
| Narator POV |
Setelah tim tujuh melakukan perjalanan yang cukup jauh, mereka akhirnya sampai di tepi pantai
“Kalian tunggulah sebentar” ucap Tazuna sambil memandangi lautan
Beberapa saat kemudian terdengar suara sebuah mesin yang menyala dan terlihat seseorang yang sedang menaiki perahu kayu kecil bertenagakan mesin
Orang itu terlihat menuju ke arah tim tujuh dan sepertinya dia adalah kenalan Tazuna yang akan memberi tumpangan menuju nami no kuni
Setelah orang itu sampai di tepi pantai, Tazuna dan yang lainnya langsung naik ke atas kapal dan merekapun berlayar menuju nami no kuni
...***SKIP***...
Setelah menerjang ombak yang tidak ganas dan bergerak dengan hati hati, akhirnya Tazuna dan Tim tujuh berlabuh di sebuah dermaga di nami no kuni atau di sebut ‘Negara ombak’ dalam Bahasa Indonesia
“Tazuna, aku hanya bisa mengantarmu sampai sini, berhati-hatilah” ucap orang yang memberi mereka tumpangan lalu ia menghidupkan mesin perahunya dan pergi meninggalkan dermaga
“Jaga aku sampai rumah” ucap Tazuna kepada tim tujuh
“Baik!” ucap Naruto, sasuke, sakura
Merekapun berjalan menuju rumah Tazuna
Setelah keluar dari daerah dermaga, mereka mulai memasuki area hutan dan setelah beberapa saat kemudian Naruto akhirnya menemukan kelinci berbulu putih yang legendaris
“Guru, diantara arah jam satu dan jam dua ada kelinci salju aneh berbulu gelap” ucap Naruto dengan suara yang hanya bisa mereka dengar
Kakashi dan Sasuke tiba tiba melirik ke arah Naruto. Sementara Sakura tidak mengerti maksud Naruto, sasuke langsung mengalirkan chakra ke kakinya dan menangkap kelinci yang di maksud Naruto lalu membawanya kembali
Ketika melihat sasuke tiba tiba membawa kelinci berbulu putih yang lucu, sakura langsung mendekati kelinci itu dan merebutnya dari sasuke lalu memeluk si kelinci dengan kuat
Sementara itu,
(Kelinci salju, tidak seharusnya bulu mereka putih sekarang. Bulu mereka berwarna putih hanya ketika saat musim dingin, saat matahari tidak terlihat. Artinya kelinci salju itu dibesarkan di dalam kegelapan untuk memata matai atau untuk penyamaran. Dengan kata lain, musuh ada disini) Batin Kakashi lalu melirik ke atas sebuah pohon
Sementara itu,
“Sasuke, untuk apa kau menangkap kelinci imut ini? Apa ini untukku?” Tanya sakura sambil memeluk kelinci yang ketakutan
“Ini bukan untukmu sakura. Kita harus waspada sekarang, ada musuh di sekitar sini” Ucap Sasuke
Tazuna dan Sakura terkejut
“Apa?! Dimana?” Tanya Sakura lansung panik
“Tenang…” Ucap Sasuke ingin menenangkan sakura namun…
“SEMUANYA TIARAP!!!” teriak Naruto dan Kakashi yang melihat sebuah pedang besar terbang ke arah mereka semua
Mendengar itu, Tazuna lansung tiarap sementara sasuke langsung menarik sakura kebawah agar terhindar. Membuat Sakura terjatuh dan menimpa sasuke sementara kelinci yang dipeluknya lepas dan lari entah kemana
Pedang melayang melewati mereka dan terbang hingga tertancap cukup dalam secara horizontal di sebuah batang pohon, lalu seseorang tiba tiba berdiri di atas gagang pedang yang menancap itu
Seketika tatapan sasuke, kakashi, Naruto langsung menjadi serius. Sasuke dan sakura mengambil kunai mereka dan membuat posisi bersiaga sementara Naruto mengambil blade of chaos dari sarungnya dan menyambungkannya ke rantai
“Kakashi si pengguna sharingan.Tidak kusangka aku akan bertemu denganmu disini….” ucap orang itu
(Sharingan?! Mungkinkah?!) batin sasuke teringat cerita ayahnya tentang seseorang yang pandai menggunakan sharingan namun bukan keturunan uchiha
Orang itu kemudian melihat ke arah Naruto yang memegang blade of chaos
“Bocah, tidak seharusnya pedang itu ada di tanganmu. Aku bisa merasakannya, pedang itu memiliki sejarah yang kelam” ucap orang itu ke naruto
Mendengar ucapan orang itu, kakashi melirik ke arah belakang,
(Aku tidak dapat merasakan apapun di pedang itu. Apakah itu karena aku bukan seorang Ahli Pedang?) ucap kakashi dengan sharingan yang masih ditutupi pelindung kepala
“Apa maksudmu paman? Aku sama sekali tidak paham” Tanya Naruto dengan nada polos
Orang itu menyipitkan matanya lalu dia berkata
“Tidak usah bertingkah seperti tidak mengetahui apapun bocah. Dari cara bicaramu saja bisa kuketahui jika kau sedang berbohong” ucap orang itu
(Eh) Batin Sakura kebingungan
“Paman, aku memang tidak mengerti maksudmu. Pedang ini tidak sengaja kutemukan dulu dan masih dalam kondisi yang bagus, karena itulah aku memungutnya” ucap Naruto
Tanpa di duga kabut mulai bermunculan disekitar tempat mereka berdiri dan membuat jarak penglihatan mereka berkurang
Kakashi mengangkat pelindung kepala yang menutupi mata kirinya dan ketika pelindung kepala itu sudah selesai di angkat, terlihatlah sebuah mata sharingan dengan tiga tomoe. Di saat yang bersamaan, orang itu kembali menyipitkan matanya setelah mendengar pernyataan Naruto lalu dia berbalik saat tahu kakashi akan segera memperlihatkan mata sharingan miliknya
“Tidak kusangka, aku bisa melihat sharingan yang terkenal secepat ini. Ini adalah sebuah kehormatan” ucap orang itu saat kakashi memperlihatkan sharingan miliknya
(Jadi guru kakashi adalah orang yang diceritakan Ayah waktu itu? Aku tidak menyangka dia menjadi jonin pengawas tim kami) Batin Sasuke
“Eh, sharingan? Apa itu?” Tanya Sakura
Tanpa melihat ke arah sakura, sasuke menjawab, “Sharingan. Kekuatan yang muncul mata dan mengakibatkannya berubah warna. Penggunanya disebut dengan pengguna Doujutsu(Jutsu Mata).
Pengguna sharingan bisa melihat genjutsu, taijutsu, ninjutsu dan bisa menangkisnya. Tidak hanya itu, mata sharingan juga bisa melihat gerakan musuh dan meniru gerakannya. Karena itulah, sharingan adalah mata yang unik”
“Benar, dan orang yang bahkan bisa meniru 1000 jurus dengan mata itu, Kakashi si Ninja Peniru” Ucap Orang Itu
(Eh guru kakashi sehebat itu?) batin Sakura
"Mari hentikan pembicaraan ini, bagaimanapun juga a**ku harus membunuh orang tua itu secepat mungkin**” ucap orang itu seketika membuat Tazuna agak ketakutan
Dengan sigap Naruto, Sasuke, dan Sakura langsung mengelilingi Tazuna dan melindunginya dari arah depan dan samping kiri kanan Tazuna. Naruto di kiri, Sasuke di depan, Sakura di kanan
Orang itu dan pedang besar yang menancap di pohon menghilang. Orang itu muncul jauh di depan Naruto dan yang lain dengan posisi berdiri di atas air serta pedang besar miliknya sudah berada di punggungnya.
__ADS_1
Lengan kirinya tegak lurus ke atas dan jari ibu, telunjuk, dan tengahnya lurus sementara jari manis dan kelingkingnya ditekuk. Lengan kanannya di tekuk dan sejajar dengan dadanya, tangannya menghadap ke atas dengan kondisi jari ibu, telunjuk, tengah lurus keatas sementara jari manis dan kelingking ditekuk
“Ninpou : Kirigakure no jutsu” ucap orang itu lalu menghilang seketika
“Dia menghilang?!” heran Sakura
Kakashi berjalan kedepan dan menjauh dari mereka berempat
“Dengarkan, nama musuh kita sekarang adalah Momochi Zabuza dan orang orang biasanya memanggilnya dengan julukan silent killer(pembunuh tanpa suara)” ucap kakashi
“Silent killer?” Tanya sakura
“Seperti namanya, itu adalah teknik membunuh yang sangat cepat. Saat kau menyadarinya, mungkin saja kau sudah mati” ucap kakashi membuat sakura dan Tazuna berkeringat
“Karena itu, tetaplah waspada” Sambung Kakashi
Tiba tiba kabut mulai menebal dan memperpendek jarak penglihatan mereka. Kabut terus menebal hingga sakura melihat kakashi tertelan oleh kabut itu
“Guru!” Teriak Sakura melihat kakashi tertelan kabut
Mendengar teriakan Sakura, Sasuke dan Tazuna melirik ke arahnya dan merekapun melihat kakashi yang sedang tertelan kabut
“Delapan titik” Terdengar suara Zabuza menggema di tempat itu
“Hah? Apa itu?” ucap sakura
“pangkal leher, tulang belakang, paru-paru, hati, nadi, urat, ginjal, dan jantung. Sekarang titik rentan mana yang di serang dulu?” ucap Zabuza membuat sakura dan tazuna ketakutan sementara sasuke dan Naruto langsung masuk ke mode seriusnya
Sasuke mengaliri seluruh tubuhnya dengan chakra petir, membuat aliran chakra menutupi tubuhnya dengan sesekali muncul rangkaian efek petir di tubuhnya. Naruto memejamkan matanya dan berfokus pada indra pendengarannya untuk mengetahui keberadaan Zabuza
Di saat yang bersamaan, Kakashi membuat chakranya sendiri meluap keluar dari tubuhnya sehingga mengakibatkan timbulnya aliran angin yang cukup kuat untuk menghilangkan kabut tebal di daerah sekitar mereka namun aliran angin itu tidak dapat menyapu semua kabut dan masih menyisakan sedikit kabut yang tersisa
Melihat kakashi yang diselimuti aura berwarna biru akibat chakranya yang meluap keluar, sasuke mulai berkeringat
(Niat membunuh yang benar benar kuat! *Glup Untung saja aku sudah berlatih dengan paman Samsak dulu jika tidak aku yakin aku tidak akan bisa betahan selama satu jam penuh di bawah tekanan ini) Batin Sasuke lalu ia melihat ke arah naruto
(Seperti yang diharapkan dari sahabatku) batin sasuke lalu kembali waspada
Setelah beberapa saat keheningan terjadi, tiba tiba sebuah suara terdengar dari arah belakang Tazuna
“Selesai sudah, MATILAH!!!” ucap Zabuza tiba tiba sudah berada di belakang Tazuna dan hendak mengayunkan pedangnya untuk memenggal kepala Tazuna
Mengetahui Zabuza yang sudah berada di belakang Tazuna kakashi segera berbalik, Sasuke yang juga sudah mengetahui hal itupun segera memasukkan kembali kunai yang ia pegang ke dalam sakunya lalu berbalik dan memegang lengan sakura dan Tazuna secara bersamaan lalu Sasuke dengan cepat menarik mereka berdua kebawah agar terhindar dari tebasan pedang Zabuza yang hampir saja memenggal kepala Tazuna
(Apa?!) Batin Zabuza terkejut karena refleks milik Sasuke
Zabuza lalu segera memindahkan jalur lintasan pedang miliknya dan menebas ke arah bawah, dimana Tazuna berada
*TING
Suara benturan dari besi tiba-tiba saja terdengar di sana
“Huff~~ hampir saja…” ucap Naruto yang saat ini tengah menahan serangan pedang pemenggal kepala milik Zabuza dengan Pedang kekacauan miliknya
Note :
- Blade of Chaos \= Pedang kekacauan
- Naruto menapakkan kakinya di atas tanah yang tidak terhalangi oleh tubuh Sasuke, Tazuna ataupun Sakura
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Melihat Naruto yang sedang menahan serangan Zabuza, Sasuke langsung bergerak untuk membantu Sakura dan Tazuna agak menjauh dari tempat Naruto dan Zabuza
Sementara itu, Zabuza yang melihat Naruto dapat menahan serangan miliknya itupun segera menyipitkan kedua matanya. Ia kemudian hendak menambahkan tenaga ke lengannya namun tiba tiba saja Kakashi muncul di belakang Zabuza dengan sebuah kunai di tangan kanannya lalu Kakashipun segera menusuk Zabuza dari belakang dengan kunainya yang tajam
*Jleb
Saat kunai kakashi sudah menusuk Zabuza bukan darah yang mengalir keluar melainkan air yang mengalir keluar, kakashi yang melihat pemandangan inipun tidak menampakkan ekspresi terkejut sekalipun
Setelah itu, tiba tiba seluruh tubuh Zabuza beserta pedang yang di genggamnya berubah menjadi air dan air itupun jatuh membasahi tanah
Kemudian sosok Zabuza mulai terlihat di belakang kakashi dan hendak mengayunkan pedangnya untuk menebas kakashi secara diagonal
“Guru, Dibelakangmu!!” Teriak Sakura yang melihat Zabuza berada di belakang kakashi
Mendengar itu, Kakashi langsung membalik badannya dan mendapati tebasan Zabuza akan segera mengenai dirinya dan jika dilihat dari panjang pedang Zabuza, Kakashi juga memperkirakan bahwa tebasan ini akan menembus tubuhnya dan mengenai Naruto
Saat pedang Zabuza berjarak 10 cm dari tubuh Kakashi tiba tiba Muncul kakashi lain di samping Zabuza dengan sebuah kunai yang mengarah ke leher Zabuza
“Hentikan” Ucap Kakashi yang berada di samping Zabuza
Setelah ucapan Kakashi terdengar oleh Zabuza, Zabuza segera menghentikan tebasannya yang sedikit lagi akan mengenai tubuh kakashi yang berada didepannya
Setelah itu, Kakashi yang didepan Zabuza berubah menjadi air sementara Naruto langsung melompat mundur kebelakang dan berkumpul dengan yang lainnya
Melihat itu, Zabuza tiba tiba tertawa, “HAHAHAHAHAHAHA”
Kakashi-pun menyipitkan kedua matanya sementara Naruto dan yang lain menjadi waspada
“Kakashi! Aku Akui kemampuanmu memang layak untuk dijuluki sebagai Kakashi si ninja peniru! Tapi apa kau pikir hanya dengan jutsu rendahan dan kerja sama dengan tim-mu seperti ini kau bisa menang melawanku?” ucap Zabuza kemudian berubah menjadi air
Bersamaan dengan itu, tiba tiba Kakashi merasakan kehadiran Zabuza yang lain dibelakangnya yang sedang mengayunkan pedangnya dengan cepat ke arah kakashi. Kakashi yang menyadari hal ini-pun segera menunduk sehingga tebasan itu tidak mengenai dirinya
Setelah itu Sasuke tiba tiba berada di atas kakashi dan berusaha mendaratkan sebuah tendangan lurus ke Zabuza. Zabuza menghalau tendangan Sasuke menggunakan badan pedangnya. Setelah itu, Sasuke melompat mundur dengan badan pedang Zabuza sebagai tumpuannya
Disaat yang sama, Naruto melemparkan kedua pedangnya ke belakang lalu dia memegang rantai yang terhubung dengan pedangnya dan menarik kedua rantai itu sekuat tenaga ke arah depan. Sementara itu Sasuke yang berada di udara mengambil banyak shuriken dari sakunya dan melempar mereka ke arah Zabuza secara bersamaan
Zabuza yang melihat serangan Naruto dan Sasuke yang sulit untuk ditangkis itupun segera melompat ke atas-belakang lalu dia melemparkan pedangnya dengan sekuat tenaga kearah sasuke
Kakashi yang melihat itupun ingin menolong Sasuke namun Zabuza tiba tiba memukulnya, Kakashi menghindar lalu merekapun beradu taijutsu
__ADS_1
Sementara itu,
(Gawat, dengan jarak dan kecepatan itu ditambah fakta bahwa sasuke yang tidak bisa menghindar di udara. Maka sudah pasti pedang itu akan mengenai Sasuke) Batin Naruto
Naruto kemudian menutup matanya dan berfokus untuk melakukan sesuatu, “Hachimon Tonkou : Gerbang Pertama, BUKA!!”
Naruto seketika dapat merasakan bahwa dirinya bisa menggunakan 100% kekuatan fisiknya sekarang
Naruto kemudian melompat meninggalkan bekas sisa pijakan pada tanah dan melesat ke arah Sasuke
*SWUSH!
Gelombang angin besar tiba tiba terbentuk, membuat Zabuza dan Kakashi menghentikan pertarungan mereka dan melihat ke arah dimana angin itu berasal
(Naruto?!) Batin Kakashi terkejut saat mengetahui Narutolah yang menghasilkan gelombang angin besar itu
(Bagaimana bisa dia menjadi sangat cepat? Tunggu...) Kakashi kemudian teringat beberapa kata dari Hokage ke-3, (Hachimon Tonkou?!)
Berbeda dengan Kakashi yang dapat melihat proses pergerakan naruto karena memiliki sharingan, Zabuza hanya dapat melihat hasil akhir dari pergerakan Naruto yaitu,
Naruto, Sasuke sudah berada disekitar tempat Sakura dan Tazuna menonton beserta pedang pemenggal kepala miliknya yang sekarang tertancap lumayan dalam di tanah dekat naruto berdiri
*BRAAK!!!
Kakashi tiba tiba memukul Zabuza yang tengah lengah di perutnya hingga Zabuza terpental dan menabrak sebuah pohon dengan sangat keras, Kakashi lalu mengambil empat buah kunai dari sakunya dan melemparkannya ke arah kedua lengan dan kedua kaki Zabuza
Note : Tidak ada air disana
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Zabuza yang merasakan kesakitanpun segera berteriak
“SIALAN KAU KAKASHI!!! *UHUK ” Teriak Zabuza lalu dirinya mengalami batuk darah dan menyadari bahwa ada rasa sakit yang sangat menyakitkan di bagian perutnya
(Tidak mungkin.... Tidak mungkin dia bisa melukaiku hanya dengan kemampuan taijutsunya yang rendah itu!!) Batin Zabuza kesakitan lalu dia melihat ke arah kakashi dan mendapati ada banyak butiran pasir yang jatuh dari tangan kanan kakashi
(Jutsu ini cukup bagus, tapi untuk varian elemen tanah ini memiliki banyak kekurangan dibandingkan varian elemen petir seperti sulit untuk diaktifkan dan dipertahankan dan semakin bagus level armor dari elemen tanah ini maka semakin berat pula berat yang akan ditanggung penggunanya) Batin Kakashi
Author : Secara hukum sains, hal yang mempengaruhi kekuatan tinju seseorang ada dua yaitu, massa otot dan kecepatan tinju itu sendiri. Jadi jika armor tanah yang kakashi gunakan tadi itu berat maka bukankah itu sudah menjelaskan pertanyaan Zabuza kenapa Kakashi bisa membuatnya batuk berdarah meskipun taijutsu Kakashi lebih rendah dari taijutsu Zabuza? (Kalau salah, tolong dikoreksi)
.../Kembali Ke Cerita/ ...
Kakashi kemudian mengambil sebuah kunai dari sakunya dan berjalan menuju Zabuza
“Mari akhiri ini sekarang, Zabuza. Kau akan mati disini” Ucap Kakashi namun Dua buah Jarum panjang melesat ke arah leher belakang Zabuza dan akhirnya menancap di leher belakang Zabuza serta membuatnya terjatuh ke atas tanah
Kakashi melihat ke arah datangnya jarum itu dan dia pun melihat seseorang dengan rambut yang panjang dan mengenakan topeng sedang berdiri diatas dahan pohon
Orang itu kemudian sedikit menunduk ke arah kakashi
“Terimakasih banyak, aku sudah menunggu lama untuk membunuh orang ini. Sekarang dia sudah mati, kau bisa memeriksanya kalau kau mau” ucap orang itu
Mendengar itu kakashipun memeriksa kondisi nadi leher milik Zabuza dan mendapati bahwa Zabuza telah mati
“Guru” ucap Sakura berjalan ke arah kakashi sambil diikuti Tazuna dan sasuke yang sedang merangkul dan membantu Naruto berjalan karena Naruto kelelahan setelah menggunakan Hachimon tonkou gerbang pertama
Kakashi kemudian kembali berkumpul bersama timnya sementara klon dari orang bertopeng itu muncul disebelahnya sambil memegang pedang pemenggal kepala yang tadi tertancap di tanah
“Guru, apa kita bisa mempercayai mereka?” Tanya Sakura
Kakashi terdiam sebentar lalu dia menjawab, “Kita serahkan saja padanya”
“Itu benar sakura, karena topeng yang dia pakai itu adalah identitas bagi ninja pemburu dari desa kirigakure” ucap Sasuke
“Ninja pemburu? Ninja yang bertugas untuk membunuh ninja yang mengkhianati desa mereka agar rahasia desa tidak terungkap? Apakah itu berarti Zabuza adalah seorang pengkhianat?” Tanya Sakura
“Benar” Jawab kakashi
“Mengesankan kalian bisa mengetahui hal ini” ucap orang itu
Orang itu kemudian muncul di sebelah tubuh Zabuza lalu sedikit mengangkat tubuh Zabuza lalu merangkul tubuhnya
“Aku masih harus melenyapkan tubuh ini, jadi permisi…” ucap orang itu sambil membuat segel tangan sederhana dan menghilang bersamaan dengan klonnya yang berdiri di atas dahan pohon
Melihat orang itu menghilang, Kakashi kembali menutup mata sharingannya lalu membalik badannnya dan menatap ke arah Naruto
Kakashi kemudian melepaskan tas yang ada dipundaknya dan meletakkannya ke atas tanah. Kakashi kemudian berbalik dan berjongkok, dia kemudian melirik kebelakang
“Naruto naiklah ke punggungku” ucap Kakashi
“Eh, benarkah? Dengan senang hati kalau begitu” ucap Naruto kemudian melepaskan rangkulan sasuke dan naik ke punggung Kakashi
Dengan Naruto yang berada di punggungnya, Kakashi berdiri lalu berbalik
“Sasuke, bisakah kau membawakan tasku?” Tanya Kakashi karena Sakura sudah membawakan tas milik Naruto
“Baik guru, aku akan membawanya” ucap Sasuke lalu mengambil tas kakashi dan membawa
“Tazuna-san tolong tunjukkan jalannya” ucap Kakashi
“Tentu” balas Tazuna kemudian berjalan ke suatu arah di ikuti oleh yang lainnya
“Omong omong kalian bisa beristirahat dirumahku setelah kita sampai nanti” ucap Tazuna sambil terus berjalan
BERSAMBUNG…
Terimakasih sudah membaca dan semoga terhibur. Selamat tahun baru juga untuk diri kalian yang ada di tanggal 1 Januari 2022 pukul 00:00
__ADS_1
Semoga kita menjadi orang yang lebih baik tahun ini