Lahir Kembali Menjadi Naruto

Lahir Kembali Menjadi Naruto
TAMAT?


__ADS_3

(Wa-wanita?) tiba-tiba sebuah ingatan memasuki kepala Naruto dan memperlihatkan Karin yang sedang melihat Naruto saat menolong hinata tadi, (Sialan kau ayu. Berita sepenting ini kenapa tidak memberitahuku? akanku hukum kau nanti!)


{MAAFKAN SAYA TUAAAN}


(Haah, menyesalnya aku karena sudah menyerahkan tugas padamu untuk memantau sekitar saat aku sedang tidak mengaktifkan deteksi) Batin Naruto


...---------------------------------...


...--------------------------...


...----------------...


 


Naruto menenangkan dirinya sendiri lalu menstabilkan nafasnya dan mengumpulkan seluruh tekad yang dia punya


Kemudian, ia melingkarkan kedua lengannya ke pinggang Karin lalu memeluknya dengan lembut,


“Ini tidak seperti yang kau pikirkan. Aku dan dia tidak sengaja bertemu tadi, ketika aku melihatnya, dia sedang dibully oleh anak-anak lain. Jadi, aku datang untuk menolongnya.”


“Benarkah? Tapi kalian terlihat sangat akrab tadi…” Ucap Karin yang mulai tenang


(Hah? Bagian mananya yang memperlihatkan kami sangat akrab?) Batin Naruto sambil mengingat kejadian tadi


“Itu karena kami adalah teman dan memangnya kenapa jika aku terlihat akrab dengannya? Apakah itu masalah untukmu? Bercanda, haha. Setelah melihatmu sekarang, aku tahu kalau kau akan cemburu. Tapi kau perlu mengingat hal ini…” Naruto mengelus kepala Karin, “Aku hanya mencintai-mu seorang, Karin”


Karin tersipu berat dan secara refleks langsung memeluk Naruto, “Bo-bodoh, apa yang kau katakan? Aku tau kalau kau mencintaiku bodoh….” Karin kemudian melanjutkan dengan nada pelan, “aku juga mencintaimu Naruto, sangat mencintaimu. karena itu, aku tidak ingin kau bersama wanita lain”


Dengan memperhatikan gerakan mulut Karin, Naruto mengerti apa yang di katakannya. Tapi dia tidak mengambil tindakan apapun, dan hanya terus mengelus kepalanya dengan lembut.


2 menit kemudian


Naruto dan Karin saling melepaskan pelukan mereka, kemudian mereka bergandengan tangan dan berjalan ke arah tempat tidur


Mereka kemudian duduk di pinggir tempat tidur

__ADS_1


“Karin, apa kau masih mau belajar sekarang?” Tanya Naruto


Author : Mereka siswa, mereka juga belajar oke


Karin mengangguk, “Tentu saja aku mau, asalkan itu bersamamu aku akan melakukan apapun”


“Baiklah, tunggu di sini sebentar, aku akan mengambil peralatan” Ucap Naruto berjalan pergi keluar kamar


Naruto POV


Aku membuka pintu lalu melangkah keluar lalu menutup pintu lagi, seketika ada sebuah suara yang terdengar


*Ahem


Aku menoleh ke arah suara itu berasal dan terlihat jelas ibuku sedang berdiri dengan senyuman yang tidak bisa diartikan, “I-ibu kenapa kau ada di sini?”


Aku bertanya dengan penuh kegugupan dan keringat mulai menetes di tubuhku, tentu saja, ini akting


“Naruto, kita perlu berbicara” Ucap Karina dengan ‘senyuman’


“Ba-baik” Ucapku


Kami kemudian sedikit berjalan ke depan lalu berhenti dan membuka pintu yang ada disebelah kiri kami, Kami berduapun masuk ke kamar itu


Di Kamar Karina


Aku dan Ibuku sedang duduk gaya khas jepang dengan alas lantai sekarang


Aku dan Ibuku duduk saling berhadap-hadapan, dan seperti biasanya dia masih tersenyum


“Jadi, bisa kau jelaskan apa yang kau lakukan dengan neechanmu di dalam kamar, hm?” Ucap Karina


“a-anu.. etto… Kami hanya bermai-”


Sebelum menyelesaikan kalimatku, aku tiba-tiba merasakan aura dewa kematian terpancar kuat dari arah karina. Itu bahkan sampai merefleksikan bayangan topeng dewa kematian di belakangnya.

__ADS_1


Aku menghela nafas, “Haah, aku tidak bisa menyembunyikan ini lagi. Ibu, sebenarnya aku dan Karin adalah sepasang kekasih. Kami mulai menjalin ikatan setengah tahun yang lalu. Kemudian….”


Kemudian aku menceritakan pencapaianku atas Karin lalu menceritakan kejadian yang terjadi hari ini


“Itu bagus jika kau bisa mengerti perasaan Karin, tapi, apa kau tau apa arti dari menjadikan kakakmu sendiri sebagai kekasihmu, naruto?” tanya Karina


“tentu saja aku tau artinya. Lalu memangnya kenapa? Kami bukanlah adik kakak yang sebenarnya, kami juga saling mencintai! Jadi tidak ada alasan bagi kami untuk memendam perasaan kami lebih jauh lagi!” Ucapku


Karina POV


Ucapan Naruto-kun itu sangat ‘ber-damage’ bagiku, sampai sampai aku ingin berteriak “ra*imku hang*t mas”


Aku menenangkan diriku lalu berkata, “Begitukah? Kau bilang kau dan Karin tidak sedarah jadi bebaskan? Kalau begitu…”


Aku menarik kerah Naruto ke arahku dan


*chuuu~


Bibir kami saling bersentuhan


Naruto POV


Dalam sepersekian detik aku tau kalau aku akan di**** oleh Karina, aku ingin menghindari hal itu tapi tiba-tiba aku merasakan ada sesuatu yang menghentikanku bergerak


*chuu~


Bibir kami saling bersentuhan, namun berkat skill tahan godaan aku tidak merasakan apapun dari ci*m-an itu


(Ouh sial, aku tidak bisa bergerak. Tamat sudah riwayatku) Batinku dengan dramatis di bagian terakhir


*BLaar


Muncul suara pintu terbuka dan memperlihatkan seorang Karin dari balik pintu


Bersam-....TAMAT?

__ADS_1


Author : Saya sudah berjuang sebaik mungkin untuk episode ini


...TERIMAKASIH...


__ADS_2