Lahir Kembali Menjadi Naruto

Lahir Kembali Menjadi Naruto
Selesainya Memakan Ramen


__ADS_3


Nama : Groudon


Pokemon : Groudon


Sumber : Pinterest


Link : https://pin.it/34YxM3r


 


...----------------...


...----------------...



Nama : Rayquaza


Pokemon : Rayquaza


Sumber : Pinterest


Link : https://pin.it/2bs0YcF


 


...----------------...


...----------------...



Nama : Kyogre


Pokemon : Kyogre


Sumber : Pinterest


Link : https://pin.it/2TE8IyS


 


...----------------...


...----------------...



Nama : Kurama


Bijuu : Kyuubi


Sumber : -


Link : -


Untuk Kurama nanti ada penjelasannya sendiri kenapa dia bisa punya wujud manusia dan entah kenapa author selalu lupa kalau harus ngebikin penjelasan tentang hal ini.


...----------------...


...----------------...


...----------------...


Note : Kurama dan yang lainnya bertarung dengan wujud manusia mereka


...****************...

__ADS_1


...| Naruto POV |...


Di saat kami sedang menikmati ramen beserta pemandangan pertarungan antara se-ekor bijuu… eum... seekor juubi maksudku, melawan tiga ekor pokemon yang legendaris. Pertarungan mereka sangat meriah dikarenakan pertarungan ini sudah sampai ketahap puncaknya, meski begitu tidak ada satupun dari mereka yang berniat mengeluarkan seluruh tenaganya di pertarungan ini, karena jika mereka menggunakan seluruh kekuatan mereka di dalam pertarungan ini aku tidak akan tinggal diam lagi lalu aku akan menghentikan pertarungan mereka dan menghukum mereka semua kecuali Kurama… huff kenapa juga di mimpi pertamaku aku sembarangan membuat sumpah kalau aku tidak akan pernah melukai Kurama jika ia memilih menjadi wanita ketika dia merubah bentuknya menjadi manusia…


“Pertarungan mereka akan segera berakhir.” Ucap Mewtwo sambil memakan Ramen


“Kau benar mewtwo-nee, Kurama kewalahan karena dia melawan trio cuaca sekaligus, mereka berhasil memojokkannya sehingga Kurama mau tidak mau harus membuat klon agar pertarungan bisa menjadi 3 vs 3. Meski jumlah kedua sisi sudah imbang, Kurama tetap saja kuwalahan di karenakan Rayquaza yang menetap di udara dan melancarkan serangan dari jarak jauh, Kurama-pun kemudian memakai serangan tipe jarak jauh termasuk bijuu dama untuk menyerangnya namun sayangnya itu semua bisa ditangkis atau dihindari oleh Rayquaza.


Untuk serangannya kepada Groudon dan Kyogre, itu semua tidak ada artinya sama sekali. Setelah Groudon dan Kyogre berevolusi dan mendapatkan bentuk manusia, mereka mendapatkan sebuah kemampuan bawaan baru yang membuat mereka hampir kebal dengan serangan fisik.


Fisik Groudon itu setara dengan logam terkeras yang ada di dalam tanah dan dia juga bisa memantulkan setiap kerusakan yang ia dapat ke tanah di sekitarnya sehingga dampak kerusakan menjadi kecil. Sementara setiap atom di tubuh Kyogre sudah berubah menjadi air sehingga itu akan memantulkan setiap kerusakan yang timbul ke segala sisi tubuhnya dan membuat dampak kerusakan menjadi kecil, yang lebih hebat lagi Kyogre juga bisa memulihkan bagian tubuhnya yang hilang dengan air yang muncul dari kemamampuan bawaan-nya yang pertama, yaitu memunculkan hujan.” Ucapku panjang lebar


“Menilai dari seluruh usaha Kurama untuk melukai trio cuaca selama ini dan juga dari serangan balik mereka, aku dapat menyimpulkan bahwa Kurama sudah kelelahan dan chakra juga sudah menipis sekarang.” Sambungku lalu melanjutkan memakan Ramen


“Wow, Master itu kesimpulan yang bagus…” Ucap Fera sambil makan ramen


“Tentu saja, diakan adikku” Ucap Lugia tiba tiba memelukku dari samping kiri dan menempelkan pipi bagian kanannya ke pipi bagian kiri-ku


Hal itu terjadi dalam sekejap lalu Lugia-pun kembali ke posisinya semula dan melanjutkan memakan ramen miliknya sendiri. Setelah itu, aku langsung dengan cepat mengunyah mie yang memenuhi mulutku dan akupun langsung menelannya.


“Dasar kau ini Lugia-nee, mulutku sedang penuh dan kau malah melakukan hal seperti itu, huff, untung saja aku tidak tersedak tadi.” ucapku


Setelah mendengar itu, Lugia meletakkan tangan kanannya di atas kepalaku dan diapun mulai mengacak-acak rambutku, “Maafkan Neechan ya Naruto, Neechan tau neechan salah…”


Mendengar permintaan maaf Lugia yang tulus aku-pun langsung tersenyum, “Baiklah, aku akan memaafkan neechan”


Setelah itu tiba tiba Rani berteriak memanggilku, “Master! Sepertinya Kurama sensei benar benar akan kalah sekarang!”


Kami semua kemudian menghentikan aktivitas kami sejenak dan mengamati mereka dengan seksama.


(Aku memang tidak menggunakan ini sebelumnya karena itu memang belum diperlukan namun sekarang jarak kami dan mereka itu lebih dari 1 KM jadi ayo pakai itu lagi…) Batinku


Aku lalu menutup mataku dan ketika mataku kembali terbuka, muncullah sebuah mata yang disebut sebut sebagai gabungan dari sharingan dan byakugan. Sejauh penggunaanku pada mata ini aku sudah melatih mata ini hingga dapat melihat hal hal di radius 5 KM dengan detail lalu selama mata seseorang menghadap kearahku dari jarak 5 KM itu aku bisa langsung membuatnya terkena genjutsu namun seperti yang aku katakan itu hanya berlaku jika orang itu melihat ke arahku.


(Baiklah mari amati ini dengan serius sekarang…) batinku


.../Medan Pertarungan/...


Saat ini terlihatlah Kurama yang sedang terengah-engah dengan baju yang penuh dengan debu dan tanah beserta keringat yang menetes dari seluruh tubuhnya. Di depannya dengan jarak 15 Meter terlihat Groudon dengan wujud manusianya yang tidak lelah sama sekali. Disekitar 4 meter samping kiri Groudon, berdirilah Kyogre yang tidak menunjukkan indikasi kelelahan sama sekali dan juga dia kini berada di dalam sebuah bola air dengan diameter dua meter. Disamping kanan Groudon, terlihatlah seorang wanita dengan kimono hijau yang tengah melayang 5 meter di atas tanah, dialah Rayquaza.


Kondisi cuaca di wilayah itu sangat aneh sekarang, dua meter di sisi kanan dan kiri Groudon cuaca disana sangat cerah sehingga sinar terik matahari-pun dapat terasa. Dua meter disisi kanan Kyogre dan di seluruh sisi kirinya hingga ke tempat Naruto dan yang lainnya berada, cuaca yang terjadi adalah hujan lebat disertai dengan angin. Sementara Dua meter di sisi kiri Rayquaza dan di seluruh sisi kanannya tidak terjadi cuaca cerah ataupun hujan lebat, disana hanya terjadi cerah berawan yang menjadi penengah antara cuaca cerah dan cuaca hujan.


(Aku sudah kehilangan dua klonku selain itu stamina dan chakra-ku juga sudah menipis, aku hanya bisa menggunakan bijuu dama beberapa kali lagi tapi sepertinya akan lebih baik jika aku langsung mengeluarkan semuanya di satu waktu.) Batin Kurama sambil terengah engah


“Sepertinya kau sudah kelelahan Kurama, bagaimana kalau kita akhiri saja pertarungan ini sekarang?” tanya Rayquaza


“Itu benar lho Kurama-chan, sebaiknya kita akhiri ini sekarang atau kondisimu bisa menjadi buruk nanti!” Ucap Kyogre


“Aku masih belum kalah! Mari kita percepat saja, ini adalah babak terakhir!” teriak Kurama masih belum menyerah


Mendengar itu, Trio Cuaca langsung saling melihat satu sama lain sebelum akhirnya mengangguk.


“Kalau kau berkata begitu maka baiklah.” Ucap Groudon kemudian menghentakkan kakinya ketanah


*GREEK!!


Guncangan yang besar tiba tiba terasa pada tanah itu sehingga membuat pohon yang ada disekitar mereka langsung tumbang setelah beberapa detik guncangan itu berjalan.


Mengetahui Groudon yang tengah menggunakan teknik gempa bumi miliknya, Kurama langsung menggunakan mode chakra yang memberinya penampilan terselimuti chakra oranye seperti Naruto saat menggunakan mode kyuubi. Kurama kemudian langsung melayang keudara agar dirinya tidak terdampak oleh gempa bumi itu. Kemudian tiba tiba cuaca aneh disana menghilang dan tergantikan dengan cuaca hujan yang sudah menguasai seluruh area itu. Sebuah aliran air bertekanan tinggi dari bola air Kyogre dengan cepat mengarah ke Kurama namun Kurama menghindarinya dengan baik.


Setelah itu muncul pilar pilar batu dan pisau pisau angin yang mencoba mengenai Kurama namun dapat dihindari oleh Kurama dengan kelihaiannya dalam bermanuver. Setelah itu Kurama mengumpulkan chakra listriknya di seluruh tubuhnya dan ketika itu sudah mencapai titik tertentu, dia langsung melepaskan energi listrik yang telah terakumulasi itu.


*ZTT


Rintik rintik air hujan yang banyak membuat listrik dapat melompat-lompat dari satu tetes air ke tetes air yang lain sehingga membuat penyebaran menjadi sangat cepat dan dapat dipastikan bisa mencapai Trio Cuaca. Saat Trio Cuaca terkena serangan listrik Kurama mereka terkena efek paralyze sehingga mereka tidak bisa bergerak.


Setelah itu Kurama langsung melesat terbang ke atas awan dan menyiapkan sebuah bijuu dama yang berukuran sepetengah lapangan sepak bola. Setelah itu dia langsung menjatuhkan bijuu dama itu kebawah.


*BOOM!!

__ADS_1


Suara ledakan dan sebuah medan besar setengah lingkaran yang sangat destruktif dapat terlihat dari kejauhan, bahkan efek ledakan ini sendiri masih dapat terasa hingga ke tempat Naruto berada.


*GREEK


Tanah tiba tiba kembali berguncang namun kali ini lebih dahsyat dan disertai dengan keanehan dimana tumbuhan yang masuk radius 3 KM dari ledakan terjadi tiba tiba saja mati.


.../Di Tebing/...


“Master! Apa yang tengah terjadi?!” Teriak Rani cemas


“Tenanglah Rani, ini adalah salah satu kemampuan Groudon yang aku sebutkan sebelumnya dan apa yang terjadi sekarang menandakan seberapa dekstruktifnya bijuu dama yang baru saja dijatuhkan oleh Kurama. Sekarang Lugia-nee, Mewtwo-nee tolong angkat kami.” Ucap Naruto sambil menatap Lugia dan Mewtwo


Mereka berdua yang sudah mengetahui rencana Narutopun langsung tersenyum dan mengangguk. Seketika cahaya berwarna merah muda atau pink menyelimuti Naruto dan yang lainnnya beserta seluruh barang barangnya. Naruto dan para neechannya pun bekerja sama dengan baik agar mereka dapat melayang naik ke atas bersamaan dengan pelindung darah milik Naruto sehingga merekapun dapat tetap terlindungi. Setelah lima meter di atas tanah, Naruto kemudian membuat pijakan datar menggunakan darahnya sehingga balok darah yang tadinya kurang lengkap pada bagian alasnya menjadi lengkap sekarang.


Setelah beberapa penyesuaian, merekapun kembali duduk tenang dan memakan ramen mereka kembali.


.../Medan Pertarungan/...


Setelah efek ledakan berakhir, Kurama langsung turun kebawah untuk memeriksa keadaan. Namun dikarenakan banyak debu yang berterbangan di bekas ledakan, Kurama menggunakan sebuah jutsu angin terlebih dahulu untuk membersihkan medan namun tanpa disangka sangka tiba tiba ada sebuah aliran air bertekanan tinggi yang berbentuk kepala naga yang bersiap untuk menerkam Kurama.


Kurama yang sudah kelelahan dan kehabisan chakra akibat membuat bijuu dama tadi tidak dapat menghindar dan akhirnya diterkam oleh naga air itu. Setelah berhasil menerkam Kurama, naga itu tidak berhenti bergerak dan terus melesat keatas setelah ketinggian tertentu naga itu menghilang dan memperlihatkan Kurama yang masih menggunakan mode chakranya dan juga ia sudah terikat erat oleh es yang melingkar seperti sebuah tali.


Saat naga itu menghilang, tiba tiba cuaca menjadi cerah dengan terik matahari dan muncul gelombang angin berukuran sedang yang membuat debu disana langsung menghilang. Dilangit terlihatlah Rayquaza yang sedang menyerap energi matahari dengan sangat cepat lalu setelah mencapai batas maksimalnya, Rayquaza langsung membuka lebar tangan kanannya dan mengarahkannya ke arah Kurama berada.


*SWUSSH!!!


Pancaran energi kuning keemasan yang terasa panas muncul di tengah tengah telapak tangan Rayquaza, energi itu dengan cepat melesat ke arah Kurama dan disaat itu mengenai Kurama, itu mendorong Kurama untuk menjauh dari tempat awalnya hingga Kurama terjatuh dengan keras ke atas tanah hingga membuat tanah di sekeliling lintasan cahaya itu retak.


.../Di Tebing/...


“Pemenangnya sudah ditentukan.” Ucap Mewtwo yang telah selesai memakan ramennya


“Nampaknya memang begitu.” Ucap Naruto yang juga telah selesai dengan ramennya


“Jadi aku ingin memeriksa kondisi mereka sekarang. Apakah kalian sudah selesai dengan ramen kalian?” tanya Naruto lalu berdiri dari duduknya


“Aku sudah selesai Naruto.” Ucap Lugia


“Aku juga.” Ucap Mewtwo


[Ayu juga sudah selesai Tuan] ucap Ayu


“Baguslah kalau begitu, bagaimana dengan kalian bertiga? Lani, Rani, Fera?” tanya Naruto


“Khukhukhu, tentu saja aku juga sudah selesai Master” Ucap Lani dengan tingkah menyombongkan diri


“Aku sudah selesai master” ucap Fera


“Tu-tunggu sebentar master. Aku masih belum menghabiskan kuah ramennya.” Ucap Fera lalu dia mendekatkan bibirnya dengan Cup Ramen lalu dia mulai memiringkan Cup Ramen itu dan diapun mulai meneguk kuah ramen hingga habis


Ketika kuah habis, Rani langsung menjauhkan Cup Ramen dari bibirnya dan berkata, “Sekarang aku sudah menghabiskannya, Master. Maaf membuatmu menunggu…”


Naruto menggelengkan kepalanya lalu tersenyum menanggapi perilaku Rani itu, “Tidak perlu meminta maaf Rani, kau tidak salah kok.”


“Sekarang ayo berdirilah kalian semua dan kita akan pergi menemui mereka berempat.” Ucap Naruto kemudian merekapun bangkit dari posisi duduknya


Naruto kemudian menjentikkan jarinya untuk memindahkan seluruh sampah dan barang yang sudah tidak terpakai kedalam inventory-nya lalu diapun berkata, “Apa kalian siap?”


“Un” ucap Fera, Rani, Lani, dan Ayu sambil mengangguk


Sementara Lugia dan Mewtwo hanya mengangguk sebagai jawaban


“Kalau begitu… Teleport” Ucap Naruto kemudian seluruh orang yang ada disanapun menghilang dan tiba di dekat tempat Kurama jatuh


BERSAMBUNG…


Malam lagi… Haha, selamat malam semuanya.


...TERIMAKASIH...

__ADS_1


__ADS_2