong ambilkan perban dari inventory) batin Naruto
[Baik tuan]
Sebuah perban kemudian muncul di telapak tangan kanan Naruto. Naruto kemudian melilitkan perban itu ke kedua lengannya namun bukannya pergelangan tangannya tertutupi dengan perban, tangan Naruto sekarang malah terlihat bersih tanpa luka apapun yang terlihat
... [PERBAN : penyembunyi]...
Asal : SHOP
Rank : Sedang
Detail : Saat di pakai perban ini memiliki efek penyembuhan yang lebih tinggi dari perban normal lainnya
Perban ini juga menyembunyikan luka yang berada di bawahnya dan juga akan menyesuaikan warnanya dengan warna kulit pengguna
____________
(Huff~ untung aku tidak memicu sebuah pertemuan dengan kratos jika aku bertemu dengannya sekarang bisa bisa salah satu misi-ku akan gagal sekarang) batin Naruto sambil mengingat bahwa pertemuan pertamanya dengan kratos
(Omong omong soal misi, bukankah seharusnya sudah ada notifikasi misi yang muncul sekarang?) batin Naruto
...MISI :...
{MENGGUNAKAN BLADE OF CHAOS TANPA TERKENA EFEK SAMPINGNYA}
Rank : B (Misi berbahaya yang dapat merenggut nyawa)
Detail : Hukum kekacauan yang amat murni dan banyak telah masuk ke dalam pedang dan tersegel di dalamnya. Gunakanlah pedang ini dengan hati hati agar hukum kekacauan didalamnya tidak sampai keluar dan merenggut nyawa anda
Hadiah : Kekuatan untuk menyerap hukum kekacauan
Status : SELESAI
___________
{HANYA MENGGUNAKAN KEKUATAN DASAR}
Rank : C (Pertarungan Kecil)
Detail : Hanya menggunakan kekuatan dasar ketika mengawal Tazuna, mulai dari Konoha hingga sampai di Nami no Kuni
Hadiah : 10 poin
__ADS_1
Status : SELESAI
___________
...{MELAWAN ZABUZA}...
Rank : C
Detail : Bantulah rekanmu dengan ikut bertarung melawan Zabuza
Hadiah : 5 poin
Status : SELESAI
__________
[Apakah tuan ingin menerima semua hadiahnya sekarang?]
(Iya) Batin Naruto
[Selamat tuan karena sudah mendapatkan Kekuatan untuk menyerap hukum kekacauan serta mendapatkan 15 poin]
(Terimakasih atas ucapan selamat-nya) batin Naruto
[tentu]
*Hoaam
Naruto menguap
“Sepertinya masih terlalu berlebihan bagiku untuk menggunakan blade of chaos sekarang. Padahal sudah kubungkus dengan kain penyerap selama bertahun tahun sejak ku temukan di ruang angkasa namun pedang ini masih saja terlalu membebani mentalku” ucap Naruto dengan suara yang rendah
[Tuan, apakah tuan ingin tidur? Apa perlu Ayu mengambilkan futonnya sekarang?]
(Tidak perlu Ayu, karena hal yang menjengkelkan akan terjadi sebentar lagi. Dasar perusak rekor sialan….) Batin Naruto
[Eh? Apakah maksud tuan itu adalah….]
*SWIIING
Tak selesai Ayu berbicara tiba tiba suara aneh muncul di dalam ruangan itu dan disaat yang bersamaan Karma seal milik Naruto aktif dan mengeluarkan sinar cahaya berwarna emas yang sangat terang
*Huff
(Akhirnya muncul juga…… ingatan dari masa depan……)
Bersambung…
Maaf. Ini episode kurang dari 1000 kata tapi daripada nanti kelamaan jadi author memutuskan untuk mengupload-nya sekarang
__ADS_1
mangekyou-nya naruto.... ada saran?
Note : Naruto belum nge-bangkitin mangekyou-nya sama sekali